Kategori: Religi

  • BPK Pancar Kembali Bagikan Ribuan Liter BBM Gratis untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul

    BPK Pancar Kembali Bagikan Ribuan Liter BBM Gratis untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Momen 5 Rajab bertepatan Haul ke-20 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul kembali diramaikan dengan aksi mulia dari para relawan.

    Tahun ini, BPK Pancar Rescue kembali membagikan ribuan liter BBM jenis Pertalite secara gratis kepada para jemaah yang melintas di Jalan Ahmad Yani kilometer 11 menuju pusat kegiatan di Sekumpul, Martapura.

    Ketua BPK Pancar Rescue, H. Faisal Hariyadi menyampaikan, bahwa kegiatan ini seperti tahun-tahun sebelumnya dengan membagikan BBM jenis Pertalite gratis untuk jemaah.

    “Alhamdulillah, untuk kesekian kalinya kami dapat berbagi BBM Pertalite gratis kepada jemaah yang berangkat ke Sekumpul. Tahun ini kami menyiapkan 3.200 liter, meningkat dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

    Faisal juga mengungkapkan, kegiatan ini bermula dari nazar yang ia jalankan beberapa tahun lalu dan terus dilanjutkan sebagai bentuk rasa syukur.

    Selain BBM, pihaknya juga membagikan ribuan makanan dan minuman gratis untuk para jemaah.

    Baca Juga Arus Padat di Jalan Ahmad Yani Kilometer 6, Jemaah yang Menuju Sekumpul Diminta Hati-Hati

    Baca Juga Jemaah Sekumpul Meningkat, Sebanyak 1.600 TNI Polri Telah Disebar

    “Kami berharap semua berjalan lancar tanpa kendala. Melihat antusiasme tahun ini yang lebih besar,,” imbuhnya.

    Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Amat, seorang jemaah asal Kalimantan Tengah (Kalteng), mengungkapkan rasa terima kasihnya.

    “Sangat bersyukur dan merasa terbantu. BBM gratis ini meringankan perjalanan kami menuju Haul Guru Sekumpul,” katanya.

    Pantauan klikkalsel.com tidak hanya BBM gratis, berbagai layanan kemanusiaan lainnya juga tersedia di sepanjang jalan menuju lokasi haul.

    Relawan menyediakan paket makanan berupa nasi, roti, hingga air mineral. Ada pula fasilitas tambal ban, isi angin gratis, rest area, dan WC umum. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Jemaah Sekumpul Meningkat, Sebanyak 1.600 TNI Polri Telah Disebar

    Jemaah Sekumpul Meningkat, Sebanyak 1.600 TNI Polri Telah Disebar

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Sebanyak 1.600 personil TNI dan Kepolisian telah disebar di Martapura dan Banjarbaru untuk mengawal kelancaran momen 5 Rajab untuk membantu 32 ribu relawan.

    Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, pihaknya mendirikan posko pengamanan dan pelayanan serta posko kesehatan hingga dapur umum dengan 43 regu.

    “Untuk dapur umum dari Polda ada 4, yang pertama ada di depan Polres Banjarbaru, kemudian di depan SPN dan Universitas Lambung Mangkurat yang membuka gedungnya sekaligus penginapan untuk jemaah,” paparnya.

    Baca Juga : Jemaah Haul Sekumpul Asal Kalteng Pilih Susuri Sungai Dua Hari Demi Hindari Macet

    Baca Juga : Gubernur Muhidin Minta Jemaah Haul Guru Sekumpul Tidak Sungkan Singgah di Warung Gratis Pemprov Kalsel

    Yudha mengatakan, jika momen 5 Rajab ini akan terjadi lonjakan jemaah dari tahun lalu. Sehingga pihaknya telah melakukan antisipasi dengan menerjunkan personil yang ada.

    Diketahui, pada momen acara rutin malam Senin yang bertepatan 5 Rajab tahun lalu, jemaah yang datang mencapai 3,3 juta jiwa.

    “Tapi apabila dalam pelaksanaan masih diperlukan personil, kita siap menambahkan,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Jendral bintang 2 ini mengimbau kepada para jemaah untuk selalu mematuhi rambu lalulintas, serta arahan petugas.

    “Jika ingin bantuan silakan hubungi petugas dari Kepolisian atau TNI dan relawan yang menggunakan ID Card,” tandasnya. (Mada)

  • UNUKASE Buka Rest Area Jemaah Haul Guru Sekumpul

    UNUKASE Buka Rest Area Jemaah Haul Guru Sekumpul

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Haul ke 20 H Zaini Bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) turut berpartisipasi dengan membuka posko atau rest area bagi para jemaah haul.

    Rektor UNUKASE Dr.H. Abrani Sulaiman, mengatakan, posko itu untuk membantu masyarakat terutama para jemaah yang menuju lokasi haul.

    “Kami mendirikan Posko Rest Area didepan gedung kampus yang berada di Km 13 jalan A.Yani untuk para jemaah yang menuju dari arah Banjarmasin,” katanya, Sabtu, (4/1/2025).

    Posko dijaga para Mahasiswa UNUKASE dengan memberikan pelayanan baik untuk istirahat, minuman dan makanan ringan.

    “Posko dibuka dari hari ini hingga besok acara puncak peringatan haul,” katanya.

    Baca Juga : Jemaah Haul Sekumpul Asal Kalteng Pilih Susuri Sungai Dua Hari Demi Hindari Macet

    Baca Juga : Gubernur Muhidin Minta Jemaah Haul Guru Sekumpul Tidak Sungkan Singgah di Warung Gratis Pemprov Kalsel

    Ditambahkannya, UNUKASE memiliki halaman yang luas di depan Kampus jadi mobil atau motor jemaah yang ingin istirahat dengan mudah bisa memarkirkannya.

    “Bagi jemaah yang dari luar menggunakan mobil bisa beristirahat sejenak dengan nyaman di rest are kampus. Dan untuk parkir sangat luas,” katanya.

    Diharapkan para jemaah yang menuju acara untuk berhati hati dalam perjalanan, tidak usah cepat dan terburu buru.

    “Mudah mudahan para jemaah yang mengikuti haul selamat baik berangkat maupun kembalinya nanti,” pungkasnya. (azka)

    Editor : Akhmad

  • Jemaah Haul ke-20 Guru Sekumpul Menggunakan Kelotok Diperkirakan Lebih Banyak dari Tahun Sebelumnya

    Jemaah Haul ke-20 Guru Sekumpul Menggunakan Kelotok Diperkirakan Lebih Banyak dari Tahun Sebelumnya

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Jumlah jemaah yang hadir pada momen 5 Rajab 1446 Hijriah yamg bertepatan dengam Haul ke-20 Guru Sekumpul yang menggunakan perahu bermotor (kelotok) tahun ini di perkirakan akan lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

    Pasalnya hingga pukul 17.00 wita sudah terdata lebih dari 600 kelotok yang bersandar di dermaga Murung Kraton dan Murung Kenanga, Kelurahan Murung Kraton, Martapura.

    Dikatakan Relawan Dermaga Murung Kraton, Muhammad Khoiruddin bahwa saat ini saja sudah terdata sebanyak 300 kelotok yang bersandar dengan jumlah lebih dari 1.500 orang tidak termasuk anak-anak.

    Jemaah yang datang tersebut tidak hanya dari wilayah Kalsel, tetapi ada juga yang datang dari wilayah Kalteng dan Kaltim.

    “Kalau data kita tahun kemarin saja H-1 dermaga masih terlihat longgar, tapi ini sudah mulai padat,” ucapnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa pada saat hari pelaksanaan haul, pada tahun 2024 lalu jumlahnya ada sebanya 10.372 orang.

    “Kemungkinan nanti malam kawasan ini sudah mulai penuh keseluruhan,” terangnya.

    Baca Juga : Jemaah Haul Sekumpul Asal Kalteng Pilih Susuri Sungai Dua Hari Demi Hindari Macet

    Baca Juga : Gubernur Muhidin Minta Jemaah Haul Guru Sekumpul Tidak Sungkan Singgah di Warung Gratis Pemprov Kalsel

    Hal senada juga disampaikan Koordinator relawan zona air Dermaga Murung Kenanga Muhammad Naim.

    Menurutnya kelotok yang sudah bersandar di kawasan Dermaga Murung Kenanga ada lebih dari 300 kelotok, bahkan di kawasan itu juga masih mampu menampung hingga 600 kelotok.

    “Kalau di tahun sebelumnya jumlah kelotok sebanyak ini sama seperti pagi hari H acara Haul. Tapi ini baru H-1,” jelasnya.

    Ia juga menerangkan bahwa kemungkinan pada besok hari akan semakin banyak. Karena dari beberapa jemaah yang sering menggunakan kelotok itu, sudah menghubungi bahwa akan berangkat dengan jumlah yang bervariasi.

    “Terakhir ada yang kita terima mehubungi ada yang 10 ada yang 20 kapal masih belum berangkat dari Banjarmasin, Alalak, Tabanio,” tuturnya.

    “Kalau yang sandar disini ada yang paling jauh itu dari Kalteng,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Lebih Nyaman Menggunakan Jalur Sungai Rombongan Buntok Rela Tidur di Kelotok Mengikuti Haul Guru Sekumpul

    Lebih Nyaman Menggunakan Jalur Sungai Rombongan Buntok Rela Tidur di Kelotok Mengikuti Haul Guru Sekumpul

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Ribuan jemaah dari berbagai wilayah mulai memadati kawasan Sekumpul, Martapura Kabupaten Banjar untuk mengikuti Haul ke-20 Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani yang bertepatan pada 5 Rajab. Tak hanya melalui jalur darat, tetapi juga menggunakan jalur sungai.

    Hingga pukul 17.00 Wita, terlihat ratusan kelotok telah bersandar di Dermaga Murung Kraton dan Dermaga Murung Kenanga, Kelurahan Murung Kraton, Martapura.

    Jemaah yang datang menggunakan perahu bermotor (Kelotok) ini datang dari berbagai wilayah di Kalsel, bahkan ada yang datang dari Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim).

    Salah sorang jemaah yang berasal dari Buntok, Kalteng, Sunardi mengatakan bahwa mereka beserta rombongan berangkat sejak kemarin pagi.

    “Kita berangkat dengan rombongan 50 orang, mulai kemarin jam 9 pagi, dan baru sampai tadi setelah Dzuhur,” ucapnya.

    “Jadi sekitar 1 malam kita naik kelotok dari buntok sampai kesini,” tambahnya.

    Baca Juga : Jemaah Haul Sekumpul Asal Kalteng Pilih Susuri Sungai Dua Hari Demi Hindari Macet

    Baca Juga : Gubernur Muhidin Minta Jemaah Haul Guru Sekumpul Tidak Sungkan Singgah di Warung Gratis Pemprov Kalsel

    Ia mengatakan bahwa ini tahun ke 3 ia bersama rombongan ke Haul Guru Sekumpul ini menggunakan kelotok.

    “Sebelumnya kita pakai mobil, tapi sangat melelahkan, dan lebih nyaman menggunakan kelotok,” terangnya.

    Selama perjalanan Sunardi mengarakan tidak ada kendala yang berarti dan perjalanan sangat nyaman.

    “Kendala tadi pada saat mau sampai saja yang di bawah jembatan itu kita tidak bisa lewat. Kelotok kita tersangkut jembatan karena air sangat pasang,” tuturnya.

    “Jadi tadi kita di bantu puluhan relawan agar bisa lewat dari bawah jembatan itu,” bebernya.

    Para rombongan jemaah dari buntok itu nantinya akan bermalam kembali di kelotok dan sebagian bermalam di rumah-rumah warga.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Jemaah Haul Sekumpul Asal Kalteng Pilih Susuri Sungai Dua Hari Demi Hindari Macet

    Jemaah Haul Sekumpul Asal Kalteng Pilih Susuri Sungai Dua Hari Demi Hindari Macet

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Jemaah asal Kalimantan Tengah (Kalteng) lebih memilih akses sungai untuk menghindari terjebak macet saat kedatangan dan kepulangan di momen 5 Rajab.

    “Saya lebih memilih datang dengan kelotok (kapal, red) karena takutnya terjebak macet saat kepulangan nanti,” ucap Siti Sarah jemaah asal Buntok, Kalimantan Tengah, kepada klikkalsel.com, Sabtu (04/01/2025).

    Sarah mengaku pihaknya datang dengan satu unit kapal besar bermuatan 45 orang. Selain itu juga dengan beberapa rombongan lain dari Katingan dan juga Bambai.

    “Untuk estimasi waktu perjalanan kami ke sini sekitar 2 hari, namun di perjalanan banyak relawan yang memberikan makan dan juga roti,” ungkapnya.

    Baca Juga : Haul Abah Guru Sekumpul Momentum Perkokoh Solidaritas Umat Muslim Berlomba-lomba Dalam Kebaikan

    Baca Juga : Dapur Annor Depan Siapkan Sekitar Ribuan Nasi Bungkus untuk Haul ke-20 Guru Sekumpul

    Sementara itu, Muhammad Yasir, Koordinator Dermaga Murung Kenanga mengatakan, jika jemaah yang datang menggunakan akses sungai sudah berdatangan ke Martapura sejak Jumat kemarin.

    “Untuk kapasitas kami tidak bisa memperkirakan, tapi yang terpenting kami di sini menjaga keselamatan jemaah yang datang,” ucapnya.

    Yasir menjelaskan, saat ini pihaknya menyediakan penginapan dan dapur untuk menjamu jemaah, namun untuk sementara ini ada beberapa jemaah yang menginap di kapal masing-masing.

    “Untuk kepulangan jemaah kita perkirakan Senin pagi sudah balik kanan semua,” tandasnya. (Mada)

    Editor: Abadi

  • Haul Abah Guru Sekumpul Momentum Perkokoh Solidaritas Umat Muslim Berlomba-lomba Dalam Kebaikan

    Haul Abah Guru Sekumpul Momentum Perkokoh Solidaritas Umat Muslim Berlomba-lomba Dalam Kebaikan

    BANJARMASIN, klikkkalsel.com – Momentum Haul Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini Abdul Ghani setiap tahunnya menghadirkan keberkahan. Salah satunya yang terasa adalah solidaritas umat muslim berlomba-lomba dalam kebaikan seperti pada pelaksanaan Haul ke-20 yang akan dilaksanakan pada 5 Rajab 1446 Hijriah atau bertepatan 5 Januari 2024.

    Terwujudnya hal demikian, menurut Sekretaris Dewan Pendiri Rabithah Melayu Banjar Najmi Fuady adalah bentuk kecintaan dan penghormatan masyarakat kepada Guru Sekumpul.

    “Beliau bukan hanya seorang ulama, tetapi juga seorang guru spiritual yang mengajarkan nilai-nilai luhur tentang kasih sayang, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Kearifan dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang,” tuturnya, Sabtu (4/12/2024).

    Ajaran Abah Guru Sekumpul telah menanamkan prinsip-prinsip kebersamaan yang kini terus hidup dalam setiap hati pencintanya. Melalui ajaran-ajarannya, beliau telah mempererat ikatan antar sesama, mengajarkan untuk saling membantu, dan menjadikan setiap langkah kita sebagai bagian dari kebaikan yang lebih besar.

    “Tinggal menghitung hari, tepat pada tanggal 5 Rajab 1446 Hijriah atau 5 Januari 2025 Masehi, umat Muslim dari berbagai penjuru Indonesia bahkan dunia akan kembali berkumpul di Martapura, Kalimantan Selatan, untuk mengikuti Momen 5 Rajab,” imbuhnya.

    Baca Juga Dapur Annor Depan Siapkan Sekitar Ribuan Nasi Bungkus untuk Haul ke-20 Guru Sekumpul

    Baca Juga H-1 Puncak Haul, Beberapa Jalan Menuju Masjid Ar-Raudhah di Sekumpul Tak Bisa Dilewati Pengendara

    Najmi mengatakan, acara yang penuh makna spiritual ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang dan menghormati Abah Guru Sekumpul, tetapi juga menjadi contoh nyata tentang bagaimana solidaritas dan kebersamaan dapat terjalin di tengah keberagaman.

    “Setiap ajaran beliau terasa sangat mendalam, dan sudah menjadi bagian dari hidup masyarakat Kalimantan selatan yang terus mengalir. Beliau selalu mengajarkan untuk selalu peduli, selalu berbagi, dan selalu menjaga kebersamaan,” ucapnya.

    Najmi pun teringat dengan konsep solidaritas dari Emile Durkheim, yang disebut solidaritas organik. Menurutnya, Haul Abah Guru Sekumpul adalah contoh nyata dari solidaritas.

    Di acara tersebut, tampak bagaimana setiap orang memiliki peran yang berbeda, namun semua saling melengkapi. Pemerintah membantu dengan menyediakan angkutan dan bahan makanan gratis, masyarakat lokal menyiapkan penginapan, dan banyak kegiatan gotong royong lainnya yang membuat semuanya terasa begitu istimewa.

    Relawan yang datang, baik yang dari lokasi sekitar maupun jauh, bekerja bersama tanpa pamrih dalam melayani jamaah. Mereka yang lebih muda membantu mempersiapkan tempat, sementara yang lebih tua duduk bersama, berbincang dengan teman lama, mengenang masa lalu mereka saat masih “nyantri” di majelis Abah Guru.

    “Rasanya seperti kembali ke rumah, meskipun kita semua datang dari berbagai tempat,” sebutnya.

    Bagi Najmi, Haul Abah Guru Sekumpul juga memunculkan perasaan yang disebut homesickness atau rindu akan kampung halaman, seperti yang disebutkan oleh seorang penulis, Eurelings Bontekoe.

    Perasaan itu sangat nyata bagi Najmi, karena setiap kali haul ini diadakan, dia merasa ada keinginan kuat untuk kembali ke suasana itu, ke momen kebersamaan yang begitu hangat dan penuh makna tenggelam larut bersama para pencinta dalam kerinduan kepada Abah Guru.

    Di momentum Haul Abah Guru Sekumpul, sebutnya, tidak ada yang lebih indah daripada melihat semua orang, tanpa memandang perbedaan dan saling mendukung.

    “Momen ini adalah pengingat bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah nilai yang perlu kita jaga, apapun latar belakang kita. Haul Abah Guru Sekumpul lebih dari sekadar peringatan. Ini adalah simbol dari kekuatan kolektif yang terjalin di antara kita semua, yang terus hidup dalam hati para pencinta dan pengagumnya,” pungkasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • 90 Pickup dan 64 Truk Dump Arm Roll Dioperasikan Untuk Penanganan Sampah Pasca Haul Guru Sekumpul

    90 Pickup dan 64 Truk Dump Arm Roll Dioperasikan Untuk Penanganan Sampah Pasca Haul Guru Sekumpul

    BANJARBARU, klikakkalsel.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel turut berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan keagamaan momen 5 Rajab 1446 Hijriah dan Haul Abah Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zainul Abdul Ghani ke-20 di Martapura, Kabupaten Banjar pada 5 Januari mendatang.

    Penanganan sampah pasca haul menjadi perhatian DLH Kalsel bersama Dinas LH Kabupaten Banjar, Dinas LH Kabupaten Banjarmasin, Dinas LH Kabupaten Barito Kuala, DPRKPLH Kabupaten Tapin, Tim panitia induk Haul, Bank Sampah Induk Sekumpul, dan BLUD Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Banjarbakula.

    Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menerangkan hasil rapat bersama stakeholder telah dipetakan enam posko kebersihan yang tersebar kawasan Stadion Demang Lehman, Bank Sampah Sekumpul, Hero Simpang Empat, Bank Aampah Albasiyah, dan 2 titik pusat di sekitar kubah Guru Sekumpul.

    “Hal yang paling utama saat ini adalah pengelolaan sampah yang harus kita coba lakukan memilah sampah dari sumber untuk kehidupan berkelanjutan,” tuturnya, Jumat (3/12/2024).

    Baca Juga : Satlantas Polresta Banjarmasin Berikan Imbauan dan Tips Jemaah Haul Aman dan Nyaman Berkendara

    Baca Juga : Ada Towing Gratis untuk Jamaah Haul ke 20 Guru Sekumpul

    Guna kelancaran penanganan sampah, Hanifah menyebut pickup 90 unit dan 64 Truk Dump Arm Roll. Semua sampah dari giat haul, residunya akan dikirim ke TPAS Banjarbakula,” ujarnya.

    Armada angkutan sampah yang akan mengirim residunya ke TPAS Banjarbakula akan dilengkapi dengan stiker untuk menghindari timbunan sampah di luar penanganan sampah haul ikut terbawa.

    Dia menambahkan, relawan kebersihan mulai bekerja dari H-2 hingga H+3 pelaksanaan haul. Untuk memudahkan koordinasi antara relawan i dibantu frekuensi RAPI Kabupaten Banjar. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Hasnur Group kembali Serahkan Bantuan ke Panitia Haul ke-20 Guru Sekumpul

    Hasnur Group kembali Serahkan Bantuan ke Panitia Haul ke-20 Guru Sekumpul

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Keluarga Besar Hasnur Group kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Haul ke-20 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani atau yang dikenal dengan Guru Sekumpul.

    Bantuan secara resmi diserahkan kepada panitia acara di Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar sebagai bentuk partisipasi aktif untuk memperingati momen penuh hikmah tersebut.

    Penyerahan bantuan oleh H Yuni Abdi Nur Sulaiman Direktur Hasnur Group melalui Ahmad Riduan, Corporate GRCD Hasnur Group, dan diterima langsung oleh Imam Musholla Arraudah Sekumpul, KH Sya’duddin.

    Baca Juga : Warga Sekitar Pelabuhan Trisakti Dirikan Posko Relawan Sambut Jamaah Haul Guru Sekumpul ke-20

    Baca Juga : Polisi Selidiki Pelaku Yang Ambil Handphone Jemaah Haul Asal Bogor

    Dalam kesempatan tersebut, pihak Hasnur Group menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan tradisi yang terus dijaga oleh Hasnur Group setiap tahunnya.

    Seusia dengan amanah dari founder Hasnur Group yaitu, almarhum H Abdussamad Sulaiman HB dan almarhumah Hj Nurhayati.

    “Alhamdulillah, seperti tahun-tahun sebelumnya, Hasnur Group kembali ikut berpartisipasi dalam Haul Abah Guru Sekumpul. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung kelancaran acara yang menjadi momen penting bagi umat,” ujarnya, Kamis (2/1/2025).

    Selain itu, Hasnur Group juga berencana mendirikan posko relawan untuk membantu jamaah selama pelaksanaan Haul.

    Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata terhadap ribuan jamaah yang hadir dari berbagai daerah.

    “Kami berkomitmen untuk terus membantu demi kelancaran acara Haul Abah Guru. Posko relawan yang kami bangun juga bertujuan memberikan kenyamanan bagi para jamaah yang hadir,” pungkasnya. (restu)

  • Kisah Jamaah Haul Guru Sekumpul ke-20, Ada yang Sudah Berencana Sejak Idul Fitri Tahun Lalu

    Kisah Jamaah Haul Guru Sekumpul ke-20, Ada yang Sudah Berencana Sejak Idul Fitri Tahun Lalu

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Mulyadi, jamaah Haul ke-20 KH Muhammad Zaini bin H Abdul Ghani, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Sekumpul, asal Tembilahan, Riau. Mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat kembali hadir ke Kalimantan Selatan.

    Hal tersebut disampaikan Mulyadi setelah tiba dengan KM Dharma Rucitra 1 bersama rombongan yang terdiri dari sekitar 200 orang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kamis (2/1/2025).

    “Alhamdulillah, bisa kembali hadir di Haul Guru Sekumpul,” ujar dengan mata berbinar.

    Mulyadi dan rombongannya mengaku, memulai perjalanan sejak, Sabtu 28 Desember 2024, menggunakan lima bus dari Tembilahan menuju Surabaya.

    Sebelum menyeberang ke Kalimantan Selatan, mereka menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Walisongo, termasuk Sunan Ampel di Surabaya.

    “Setelah ziarah ke Sunan Ampel, kami menyeberang ke Banjarmasin. Sebelum ke Sekumpul, kami juga akan berziarah ke makam Habib Basirih dan beberapa ulama lainnya,” jelas Mulyadi.

    Bagi Mulyadi, perjalanan ini bukanlah yang pertama. Ia telah berulang kali hadir untuk mengikuti Haul Guru Sekumpul, meski sempat terhenti saat pandemi.

    “Waktu pandemi itu saja saya tidak bisa hadir, tapi Alhamdulilah kali ini bisa hadir lagi,” tuturnya.

    Baca Juga : Warga Sekitar Pelabuhan Trisakti Dirikan Posko Relawan Sambut Jamaah Haul Guru Sekumpul ke-20

    Baca Juga : Polisi Selidiki Pelaku Yang Ambil Handphone Jemaah Haul Asal Bogor

    Selain dari Tembilahan, KM Dharma Rucitra 1 juga membawa rombongan jamaah dari daerah lain seperti Madura, Jawa Timur dan Jawa Barat.

    Diantaranya Ijar dan Cecep, dua jamaah dari Jawa Barat mengaku sengaja datang ke Kalimantan Selatan untuk ikut dan hadir acara haul ke-20 Guru Sekumpul.

    “Ini pertama kali kami ke Kalimantan Selatan dan memang sudah lama ingin mengikuti haul ini,” kata Ijar.

    Keduanya mengaku, rencana untuk hadir di haul sudah ada sejak Idul Fitri lalu. Libur mondok menjadi momen yang tepat bagi keduanya untuk mewujudkan keinginan tersebut.

    Ijar dan Cecep juga memulai perjalanan mereka dengan berziarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Martapura.

    “Semoga ini menjadi berkah untuk semua dan tahun depan kami bisa kembali hadir,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi