Kategori: Headline

  • Penusukan di Hotel Kelas Melati Dilatari Mabuk dan “Muar” Melihat Korban

    Penusukan di Hotel Kelas Melati Dilatari Mabuk dan “Muar” Melihat Korban

    BANJARMASIN , klikkalsel.com – Pelaku penusukan pria bernama Hasani warga Gerilya, Kelurahan Tanjung Pagar di hotel kelas melati, Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Jumat (20/12/2024) mengakui perbuatanya karena pengaruh alkohol dan tidak suka dengan korban.

    Kepada awak media, Pelaku L (28) warga Kelayan B Kecamatan Banjarmasin Selatan mengakui perbuatannya tersebut dan telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

    “Awalnya ke hotel itu ingin minum-minum saja,” ujarnya.

    pelaku pun tidak mengenal korban dan hanya mengenal perempuan yang sedang cek-in di hotel tersebut.

    “Saya kenal lama dengan LI, datang kesana untuk minum,” jelasnya.

    Baca Juga Pelaku Penusukan di Hotel Kelas Melati Serahkan Diri ke Kantor Polisi Diantar Orangtuanya

    Baca Juga Jadi Korban Penusukan di Hotel Kelas Melati, Hasani Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

    Pelaku, juga mengakui datang ke hotel sudah dalam kondisi pengaruh minuman keras hingga berseteru dengan korban lantaran diduga merasa tidak suka.

    “Karena tidak suka korban kaya tensi sama saya,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, pelaku mengaku juga baru keluar dari penjara usai terjerat kasus beberapa waktu lalu.

    “Pernah, kasus sajam di Poltabes (Polresta Banjarmasin) dan baru keluar,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Pelaku Penusukan di Hotel Kelas Melati Serahkan Diri ke Kantor Polisi Diantar Orangtuanya

    Pelaku Penusukan di Hotel Kelas Melati Serahkan Diri ke Kantor Polisi Diantar Orangtuanya

    BANJARMASIN , klikkalsel.com – Pelaku penusukan pria bernama Hasani warga Gerilya, Kelurahan Tanjung Pagar di hotel kelas melati, Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Jumat (20/12/2024) menyerahkan diri ke kantor polisi sekitar pukul 16.00 Wita.

    Baca Juga : Jadi Korban Penusukan di Hotel Kelas Melati, Hasani Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

    Baca Juga : Penderita Stroke Tewas Terpanggang Saat Kebakaran di Telaga Biru

    Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Eka Saprianto melalui Kanit Reskrim Ipda Aldy Febrian Difana saat ditemui awak media mengatakan, pelaku berinisial L menyerahkan diri datang ke Polsek Banjarmasin Selatan bersama orangtuanya.

    “Kemudian kita jemput, sekarang pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Banjarmasin Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

    Dari pemeriksaan sementara, insiden penganiayaan hingga menewaskan seorang pria bernama Hasani warga Gerilya, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan itu bermula ketika L bersama dua temannya AL dan AR menemui wanita berinisial LI yang cek-in di sebuah hotel kelas melati di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

    “AL dan L itu ke hotel itu sudah dalam kondisi mabuk,” ungkapnya.

    Setelah bertemu, LI kemudian keluar hotel untuk membeli makan. Selang beberapa saat kemudian korban datang ke kamar hotel dengan niat untuk mengambil uang sebesar Rp 25 ribu yang ada pada LI.

    “Ketika di dalam kamar terjadilah cekcok antara korban dengan pelaku hingga berujung penusukan,” jelasnya.

    Dari pemeriksaan, terdapat dua tusukan senjata tajam jenis pisau di tubuh korban, yaitu di bagian dada dan perut. Hasil visum tusukan di bagian dada itu mengenai paru paru korban yang diduga menjadi penyebab kematiannya.

    Lebih lanjut, kata Kanit, korban dan pelaku baru saling kenal dan pertama kali bertemu di hotel tersebut.

    “Pelaku sebelumnya juga pernah dihukum dan baru keluar atas kasus Sajam. Untuk saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, ” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Jadi Korban Penusukan di Hotel Kelas Melati, Hasani Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

    Jadi Korban Penusukan di Hotel Kelas Melati, Hasani Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seorang pria bernama Hasani warga Geriliya Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan Harus meregang nyawa di rumah sakit usai menjadi korban penusukan di sebuah Hotel kelas Melati, Jalan Kolonel Sugiono Banjarmasin Tengah, Jumat (20/12/2024).

    Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Eka Saprianto melalui Kanit Reskrim Ipda Aldy Febrian Difana saat ditemui awak media mengatakan pihaknya belum mengetahui secara rinci kejadian tersebut.

    Namun dari keterangan sementara yang diterima pihaknya, semua berawal saat korban menemui seorang wanita berinisial “L” yang menginap di kamar 114 hotel melati tersebut. “L” sendiri diduga merupakan ipar dari korban.

    “Saat berada di kamar hotel tersebut, korban dan pelaku bertemu. Itu sekitar pukul 03.00 Wita atau subuh tadi,” ucapnya.

    Baca Juga Pelaku Penusukan Wanita Hamil di Tapin Dibekuk Polisi

    Baca Juga Pelaku Penusukan Kuin Cerucuk Menyesali Perbuatanya, Alasan Sering Ditantang Berkelahi

    “Masih belum jelas hal apa yang membuat mereka cekcok hingga berujung penusukan. Kita masih terus kumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” lanjut Kanit.

    Akibat cekcok yang berujung penusukan, korban mengalami dua luka tusuk pada bagian rusuk dan pinggang sebelah kanan, salah satunya mengenai paru-paru.

    Meski telah dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tetap tak tertolong hingga menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 10.00 Wita.

    Lebih lanjut, Kanit mengatakan saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di kamar 114 Hotel Prima.

    “Untuk identitas terduga pelaku sudah kita kantongi dan dilakukan upaya pengejaran,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • DLH Lakukan Pengambilan Sampel, Pihak Duta Mall Klaim Itu Bukan Air Limbahnya

    DLH Lakukan Pengambilan Sampel, Pihak Duta Mall Klaim Itu Bukan Air Limbahnya

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Warga Jalan A Yani Kilometer 3 Banjarmasin mengeluhkan adanya bau tidak sedap dilingkungannya, yang diduga dari salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin.

    Warga Jalan A Yani RT 24 tersebut menduga bahwa bau tidak sedap itu merupakan limbah yang berasal dari Duta Mall Banjarmasin itu, namun hal itu masih hanya sebatas dugaan semata.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin pun langsung dengan sigap melakukan pengambilan sampel terhadap dugaan air limbah yang ada di samping rumah warga itu.

    Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menyampaikan bahwa setelah dilakukan pengambilan sampel itu, maka harus menunggu 10 hari lamanya untuk benar-benar mengetahui hasilnya.

    Baca Juga Menuju Harjad HST, DLHP Kerahkan Puluhan Personel Kebersihan

    Baca Juga Electronic City Resmi Buka Gerai Baru di Duta Mall Banjarmasin

    “Sampel itu akan kita periksa di laboratorium, jadi 10 hari lagi hasilnya baru keluar,” ujarnya, Rabu (18/12/2024).

    Saat ini ia mengatakan bahwa tidak bisa menuduh itu merupakan limbah dari pusat perbelanjaan itu atau limbah dari rumah itu sendiri karena hasil pemeriksaan sampel masih belum keluar.

    “Kita tidak ingin berpihak kepada siapapun, kita tunggu saja hasil pemeriksaannya,” ungkapnya.

    Apabila hasil laboratorium itu benar air limbah dari pusat perbelanjaan, DLH Kota Banjarmasin pasti akan memberikan sanksi kepada pusat perbelanjaan itu untuk memperbaiki saluran limbahnya.

    Pipa yang diduga mengeluarkan air limbah

    “Jadi kita akan memberikan waktu kepada pihak Duta Mall untuk memperbaiki saluran limbahnya apabila hasil laboratorium menyatakan itu benar limbah Duta Mall,” terangnya.

    Sementara itu, Manager Operasional Duta Mall Banjarmasin, Yenny Purnawati ketika di konfirmasi klikkalsel.com menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap keluhan warga itu.

    “Itu air yang disangka limbah itu merupakan air pendingin yang memang aman dan bukan berupa limbah. airnya juga jernih dan tidak berbau,” ucapnya.

    Pihak Duta Mall pun langsung menindak lanjuti keluhan dari warga tersebut agar warga dilingkungan sekitar merasa lebih aman.

    “Supaya beliau merasa aman kami sudah langsung tindak lanjuti, pipannya sudah kami pindah,” terangnya.

    Yenny pun merasa bingung dan mempertanyakan air yang ada di samping rumah tersebut air dari mana. “Untuk air yang di area situ kami pun gak tau dari mana. tapi dari pihak DLH sudah mengambil sample kemarin,” jelasnya.

    “Apalagi ini musim pasang, dan menurut penuturan warga itu baru 2 hari kemarin airnya tuh mulai berbau,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Pembebasan Lahan Pembangunan Stadion Sepak Bola Internasional Dimasukkan di APBD Perubahan 2025

    Pembebasan Lahan Pembangunan Stadion Sepak Bola Internasional Dimasukkan di APBD Perubahan 2025

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Plt Gubernur Kalsel Muhidin menjamin pembangunan stadion sepak internasional akan terealisasi. Rencana pembangunan stadion sepak bola ini merupakan janji politik Gubernur Kalsel terpilih Pilkada Serentak 2024 berpasangan dengan Hasnuryadi Sulaiman tersebut.

    Secara desain, pembangunan stadion sepak bola internasional dengan konsep mirip Gelora Bung Karno (GBK) dalam skala mini dan bakal menjadi ikon baru Kalsel.

    Kelak stadion sepak internasional tersebut juga menjadi sport center masyarakat banua. Muhidin memastikan telah memetakan lokasi pembangunan stadion di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar.

    Saat ini Muhidin belum bisa memastikan total anggaran pembangunan. Kendati demikian, alokasi dana untuk pembebasan lahan akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2025. Pembangunan fisik stadion diproyeksikan dimulai pada 2026.

    Baca Juga Bang Hasnur Sambut Kabar Gembira Stadion Demang Lehman Segera Akan Digunakan

    Baca Juga Muhidin-Hasnur Komitmen Bangun Stadion Sepakbola Sebagaimana Keinginan Suporter Barito Putera

    “Langkah awal adalah pembebasan lahan, dan anggarannya sudah disiapkan,” ucapnya, Senin (16/12/2024).

    Stadion internasional ini dirancang tidak sekadar sebagai arena pertandingan, tetapi juga menjadi pusat olahraga terpadu.

    “Kami ingin stadion ini seperti GBK mini, sehingga masyarakat bisa berolahraga, baik di dalam maupun di luar stadion,” imbuh Muhidin.

    Stadion ini akan dilengkapi dengan lahan parkir seluas 50 hektare. Lokasi strategis di kawasan Gubernur Syarkawi dipilih karena berada di tengah-tengah dan mudah dijangkau dari berbagai wilayah seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Barito Kuala, Pelaihari, hingga Banua Anam.

    Tidak hanya stadion bertarap internasional, proyek prioritas lainnya meliputi pembangunan Jembatan Pulau Laut dan Pelabuhan Internasional Mekar Putih. Muhidin menegaskan, kehadiran stadion bertaraf internasional penting bagi Kalsel sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Bang Hasnur Sambut Kabar Gembira Stadion Demang Lehman Segera Akan Digunakan

    Bang Hasnur Sambut Kabar Gembira Stadion Demang Lehman Segera Akan Digunakan

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menggelar syukuran di kediaman mendiang orangtuanya, almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB dan almarhumah Hj. Nurhayati, di Jalan Kampung Melayu Darat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Minggu (15/12/2024).

    Acara itu menjadi wujud rasa syukur atas kabar baik bahwa tim Barito Putera akan segera dapat bermain di stadion sepak bola di Kalimantan Selatan pada awal tahun 2025.

    Dalam acara tersebut, Hasnuryadi, yang akrab disapa Bang Hasnur, mengungkapkan kegembiraannya atas kemungkinan timnya bisa bermain di kampung halaman setelah sekian lama menggunakan stadion di luar Kalimantan Selatan.

    “Pilihan stadion ada dua, yaitu Stadion 17 Mei yang selama ini kita harapkan, dan Stadion Demang Lehman yang sebelumnya menjadi home base Barito Putera di Liga 1. Kami mendapat kabar bahwa pada Januari 2025 kami sudah bisa bermain di sini,” ungkap Bang Hasnur.

    Baca Juga Guru Yusuf Gelar Syukuran Pelaksanaan Pilkada Berlangsung Damai dan Terpilihnya Hasnuryadi sebagai Wagub Kalsel

    Baca Juga Kita Hasnuryadi Sport Climbing Borong Juara di 8th Nasional Bouldering Contest Mapala Wira Economica

    Meski demikian, ia mengakui belum mendapatkan kepastian tanggal resmi penggunaan stadion tersebut.

    “Kabar ini saja sudah menjadi anugerah besar bagi kami. Setelah sekian lama bermain di luar Kalimantan Selatan, akhirnya kami bisa kembali ke sini. Mohon doa agar semuanya berjalan lancar,” tuturnya.

    Acara syukuran ini juga menjadi kelanjutan dari perayaan ulang tahun ke-15 PT Hasnur Internasional Shipping (HIS) Tbk yang sebelumnya digelar di sebuah hotel di Banjarmasin.

    Menurut Bang Hasnur, perayaan belum lengkap jika tidak dilaksanakan di rumah mendiang orangtuanya.

    “Bagi saya, syukuran di hotel kemarin belum afdol jika tidak dilakukan di rumah Abah dan Mama. Ini bentuk syukur atas 15 tahun HIS dan harapan agar perusahaan ini terus memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi bagi perekonomian Kalimantan Selatan serta Indonesia,” jelasnya.

    Syukuran tersebut juga bertepatan dengan ulang tahun salah satu anggota dewan penasehat Barito Putera. Acara turut dihadiri oleh ulama terkemuka, Guru Mulkani dan Guru As’ad, yang diminta memberikan doa dan bimbingan.

    “Kami bersyukur dan meminta bimbingan dari beliau. Sebagai keluarga besar Barito Putera, kami ingin terus menjaga nilai kebersamaan. Sekali keluarga, selamanya keluarga,” pungkasnya.(restu)

    Editor : Amran

  • Ribuan Ikan Bawal di Banua Anyar Mendadak Mati

    Ribuan Ikan Bawal di Banua Anyar Mendadak Mati

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Ribuan ikan air tawar atau bawal ditemukan mendadak mati di seluruh keramba milik kelompok pembudidaya ikan di kawasan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Sabtu (14/12/2024) kemarin.

    Peristiwa ini diperkirakan menyebabkan kerugian bagi petambak hingga ratusan juta rupiah.

    Satu diantara petambak di kawasan tersebut, Salamiah mengungkapkan, bahwa sekitar satu ton ikan bawal di kerambanya mati secara tiba-tiba. Ia menduga penyebabnya adalah perubahan air akibat aliran dari persawahan atau akar tanaman.

    “Sementara tidak bisa memperkirakan berapa banyak sudah yang mati, tapi yang ada sekitar seton sudah jenis ikan bawal,” ujarnya.

    Akibat peristiwa ini Salamiah menduga pihaknya sudah merugi sekitar Rp 60 juta, mengingat pada bulan satu di tahun akan datang melakukan panen.

    Biasanya, ikan bawal dijual dengan harga Rp20-22 ribu per kilogram. akibat insiden ini terpaksa ia menjual ikan-ikan yang mati dengan harga jauh lebih murah, yakni Rp3-5 ribu per kilogram, hanya untuk dijadikan bahan olahan pakan ikan.

    Baca Juga Mayat Mengapung di Sungai Martapura, Ditemukan Warga yang Sedang Mencari Udang

    Baca Juga Sempat Dikabarkan Hilang, Mayat Hendra Ditemukan Dekat Tumpukan Sampah

    “Dijual ke orang yang mengolah umpan (pakan), jual murah Rp 3 – 5 ribu per kilogramnya,” imbuhnya.

    Berdasarkan perhitungan sementara, sekitar 40 ton ikan bawal mati di kawasan Banua Anyar. Kerugian ditaksir mencapai Rp880 juta.

    Sementara itu, Koordinator Penyuluh Perikanan Kota Banjarmasin, Roslina, mengatakan, kejadian ikan mati ini mendadak dan tidak disadari oleh petambak atau tak terprediksi.

    “Karena masa kritis air di seputaran perairan ini sebenarnya sudah lewat, dan tidak ada tanda-tanda,” ujarnya.

    Biasanya, kematian ikan-ikan tersebut dapat diketahui dari perubahan warna air, penurunan nafsu makan ikan menjadi tanda-tanda awal kematian ikan.

    Namun, kali ini tidak ada tanda-tanda tersebut sehingga para penambak bisa mengantisipasinya. Penyebab sementara diduga karena perubahan air yang terbawa dari daerah hulu.

    Menurutnya, peristiwa serupa pernah terjadi tiga tahun lalu di lokasi yang sama, dan ironisnya, hanya ikan bawal yang terdampak. Sementara jenis ikan lain seperti patin dan toman masih bertahan.

    Dinas perikanan setempat bersama pihak terkait kini tengah melakukan pengecekan kualitas air untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini. Roslina juga mengimbau para petambak untuk memanen ikan lebih awal guna mencegah kerugian yang lebih besar.

    “Kami akan membantu petambak agar segera memanen ikan mereka karena kondisi ini belum diketahui kapan akan membaik,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Pria Bersimbah Darah Ditemukan Tergeletak di Jalan Cempaka Sari, Diduga Korban Perkelahian

    Pria Bersimbah Darah Ditemukan Tergeletak di Jalan Cempaka Sari, Diduga Korban Perkelahian

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di ruas Jalan Cempaka Sari, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, tepatnya di dekat SMA PGRI 2 Banjarmasin, Minggu (15/12/2024).

    Korban, yang belakangan diketahui bernama Awar, mengalami luka sobek parah di lengan.

    Toni (29) warga setempat yang tengah menjaga parkiran kondangan di dekat lokasi, menceritakan saat pertama melihat korban yang tergeletak di jalan, samping sepeda motornya dengan nomor polisi DA 6016 SS.

    “Kami mendengar suara tabrakan keras, lalu melihat korban tergeletak penuh darah di samping sepeda motornya,” ujarnya.

    Menurut Toni, korban yang masih sadar saat itu sempat berusaha bangun untuk pergi, namun warga melarangnya mengingat kondisinya yang bersimbah darah.

    “Dia mengaku baru saja berkelahi di kawasan Wildan Sari,” ungkapnya.

    Baca Juga Aksi Kekerasan Jalanan di Gambut, OTK Pukul Anak di Bawah Umur Hingga Berdarah

    Baca Juga Mayat Mengapung di Sungai Martapura, Ditemukan Warga yang Sedang Mencari Udang

    Korban juga mengaku berasal dari Gang Mutiara, Pekauman. Dalam kondisi luka parah itu ia sempat menjelaskan bahwa dirinya diserang menggunakan senjata tajam.

    Diduga, setelah terluka, ia berusaha kabur namun akhirnya menabrak pagar rumah warga di lokasi kejadian.

    Relawan melakukan. Pembersihan darah di jalan Cempaka sari

    Sementara itu, Fani (28), teman Awar, memberikan keterangan tambahan di depan IGD RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Ia mengungkapkan bahwa Awar terlibat perkelahian sengit terkait sepeda motor yang sebelumnya digadaikan ke Awar. Namun, kemudian diambil kembali oleh pemiliknya.

    “Ketika bertemu dengan orang itu, Awar dan dia cekcok hingga berujung duel menggunakan senjata tajam. Awar menangkis serangan dengan lengannya hingga terluka parah,” ungkap Fani.

    Fani sempat berusaha meminta pertolongan warga, namun tidak ada yang merespons. Ia pun melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga Awar di Pekauman sebelum akhirnya mendapat kabar bahwa Awar telah dilarikan ke IGD.

    Hingga berita ini diturunkan, kondisi Awar masih kritis dan sedang dalam perawatan intensif di RSUD Sultan Suriansyah. (airlangga).

    Editor: Abadi

  • Mayat Mengapung di Sungai Martapura, Ditemukan Warga yang Sedang Mencari Udang

    Mayat Mengapung di Sungai Martapura, Ditemukan Warga yang Sedang Mencari Udang

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung dalam kondisi mengenaskan di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan siring depan Ex Metro City dekat Pasar Ujung Murung, oleh seorang warga yang tengah mencari udang, Sabtu (14/12/2024).

    Supi (39) warga yang pertama kali menemukan jasad tersebut, mengaku tidak menyangka aktivitas mencari udang di tepi sungai akan berujung pada penemuan yang mengerikan.

    “Saya sedang mencari udang bersama teman, tiba-tiba melihat ada yang mengapung di air. Awalnya hanya terlihat bagian pinggang sampai lutut. Bau busuk langsung tercium, dan saya sadar itu tubuh manusia,” ujarnya.

    Supi memilih untuk tidak mendekat dan segera memanggil warga serta relawan emergency yang kebetulan berada di sekitar lokasi.

    Baca Juga Sempat Dikabarkan Hilang, Mayat Hendra Ditemukan Dekat Tumpukan Sampah

    Baca Juga Keluarga Minta Polisi Ungkap Kematian Penemuan Mayat di Sungai Gampa

    “Saya langsung lari mencari bantuan. Tidak berani menyentuh mayat itu,” jelasnya.

    Beberapa saat kemudian, warga bersama relawan emergency dan pihak kepolisian tiba di lokasi. Jasad yang ditemukan dalam posisi tertelungkup itu dievakuasi dari sungai.

    Tim inafis Polresta Banjarmasin saat memeriksa bagian luar temuan mayat yang mengapung di sungai Martapura tanpa identitas di ruang instalasi Pemulasaran jenazah RSUD Ulin Banjarmasin

    Amat, salah seorang relawan emergency, menjelaskan kondisi jasad sudah sangat memprihatinkan.

    “Mayat ditemukan mengenakan celana pendek dan baju warna merah, tapi wajahnya sudah hancur akibat pembusukan, sehingga sulit untuk dikenali,” jelas Amat.

    Jasad tersebut langsung dibawa ke Ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin untuk menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

    Hingga kini, identitas mayat masih belum diketahui, dan pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Aditya Legowo Didiskualifikasi, Pasangannya Pilih Menggugat ke MK

    Aditya Legowo Didiskualifikasi, Pasangannya Pilih Menggugat ke MK

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Aditya Mufti Arifin belakangan diketahui menerima diskualifikasi pada Pilkada Banjarbaru berdasarkan Surat Keputusan KPU Banjarbaru Nomor 124 tahun 2024. Sebab tidak ada gugatan ke Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi pasca SK KPU Banjarbaru diterbitkan tertanggal 4 November 2024.

    Sikap legowo Aditya juga diperkuat dengan surat pernyataan yang ditujukan ke Mendagri, dan Direktur Jendral Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan ditembuskan ke Pemprov Kalsel.

    “Menindaklanjuti surat keputusan KPU Banjarbaru Nomor 124 tahun 2024 tentang pembatalan H. Muhammad Aditya Mufti Ariffin dan H. Said Abdullah sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, Saya menerima putusan dimaksud dan tidak melanjutkan tahapan Pilkada,” tulis Aditya dalam surat tersebut.

    Dalam surat tersebut, dia juga menyatakan siap kembali menjalankan tugas sebagai Wali Kota Banjarbaru dalam waktu sesegeranya sebelum berakhirnya masa cuti di luar tanggungan negara tanggal 23 November 2024.

    “Demikian surat pernyataan ini saya buat tanda ada unsur paksaan pihak manapun untuk diketahui sebagai bahan tindak lanjut,” tulisnya dalam surat itu lagi.

    Baca Juga : Melapor ke Polda Kalsel, Koordinator Posko Banjarbaru Hanyar Mendapat Ancaman Modus Kiriman Paket Makanan

    Baca Juga : Dewan Kalsel Desak PUPR Respon Keluhan Masyarakat Terkait Rusaknya Jembatan di Kawasan Matraman

    Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Kalsel, Thaufik Hidayat memberikan perihal surat penyataan Aditya Mufti Arifin tersebut. Thaufik menyabut pihaknya hanya menerima tembusan, sedangkan tindak lanjut di Kementerian Dalam Negeri.

    “Kami hanya menerima tembusan. Memang benar surat itu disampaikan kepada kami,” tuturnya, Jumat (13/12/2024).

    Sementara itu, sikap legowo Aditya berbeda dengan pasangannya Said Abdullah. Mantan Sekda Kota Banjarbaru itu melakukan permohonan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

    Calon Wakil Wali Kota Banjarbaru tersebut mengajukan permohonan ke MK, melalui kuasa hukumnya, Syarifah Hayana. Permohonan Said Abdullah tertuang pada surat nomor 9/PAN.MK/e-AP3/12/2024.

    Dalam Daftar Kelengkapan Pengajuan Permohonan Pemohon Elektronik (e-DKP), dijelaskan bahwa pemohon hanya mencantumkan nama Said Abdullah. (rizqon)

    Editor: Abadi