Kategori: Pemko Banjarbaru

  • Tertinggi NiIai Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Banjarbaru Terima Penghargaan

    Tertinggi NiIai Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Banjarbaru Terima Penghargaan

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru lewat penyampaian hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel.

    Pemko Banjarbaru meraih skor tertinggi untuk Kota Madya di wilayah Banua dengan nilai 92,00. Menghantarkan Ibukota Kalimantan Selatan meraih predikat “Kualitas Tertinggi” atau Zona Hijau tingkat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023.

    Penghargaan itu diserahkan Ombdusman RI Wilayah Kalimantan Selatan kepada Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Rahmah Khairita di Banjarmasin, Rabu (17/1/2024).

    Prestasi Pemko Banjarbaru dalam meraih meraih nilai Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tidak lepas dari komitmen dari para penyelenggara pelayanan di wilayah Pemko Banjarbaru. Mulai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu hingga Dinas Kesehatan.

    Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, mengungkapkan rasa syukur atas diraihnya penghargaan ini. Menurutnya penghargaan ini menjadi pemacu semangat awal tahun untuk meningkatkan kinerja SKPD dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang semakin prima.

    “Alhamdulillah hari ini ini kita mendapat penghargaan dari Ombudsman di sektor pelayanan publik. Semoga menjadi vitamin bagi kita untuk lebih berkomitmen lagi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

    Hasil penilaian kepatuhan merupakan penggabungan atas hasil kinerja empat dimensi penilaian dengan kategorisasi penilaian. Keempat dimensi penilaian ini meliputi dimensi input yang terdiri dari variabel penilaian kompetensi pelaksana dan variabel pemenuhan sarana prasarana pelayanan.

    Kemudian, dimensi proses terdiri dari variabel standar pelayanan. Berikutnya, dimensi output terdiri dari variabel penilaian persepsi maladministrasi, dan terakhir dimensi pengaduan terdiri dari variabel pengelolaan pengaduan.

    “Hasil penilaian tahun 2023, Ombudsman RI menyatakan kita telah memenuhi standar peningkatan pelayanan publik, baik dari pemenuhan standar pelayanan, sarana prasarana, kompetensi penyelengara pelayanan dan pengelolaan pengaduan. Hasil ini harus terus ditingkatkan,” tuntas Wali Kota Aditya.(Restu/Adv)

  • Aditya dan Vivi Launching Program Zakat saat Wisuda Sekolah Gratis

    Aditya dan Vivi Launching Program Zakat saat Wisuda Sekolah Gratis

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, dan Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Hj. Vivi Mar’i Zubedi, melaunching program kesejahteraan masyarakat melalui zakat, kerjasama Tim Penggerak PKK dengan Issa Group, sekaligus mewisuda para peserta Sekolah Gratis Pemberdayaan Perempuan melalui Life Skill Hair Salon Business School Batch 2, di Aula Gawi Sabarataan Pemko Banjarbaru, Selasa (17/01/2023).

    Wali Kota Aditya menjelaskan, program zakat tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Banjarbaru.

    “Zakat ini bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang mana penerima zakat ini sesuai dengan kaidah atau syariat islam,” katanya.

    Aditya dan Vivi yang saat bersamaan juga mewisuda para peserta sekolah gratis pemberdayaan perempuan berharap, dengan adanya sekolah gratis ini, bisa meningkatkan taraf hidup kesejahteraan wanita-wanita di Banjarbaru.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Hj. Vivi Mar’i Zubedi, bersyukur bisa melaunching program zakat untuk masyarakat prasejahtera.

    “Karena banyaknya kejadian di lapangan yang kita kunjungi secara langsung, bahwa banyak masyarakat yang masih mengalami hidup prasejahtera, tetapi tidak dapat diakomodir atau diintervensi oleh pemerintah seperti pelunasan hutang, perawatan pasca penyakit, terkena kanker dan lain sebagainya,” tuturnya.

    Oleh karena itu, istri Wali Kota Banjarbaru yang juga sebagai CEO dan Founder dari ISSA Group brand Vivi Zubedi, berinisiatif menyisihkan sebagian zakat yang bernilai Rp 500.000.000,- untuk masyarakat kota Banjarbaru.

    “Saya berharap walaupun nominal tidak besar, paling tidak sebagian masyarakat bisa diakomodir seperti pelunasan hutang, dan lainnya, untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka, baik itu usaha atau modal,” imbuhnya.

    Ketika ditanya mengenai Sekolah Gratis Pemberdayaan Perempuan melalui Life Skill Hair Salon Business School Batch 2, Vivi Zubedi berharap tingkat keberhasilannya sama dengan batch pertama.

    “Yang pertama Alhamdulillah saya sudah melihat pada berhasil, bisa buka salon, bisa menciptakan lapangan pekerjaan, kita harapkan batch 2 ini juga banyak membuka lapangan kerja untuk kaum perempuan,” tutupnya. (Restu/Adv)

  • Walikota Banjarbaru Resmikan Gedung Amanah Borneo Park.

    Walikota Banjarbaru Resmikan Gedung Amanah Borneo Park.

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Hari ini, Gedung Utama Amanah Borneo Park diresmikan dan prasasti penandatanganannya dihelat pada pukul 09.00 WITA, Jum’at (12/01/2024). Acara prestisius ini dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru, memancarkan semangat komitmen untuk memajukan pariwisata dan budaya di Kota Banjarbaru.

    Peresmian ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pengembangan infrastruktur pariwisata di Banjarbaru. Gedung Amanah Borneo Park, menawarkan ruang multifungsi dan fasilitas modern untuk mendukung berbagai kegiatan budaya, seni, dan bisnis.

    “Tentunya keberadaan gedung utama ini semakin memperlengkap fasilitas yang ada di Amanah Borneo Park, semoga gedung ini dapat dimanfaatkan optimal dan menjadi alternatif pilihan masyarakat yang akan menyelenggarakan berbagai kegiatan,” ucapnya.

    Acara yang berlangsung meriah ini menggambarkan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan pusat kegiatan yang berdaya saing tinggi. Wali Kota Banjarbaru, dalam sambutannya, menekankan pentingnya Amanah Borneo Park sebagai landasan untuk memperkaya potensi wisata dan ekonomi kota.

    Puncak acara adalah penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Banjarbaru, yang menandai secara resmi peresmian Gedung Amanah Borneo Park. Prasasti ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mengembangkan destinasi unggulan yang mampu memikat wisatawan lokal dan internasional.

    Dengan diresmikannya Gedung Amanah Borneo Park, diharapkan akan muncul lebih banyak event dan kegiatan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, seni, dan kebudayaan di Banjarbaru. Amanah Borneo Park telah lahir untuk menjadi pusat kegiatan yang meneguhkan reputasi kota sebagai destinasi berkelas.(Restu/Adv)

  • Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru Sampaikan 3 Rancangan Peraturan Daerah untuk Kemajuan Kota

    Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru Sampaikan 3 Rancangan Peraturan Daerah untuk Kemajuan Kota

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – DPRD Kota Banjarbaru menggelar Rapat Paripurna pada hari Kamis (11/01/2024), di Ruang Graha Paripurna Lt.3 Gd. DPRD Kota Banjarbaru. Rapat tersebut dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru dan merupakan forum penting dalam menyampaikan 3 (tiga) buah Rancangan Peraturan Daerah Kota Banjarbaru.

    Acara ini merupakan wujud keseriusan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mempercepat dan memperbaiki proses kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Rancangan Peraturan Daerah yang disampaikan dalam rapat paripurna tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, dari sektor cagar budaya, inovasi daerah, hingga utilitas perumahan dan pemukiman.

    Wali Kota Banjarbaru, yang turut hadir dalam rapat paripurna, memberikan sambutan dan juga apresiasi terhadap langkah-langkah konstruktif yang diambil oleh DPRD Kota Banjarbaru dalam merumuskan peraturan daerah yang berkualitas dan mendukung pembangunan daerah.

    “Saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap anggota dewan, dan saya berharap kiranya dalam waktu yang tidak terlalu lama ketiga buah raperda yang disampaikan hari ini dapat diproses sesuai mekanisme berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk dapat ditetapkan dan disahkan menjadi perda Kota Banjarbaru,” ujar Wali Kota.

    Baca Juga : DPRD Kota Banjarbaru Sahkan KUA PPAS 2023 dan Raperda Ketahanan Pangan

    Baca Juga : Banjarbaru Terima Hasil Laporan Kepatuhan Anggaran

    Adapun tiga Rancangan Peraturan Daerah yang disampaikan dalam rapat paripurna ini mencakup:
    * Raperda Tentang Cagar Budaya.
    * Raperda Tentang Inovasi Daerah.
    * Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah kota banjarbaru nomor 1 tahun 2015 tentang penyerahan prasarana, sarana dan utilitas perumahan dan pemukiman.

    Rapat Paripurna ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menjalankan tugas legislasi dengan transparansi dan partisipasi masyarakat yang optimal. Harapannya, Rancangan Peraturan Daerah yang telah disampaikan dapat segera disahkan menjadi peraturan daerah yang berlaku. (Restu/Adv)

  • Aditya: Meminimalisir Bencana dan Penuhi Kebutuhan Masyarakat Kota Banjarbaru

    Aditya: Meminimalisir Bencana dan Penuhi Kebutuhan Masyarakat Kota Banjarbaru

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Pada Kamis (10/01/2024), Bertempat di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, dilaksanakannya Penandatanganan Naskah Hibah dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Negara antara Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin dengan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Pendantangan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin. Melalui wawancaranya Aditya menyampaikan, diharapkan bahwa melalui kerjasama yang erat dengan Kementerian PUPR Republik Indonesia, kebencanaan di Kota Banjarbaru dapat diminimalisir, sementara kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

    Baca Juga : Pemko Banjarbaru Bongkar 39 Bangunan Liar dan Warung Jablay yang Masih “Bandel”

    Baca Juga : Lahan Seluas 137.243 Hektar Jadi Fokus Gerakan Revolusi Hijau Pemprov Kalsel

    “Melalui kerjasama dengan Kementerian PUPR, harapannya kebencanaan di Kota Banjarbaru bisa diminimalisir dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah positif untuk menciptakan kondisi yang lebih aman dan sejahtera bagi penduduk Kota Banjarbaru.” ucapnya.

    Dengan penandatanganan Naskah Hibah ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat akan semakin diperkuat, membawa kebaikan bagi perkembangan Kota Banjarbaru ke arah yang lebih baik.(Restu/Adv)

  • Aditya: Kantor Baru DP3APMP2KB, Mudah-Mudahan Semangat Untuk Melayani dan Mengabdikan Diri Untuk Masyarakat Lebih Besar Lagi.

    Aditya: Kantor Baru DP3APMP2KB, Mudah-Mudahan Semangat Untuk Melayani dan Mengabdikan Diri Untuk Masyarakat Lebih Besar Lagi.

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin telah meresmikan kantor baru Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru, di Jl. Taman Gembira Barat, RT. 05/RW. 01 Kel. Guntung Paikat, Kota Banjarbaru, Rabu (10/01/2024).

    Peresmian kantor baru ini menandai langkah penting Pemerintah Kota Banjarbaru dalam meningkatkan pelayanan dan perhatian terhadap isu-isu kritis seperti stunting, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berecana, yang mana diharapkan dengan adanya kantor baru ini menjadi pusat koordinasi efektif untuk melaksanakan kebijakan dan program-program yang mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat.

    “Kita semua harus patut bergembira telah selesainya dan diresmikannya kantor DP3APMP2KB ini, mudah-mudahan semangat untuk melayani dan mengabdikan diri untuk masyarakat lebih besar lagi,” ujar Aditya.

    Masih kata Aditya, yang paling penting semoga prestasi yang bisa ditoreh oleh DP3APMP2KB Kota Banjarbaru ini bisa lebih banyak lagi. Karena dinas ini banyak program-program leading sector diantaranya masalah stunting, kesejahteraan keluarga, kesatuan gerak dan sebagainya.

    “Ulun berharap dengan adanya kantor baru ini semangat dan prestasinya juga bisa lebih baik lagi kedepannya. Dan kami menghimbau agak kantor ini selalu dijaga kebersihannya dan dirawat semua fasilitas yang ada, sehingga kantor ini selalu bersih dan nyaman untuk bekerja serta saat dikunjungi oleh masyarakat,” ucapnya.

    Baca Juga : Banjarbaru Terima Hasil Laporan Kepatuhan Anggaran

    Baca Juga : Ketua KPU Kalsel Pastikan Tak Ada Larangan Masyarakat Memotret C 1 Hasil Penghitungan di TPS

    Dengan hadirnya kantor baru DP3APMP2KB Kota Banjarbaru ini menjadi pusat pengelolaan kebijakan dan program-program inovatif, beberapa program yang diharapkan akan dilaksanakan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, mencakup edukasi kesehatan reproduksi, pemberdayaan Perempuan, serta perlindungan dan haka nak.

    Serta masyarakat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan dapat lebih merasakan dampak positif dari berbagai program pemberdayaan dan perlindungan yang akan dilaksanakan, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkualitas.(Restu/Adv)

  • Banjarbaru Terima Hasil Laporan Kepatuhan Anggaran

    Banjarbaru Terima Hasil Laporan Kepatuhan Anggaran

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Pemkot dan DPRD Banjarbaru terima hasil Pemeriksaan Kinerja Kepatuhan Anggaran tahun 2022-2023 oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel yang diterima langsung oleh Wakil Walikota Wartono dan Ketua DPRD Fadliansyah di Kantor BPK RI pada Jumat (05/01/24).

    Selain Pemkot Banjarbaru turut hadir menerima hasil pemeriksaan yaitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin, Kab. Banjar, Kab. Balangan, dan Bank Kalsel.

    Pemeriksaan Kinerja maupun PDTT(Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu) merupakan amanat yang dilaksanakan oleh BPK RI guna memeriksa kinerja hingga kepatuhan agar kegiatan setiap pemerintah daerah digunakan dengan efektif dan efisien.
BPK RI melaksanakan peran bernegara dalam memeriksa kinerja pemerintah daerah yang notabene menggunakan keuangan dari negara.

    baca Juga : Bank Kalsel Bersama Pemko Banjarbaru Salurkan Bantuan untuk Haul Guru Sekumpul Ke-19

    Baca Juga : Rakor Awal Tahun 2024, Pemerintah Kota Banjarbaru Garcep Menyusun Langkah-Langkah Strategis Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan.

    Pemkot dan DPRD kota Banjarbaru dalam kesempatan ini terima laporan hasil pemeriksaan kepatuhan anggaran 2022-2023 yang diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan.

    Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Rahmadi serahkan 6 Laporan Hasil Pemeriksaan pada kesempatan kali ini.
2 Laporan Tujuan Tertentu, dan 4 Laporan Kepatuhan anggaran.
    Dalam Laporan tersebut juga terisi opini dan rekomendasi kepada setiap daerah agar dapat meningkatkan kinerjanya di kemudian hari.

    “semoga kita semua terus dapat berkolaborasi dan bekerjasama dalam melaksanakan amanat negara, untuk melaksanakan pemerintahan yang akuntabel dan bertanggung jawab.” tutupnya. (Restu/Adv)

  • Rakor Awal Tahun 2024, Pemerintah Kota Banjarbaru Garcep Menyusun Langkah-Langkah Strategis Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan.

    Rakor Awal Tahun 2024, Pemerintah Kota Banjarbaru Garcep Menyusun Langkah-Langkah Strategis Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan.

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Diawal tahun 2024 Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan SKPD se-Kota Banjarbaru, dalam upaya untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi, bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Selasa (02/01/2024).

    Pertemuan ini untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan, serta memastikan efesiensi dalam pelaksanaan program dan kebijakan Pemerintah Kota Banjarbaru seperti, pengumpulan bahan dan penyusunan laporan yang menjadi kewajiban Pemerintah Daerah, progress laporan dan capaian SPM pada Triwulan IV oleh SKPD pengampu SPM.

    Selanjutnya, persiapan penyambutan jamaah haul Guru Sekumpul oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, dan persiapan pelaksanaan Pemilu Legislatif oleh SKPD terkait.
    Dalam hal ini, Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, mudah-mudahan pada tahun 2024 kegiatan yang belum terlaksana bisa dilaksanakan seperti di PTSP ada PR untuk Mall Pelayanan Publik Digital.

    Baca Juga : Berlangsung Seru dan Meriah, FYP STSJ Yamaha Digelar di SMAN 2 Banjarbaru

    Baca Juga :  Cek Jadwal Keberangkatan Bus Gratis Haul Guru Sekumpul Rute Banjarmasin-Banjarbaru (PP)

    “Mudah-mudahan ini bisa direalisasikan ditahun 2024, untuk itu segera berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Diskominfo untuk merealisasikan Mall Pelayanan Publik Digital ini agar mempermudahkan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

    Lanjut Aditya, kita juga masih ada PR terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 14.000 titik. Tidak hanya itu lahan pemakanan juga perlu diatur agar tertata lebih bagus lagi, aksesnya juga mudah dan kalo perlu dibangunkan musala. Sementara untuk Program RT Mandiri pada tahun 2023 paling banyak mendapat bantuan didaerah hulu, tahun 2024 ini dirinya meminta agar cari pokmas yang berada ditengah-tengah antara hulu dan hilir.

    “Kemaren banyak yang melaksanakan bioflok, ternak kambing dan lain-lain. kedepan kita cari pokmas untuk pengolahannya, seperti ikan diolah jadi abon, kerupuk dan sebagainya untuk menjadi nilai tambah dan berkelanjutan. Setelah itu baru kita fokus dihilir untuk penjualannya,” ujarnya.

    Tentunya, Rakor Pimpinan SKPD yang dilaksanakan setiap setiap awal bulan merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa setiap SKPD berperan secara optimal, dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. (Restu/Adv)

  • Aditya Mufti Ariffin Pimpin Upacara Pelantikan 232 Pejabat Kota Banjarbaru: Komitmen Baru untuk Pelayanan Unggul

    Aditya Mufti Ariffin Pimpin Upacara Pelantikan 232 Pejabat Kota Banjarbaru: Komitmen Baru untuk Pelayanan Unggul

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Bertempat di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru, telah dilaksanakan upacara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan bagi pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Upacara ini dihadiri dan dilantik langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, Jumat (29/12/2023).

    Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi dan komitmen para pejabat yang baru dilantik. Beliau mengingatkan bahwa pelantikan kali ini merupakan momen bersejarah bagi Tatanan Pemerintah Kota Banjarbaru, yaitu Pelantikan sebanyak 232 pejabat.

    “Ini merupakan bentuk dari perubahan nomenklatur birokrasi pemerintahan kita, perubahan di hadirkan untuk lebih mengoptimalkan kinerja dan juga pelayanan masyarakat, mengikuti perkembangan zaman, dan memastikan setiap elemen pemerintahan mempunyai peran yang sesuai dan efektif,” ucapnya.

    Baca Juga : Penuh Dengan Ornamen Sejarah Tugu 0 Kilometer Ibu Kota Banjarbaru Diresmikan

    Baca Juga : Peringati Hari Menanam Pohon, Banjarbaru Tanam 1000 Pohon

    Upacara pelantikan ini merupakan momen penting dalam memperkuat struktur organisasi pemerintahan di Kota Banjarbaru. Para pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Banjarbaru untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.

    Seluruh peserta upacara kemudian mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan yang dipimpin oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin. Prosesi ini menandai komitmen para pejabat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas, keadilan, dan profesionalisme.
    Pemerintah Kota Banjarbaru berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, serta bekerja sama dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

    “Kami berharap agar setiap pejabat yang dilantik hari ini dapat menjalan tugasnya dengan penuh integritas, penuh kerja keras, penuh inovasi, serta dapat bersinergi antar instansi. Harus menjadi penyemangat untuk semua, serta tercapainya kemajuan dan kesejahteraan Kota Banjarbaru,” tutupnya.(Adv/Restu)

  • Tutup Akhir Tahun, Walikota Banjarbaru Resmikan Titik Nol Kilometer Sebagai Ikon Kalsel

    Tutup Akhir Tahun, Walikota Banjarbaru Resmikan Titik Nol Kilometer Sebagai Ikon Kalsel

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Tugu Titik Nol Kilometer Kota Banjarbaru kini telah rampung, Walikota Banjarbaru H.M. Aditya Mufti Arifin resmikan ikon baru Banjarbaru dengan turut disaksikan oleh sejumlah saksi Sejarah, Jumat (29/12/2023) malam.

    Tugu Titik Nol Kilometer ini pun menjadi sejarah penanda titik pusat geografis di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Tugu Titik Nol Kolometer ini juga menjadi simbol baru kebanggan masyarakat idaman dan merupakan hasil kerja keras Pemerinta Kota Banjarbaru untuk memajukan infrastruktur Kota.

    Berdiri diatas tanah seluas 327 meter persegi, Tugu Titik Nol Kilometer Kota Banjarbaru terdapat ornamen yang menggambarkan perjalanan Banjarbaru. Serta replika daun Bangkal, pintu lorong waktu menggambarkan Sejarah perjalanan Banjarbaru.

    “Tugu Titik Nol Kilometer ini tarikan dari Banjarbaru dan menjadi titik Sejarah Banjarbaru berdiri.,” ucap Aditya.

    Baca Juga : Penuh Dengan Ornamen Sejarah Tugu 0 Kilometer Ibu Kota Banjarbaru Diresmikan

    Baca Juga : Peringati Hari Menanam Pohon, Banjarbaru Tanam 1000 Pohon

    Aditya melanjutkan, Tugu Titik Nol Kilometer memiliki ornamen yang menggambarkan Sejarah Banjarbaru yang mana diharapkan menjadi pengingat untuk generasi muda di Kota Banjarbaru. Sebab, Banjarbaru tidak hanya sebagai tempat tinggal namun sejarah perjalanannya perlu diketahui.

    “Tugu Titik Nol Kilometer ini juga merupakan bentuk terima kasih atas jasa pada pendiri, sehingga Banjarbaru bisa seperti sekarang ini. Kita juga berharap agar masyarakat menjaga dan merawat Tugu Titik Nol Kilometer ini,” ujarnya.

    Di Tugu Titik Nol Kilometer ini terdapat sebuah plakat yang bertuliskan “Wabul Sawi” yang merupakan akronim dari Wani Baidabul yakni “Sanggup Menggawi”. Tulisan tersebut istilah Banjar untuk digunakan karena memiliki makna khusus.

    Tentunya Tugu Titik Nol Kilometer Kota Banjarbaru menjadi daya tarik baru bagi wisatawan dan pengunjung yang ingin merasakan momen bersejarah.

    Dengan peresmian ini menandakan Kota Banjarbaru akan terus bergerak maju dengan keyakinan bahwa Tugu Titik Nol Kilometer bukan hanya titik kumpul secara geografis, tetapi juga titik kumpul semangat dan tekad untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik. (Adv/Restu)