Kategori: Pemko Banjarbaru

  • Kejayaan Lingkungan, Kota Banjarbaru Merayakan Piala Adipura Ke-10 dengan Kebanggaan.

    Kejayaan Lingkungan, Kota Banjarbaru Merayakan Piala Adipura Ke-10 dengan Kebanggaan.

    BANJARBARU, Klikkalsel.com– Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan kembali mendapatkan Piala Adipura, sekaligus memperoleh penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK) RI, di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (05/03/2024) kemaren.

    Keberhasilan kemenangan besar dengan meraihnya penghargaan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar arak-arakan Piala Adipura dari Kecamatan Cempaka dan berakhir syukuran di Lapangan Doktor Murdjani Banjarbaru, Jumat (08/03/2024).

    Walau perayaan ini dihiasi dengan hujan yang deras tidak meyurutkan para petugas kebersihan, pertamanan dan persampahan, serta masyarakat Kota Banjarbaru merayakannya dengan penuh semangat.

    Piala Adipura yang ke-10 kategori Kota Sedang ini merupakan pengakuan tertinggi dalam bidang kebersihan lingkungan yang diberikan kepada Banjarbaru.

    Baca Juga : Membangun Karakter Positif Remaja Banjarbaru Melalui Pesantren Ramadan

    Baca Juga : Rencana Pembangunan Kota Banjarbaru Tahun 2025

    Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin usai menggelar syukuran ini menyampaikan, tidak hanya mendapatkan Piala Adipura saja, Pemerintah Kota Banjarbaru juga mendapat sebuah plakat kebersihan tematik yakni Pasar Bauntung pengelolaan sampah terbaik.

    “Dalam tiga tahun ini Kota Banjarbaru sudah mendapat dua kali menaikkan gajih petugas kebersihan, pertamanan dan persampahan. Mudah-mudahan dengan adanya piala adipura yang berturut-turut ini, bisa menjadi vitamin penyemangat bagi para petugas. Dan tentunya untuk kesejahteraannya Insya Allah akan kita tingkatkan lagi ditahun yang akan datang,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru Sirajoni mengatakan, untuk meraih Piala Adipura yang ke-10 tentunya usaha yang tidak mudah. Namun perlunya memberikan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dan lingkungan dengan baik.

    “Capaian Adipura juga karena komitmen Pemerintah dalam pengelolaan sampah dan lingkungan. Keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama antara Pemerintah dan masyarakat Kota Banjarbaru,” ucapnya.

    Penghargaan Piala Adipura yang ke-10 ini bukan hanya merupakan penghormatan bagi Kota Banjarbaru semata, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju lingkungan yang lebih bersih, hijau dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.(Restu/Adv)

  • Pemko Banjarbaru Tambah 3 Unit Armada Damkar

    Pemko Banjarbaru Tambah 3 Unit Armada Damkar

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru lakukan penambahan tiga unit armada mobil pemadam kebakaran (Damkar) blangwir.

    Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin menjelaskan, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini menambahkan armada pemadam kebakaran berkapasitas besar.

    “Tahun ini kita akan menambah lagi tiga buah armada pemadam kebakaran dengan kapasitas besar agar semua tersuplai dalam rangka mendukung kinerja dari Damkar,” ujarnya, Selasa (5/3/2024).

    Untuk diketahui, pada 2023 lalu, Pemko Banjarbaru juga melakukan penambahan dua unit armada Damkar untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Ibu Kota Provinsi selama beberapa bulan.

    “Tahun kemaren kita ada penambahan mobil rescue pemadam kebakaran juga, yang mana kinerja BPBD juga ikut terbantu untuk penanganan Karhutla tahun kemarin,” terangnya.

    Baca Juga : Wali Kota Aditya bersama Istri Kompak Dukung Dekranasda Banjarbaru di INACRAFT 2024

    Baca Juga : Pencanangan MKJP Implan 1 Batang Menuju Akses Kesehatan Reproduksi Yang Lebih Baik Di Kota Banjarbaru

    Selain itu, Ovie (sapaan akrab) berharap dengan ditambahnya armada ini, baik musibah maupun bencana di Kota Banjarbaru dapat diminimalisir.

    “Semoga dengan ditambahnya armada ini, segala musibah bencana di Kota Banjarbaru bisa diminimalisir,” harap Ovie.

    Ditempat berbeda, Kepala UPTD Damkar Banjarbaru, Syafrullah menjelaskan, penambahan armada yang baru ini berkapasitas besar, dari 8000 liter, 4000 liter dan 3500 liter.

    “InsyaAllah dalam beberapa waktu akan dilakukan pemberian dan proses pelelangannya segala macam,” tuntas dia. (Mada Al Madani).

    Editor: Abadi

  • Juara Lagi! Banjarbaru Kembali Raih Piala Adipura

    Juara Lagi! Banjarbaru Kembali Raih Piala Adipura

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin berhasil mempertahankan Piala Adipura untuk Kota Banjarbaru kategori Kota sedang. Bahkan, sang Wali Kota juga sekaligus membawa pulang plakat penghargaan Pasar Terbaik.

    Kedua penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh Wapres RI KH. Ma’aruf Amin kepada Wali Kota Aditya dan didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (05/03/2024).

    Wali Kota Aditya mengungkapkan rasa syukur dan bangganya kepada semua pihak yang telah mendukung Kota Banjarbaru kembali meraih Piala Adipura.

    “Alhamdulillah Banjarbaru mempertahankan Piala Adipura, kita juga mendapatkan plakat pengelolaan pasar dengan pengelolaan sampah terpadu terbaik. Mudah-mudahan ini jadi vitamin, jadi penyemangat diseluruh jajaran pegawai dan pekerja kebersihan Kota Banjarbaru,” katanya.

    Baca Juga : Festival Salikur Banjarbaru 1445H, Dewan Juri Mulai Susuri Kampung

    Baca Juga : Membangun Karakter Positif Remaja Banjarbaru Melalui Pesantren Ramadan

    Wali Kota yang akrab disapa Ovie ini menambahkan, kedepan dirinya menargetkan Kota Banjarbaru meraih piala Adipura Kencana.

    “Target kedepannya semoga kita bisa mendapatkan piala Adipura Kencana,” imbuhnya.

    Sementara itu, Wakil Presiden RI, KH. Ma’aruf Amin menyampaikan, melalui Piala Adipura ini dirinya berharap dapat mewujudkan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan.

    “Kedepan saya ingin Pemda terus berusaha berinovasi sehingga mampu menyesuaikan pengelolaan sampah dengan dinamika zaman,” tuturnya.

    Orang nomor 2 di Indonesia ini juga menuturkan, melalui Adipura ini terjadi peningkatan komitmen dan kontribusi pemda tentang pengelolaan sampah.

    “Saya ucapkan selamat kepada kepala daerah penerima penghargaan Adipura, saya harapkan bisa membangkitkan semangat dan upaya konkrit dilapangan untuk mengatasi sampah. Sehingga pengelolaan sampah di Indonesia bisa menjadi yang terbaik di Asia bahkan Dunia,” tutupnya.(Restu/Adv)

  • Gelar Kontes Kambing, Upaya Banjarbaru Menjadi Pusat Ternak Unggulan

    Gelar Kontes Kambing, Upaya Banjarbaru Menjadi Pusat Ternak Unggulan

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Pemerintah Kota Baanjarbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), menyelenggarakan Kontes Ternak Kambing se-Kalimantan dalam rangka memperebutkan Piala Wali Kota Banjarbaru dengan tema “Meningkatkan Konsumsi Daging untuk Mencegah Stunting”. Kontes ini berlangsung di Jalan Abadi III, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin.

    Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, secara resmi membuka kontes kambing tersebut pada Sabtu pagi (02/03/2024), yang mana Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Banjarbaru yang ke-25.

    Dengan adanya kontes kambing ini, Aditya ingin Kota Banjarbaru dapat menjadi daerah penyedia ternak, terutama di wilayah Kalimantan Selatan, mengingat permintaan terus meningkat setiap tahunnya.

    Baca Juga Membangun Karakter Positif Remaja Banjarbaru Melalui Pesantren Ramadan

    Baca Juga Hasil Riset LSPP Pilwali Banjarmasin 2024, Mukhyar Mendapatkan Responden Terbanyak

    Melalui kontes ini juga diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan populasi dan produksi ternak, serta mendapatkan bibit ternak kambing yang berkualitas.

    “Banjarbaru didorong menjadi daerah penyedia ternak kambing, tahun 2023 ada sekitar 13 ribu kambing yang masuk ke Kota Banjarbaru. Itu artinya kesempatan yang baik, untuk pelaku usaha berusaha dibidang peternakan, terutama kambing,” jelasnya.

    Tambahnya, ia juga berharap kontes ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh semua pihak untuk meningkatkan potensi peternakan di Kota Banjarbaru, sehingga dapat berperan dalam kemajuan ekonomi masyarakat.

    “Walau lahan sedikit bisa dikelola dengan baik, agar menghasilkan ternak dengan kualitas terbaik. Potensinya sangat baik dan sangat besar untuk kemajuan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

    Sementara itu Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Abu Yazid Bustami mengatakan, program RT Mandiri yang merupakan salah satu program andalan dari Wali Kota Banjarbaru, telah mencapai kesuksesan yang signifikan. Program tersebut dapat menjadi simbol atau ikon bagi keberhasilan sektor peternakan di Kota Banjarbaru.

    “Program RT Mandiri yang menjadi program unggulan Wali Kota Banjarbaru sangat berhasil dan diharapkan bisa menjadi ikon peternakan di Banjarbabru,” katanya.

    Pada kontes tahun ini, terdapat ratusan kambing yang terdaftar sebagai peserta, berasal tidak hanya dari Banjarbaru, tetapi juga dari seluruh Kalimantan. Mereka bersaing untuk memperebutkan hadiah dengan total Rp 37 juta, dengan tujuh kategori lomba yang dapat diikuti oleh peserta, dengan lima nominasi juara yang diperebutkan. (Restu/Adv)

  • Berhasil Mengelola Dan Mengembangkan Zakat Terbaik, Wali Kota Aditya Raih Penghargaan Baznas Award 2024.

    Berhasil Mengelola Dan Mengembangkan Zakat Terbaik, Wali Kota Aditya Raih Penghargaan Baznas Award 2024.

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Ketua Baznas RI KH. Noor Ahmad telah memberikan secara langsung atas penghargaan Baznas Award 2024, kepada Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (29/02/2024).

    Perhargaan yang didapat ini merupakan bentuk keberhasilan Wali Kota Aditya dalam mengelola dan mengembangkan zakat terbaik di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, yakni apresiasi tinggi dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia.

    Dalam sambutannya Presiden RI Joko Widodo yang melalui Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, capaian zakat saat ini sangat baik. Sebab telah mendorong fasilitas Kesehatan, pendidikan, ekonomi.

    “Baznas Award telah menjadi bagian dari apresiasi bagi insan yang berprestasi. Mudah-mudahan BAZNAS Award 2024 tidak hanya menjadi sebuah rutinitas, melainkan juga momen berharga yang mendapatkan apresiasi dan motivasi bagi semua yang telah memberikan kontribusi pemberikan zakat, infak, sodakah untuk masyarakat,” ucapnya.

    Saat pemberian penghargaan tingkat Nasional ini, selain Wali Kota Banjarbaru bersama pula 15 Gubernur, 24 Wali Kota dan secara keseluruhan ada 58 Bupati se-Indonesia.

    “Alhamdulillah, saya ucapkan terimakasih kepada Baznas dan semua pihak yang telah membantu dan peduli terhadap zakat di Kota Banjarbaru. Semoga kedepannya pengelolaan zakat di Kota Banjarbaru bisa lebih baik lagi,” ucapnya Wali Kota Aditya.

    Lanjut Aditya, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk para pelaku usaha yang ada di Kota Idaman agar saling berbagi, dan berbuat kebaikan lewat pengumpulan zakat.

    “Insya Allah, zakat yang kita kumpulkan di Banjarbaru dikelola dan distribusikan dengan baik oleh Baznas. Disalurkan kepada penerima manfaat (mustahik) yang benar-benar membutuhkan. Inilah peran kita untuk meningkatkan dan kepercayaan masyarakat dalam pengumpulan zakat,” tuturnya.

    Diinformasikan, Baznas telah mengumpulkan sebanyak Rp33 triliun dari para muzaki se-Indonesia, ditargetkan pada tahun 2024 akan mengumpulkan Rp41 triliun. Total sebanyak 450 ribu warga Indonesia telah dientaskan dari garis kemiskinan, yakni bantuan dari Baznas telah bergerak cepat hingga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan dan kemajuan ekonomi. (Restu/Adv)

  • Said Abdullah Inginkan RKPD Tahun 2025 Tidak Hanya Kegiatan Rutinitas Saja, Namun Dapat Menyelesaikan Permasalahan Banjarbaru.

    Said Abdullah Inginkan RKPD Tahun 2025 Tidak Hanya Kegiatan Rutinitas Saja, Namun Dapat Menyelesaikan Permasalahan Banjarbaru.

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H. Said Abdullah memimpin Forum Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Banjarbaru Tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Lt. 03 BAPPERIDA, Kamis (29/02/2024).

    Terselenggaranya forum ini merupakan menyampaikan capaian pembangunan, permasalahan dan isu strategis. Serta prioritas dan arah kebijakan Pemerintah Kota Banjarbaru tahun 2025, yang akan dibahas bersama-sama dengan kepala perangkat daerah dan para pemangku kepentingan.

    Pertemuan ini juga merupakan ingin mendengarkan beragam masukan, aspirasi serta kebutuhan masyarakat yang akan menjadi landasan dalam penyusunan RKPD Kota Banjarbaru Tahun 2025.

    H. Said Abdullah dalam kesempatan ini menyampaikan, semua Standar Pelayanan Minimal (SPM) itu harus dipastikan masuk dalam draf, setelah itu dari para SKPD maupun dari yang hadir pada hari ini dipersilahkan berikan saran-sarannya. Sehingga nanti akan dibahas dalam pertemuan berikutnya draf final RKPD.

    “Selanjutnya nanti akan ada forum SKPD yang dimana sudah menjadi rencana. Jadi apabila tahapan ini diikuti terus InsyaAllah semua permasalahan baik terkait dari kerangka anggaran akan kita selesaikan,” ucapnya.

    Lanjut Said, dirinya menginginkan RKPD Tahun 2025 bukan kegiatan rutinitas saja. Tetapi kegiatan yang menyelesaikan permasalahan Banjarbaru.

    “Apa permasalahan Kota Banjarbaru selesaikan. Apakah itu banjir, macet, disabilitas, kekumuhan dan sebagainya, anggarkan semua dan buat aturannya sehingga kita bukan hanya berkegiatan namun menyelesaikan masalah. Tidak hanya tentang pembelanjaan anggaran namun juga tentang regulasi,” tuntasnya. (Restu/Adv)

  • Wali Kota Aditya bersama Istri Kompak Dukung Dekranasda Banjarbaru di INACRAFT 2024

    Wali Kota Aditya bersama Istri Kompak Dukung Dekranasda Banjarbaru di INACRAFT 2024

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, bersama istri yang juga sebagai Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Hj. Vivi Mar’i Zubedi, datang langsung untuk memberikan dukungan kepada Dekranasda Kota Banjarbaru yang mengikuti event The 24nd Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/02/2024).

    Berbagai hasil kerajinan unggulan UMKM Banjarbaru dipamerkan di event Nasional yang dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki.

    “Yang kita pamerkan diantaranya ada kerajinan kayu ulin, ada rotan, ada Bhanjaru Bags yaitu tas rajut yang termasuk penjualan terbaik ke 3 di Singapura,” kata Aditya.

    Lebih lanjut, ia bersama istri berkomitmen kuat memajukan UMKM untuk meningkatkan perekonomian di Kota Banjarbaru.

    “Yang jelas kami ingin memajukan UMKM, saya berharap Kota Banjarbaru bisa lebih terkenal, pasarnya lebih terbuka, standarisasinya juga lebih meningkat,” imbuhnya.

    Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sri Lailana menjelaskan,
Event INACRAFT ini merupakan sarana promosi yang baik untuk industri kerajinan di Banjarbaru.

    “Event ini kita ikuti untuk bisa dikenal luas tidak hanya Nasional tapi juga Internasional, karena tamu yang berkunjung dari banyak negara, selain itu disini kita bisa melihat kerajinan dari daerah lain untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi agar bisa menjadi lebih baik,” tutupnya. (Restu/Adv)

  • Pencanangan MKJP Implan 1 Batang Menuju Akses Kesehatan Reproduksi Yang Lebih Baik Di Kota Banjarbaru

    Pencanangan MKJP Implan 1 Batang Menuju Akses Kesehatan Reproduksi Yang Lebih Baik Di Kota Banjarbaru

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Kota Banjarbaru memasuki era baru dalam layanan kesehatan reproduksi dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Implan 1 Batang, Pencanangan ini menandai komitmen kuat Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memberikan akses motode kontrasepsi modern bagi masyarakat.

    Kegiatan pencanangan MKJP Implan 1 Batang ini dilaksanakan bertempat di Balai Penyuluh KB, Jl. Palam Raya, Senin (26/02/2024). Yang dimana kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan capaian indikator sasaran Program KB.

    MKJP Implan 1 Batang merupakan solusi inovatif yang ditawarkan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga, serta Kesehatan reproduksi di kalangan Perempuan. Dalam upaya mengurangi angka kelahiran yang tidak direncanakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, langkah ini dianggap sangat strategis.

    Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin usai meresmikan pencanangan ini mengatakan, dengan metode KB 1 Batang ini mudah-mudahan masyarakat antusias melalui gerakan ini, sehingga kita bisa menekan angka pertumbuhan penduduk di Kota Banjarbaru.

    “Pada hakikatnya selain mengurangi jumlah penduduk, masyarakat juga lebih fokus untuk mensejahterakan dua anak saja,” ucapnya.

    Lanjut Aditya, pertumbuhan penduduk di Kota Banjarbaru tinggi dikarenakan migrasi, sebab menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Namun untuk pertumbuhan karena kelahiran tidak begitu tinggi di Banjarbaru.

    “Jenis kontrasepsi ini memiliki keefektifan untuk mempercepat penurunan angka kelahiran, serta dalam rangka pemakaian efektif dan aman dalam jangka waktu yang lama. Disisi lain kasih sayang dan kebutuhan finansial untuk anak bisa lebih dimaksimalkan,” ujarnya.

    MJKP Implan 1 Batang menawarkan metode kontrasepsi yang efektif, praktis dan relatife terjangkau bagi perempuan yang ingin merencanakan keluarga. Untuk itu, Pemerintah Kota Banjarbaru akan terus menggelar berbagai program edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga.

    Masyarakat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan akan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (Restu/Adv)

  •  Aditya: Pembangunan Dan Pelayanan Yang Baik Adalah Yang Dapat Menyelesaikan Permasalahan

     Aditya: Pembangunan Dan Pelayanan Yang Baik Adalah Yang Dapat Menyelesaikan Permasalahan

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan seluruh Camat dan Lurah se Kota Banjarbaru, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cempaka, Jumat (23/02/2024).

    Rakor ini bertujuan untuk membahas program pembangunan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan juga membahas upaya menangani penyebaran nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Dalam Rakor yang dipimpin oleh Walikota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, serta dihadiri oleh Kepala Dinas PMPTSP Banjarbaru, Bambang Supriyanto dan para pejabat terkait lainnya, disoroti beberapa agenda penting terkait masalah demam berdarah, dan pentingnya sosialisasi Aplikasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital.

    Aditya berharap di tahun 2024 ini sudah harus melaksanakan Mal Pelayanan Gigital. Dia mengatakan jangan sampai aplikasinya terbangun, datanya terisi, tetapi sosialisasinya tidak tersampaikan. Dengan begitu ketika sudah mengerti, paham, maka setiap kelurahan akan mengadakan acara sosialisasi Aplikasi ini.

    “Jadi dimanapun berada, kapanpun waktunya, masyarakat bisa mengakses pelayanan di Kota Banjarbaru. Tidak perlu lagi datang ke mal pelayanan publik, cukup di rumah, buka handphone, dan bisa mengakses pelayanan-pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik,” ujarnya

    Sebelum Rapat Koordinasi ini, Aditya juga menyempatkan waktu untuk Peninjauan Moment Pencegahan dan Pengendalian DBD melalui Gerakan Serentak Banjarbaru Sapu dan Punahkan Jentik (GERTAK BAPUPUTIK) DBD di SDN 3 Cempaka Kota Banjarbaru.

    Dikarenakan hampir 260 kasus demam berdarah di Kota Banjarbaru. Dan ada satu anak umur 3 tahun yang meninggal walaupun sebenarnya ada penyerta penyakit lainnya.

    “Nah ini menjadi sorotan, menjadi perhatian semua, agar GERTAK BAPUPUTIK tidak hanya seremonial saja. Jadi ulun minta camat, lurah menjadwalkan untuk gotong royong, kita membersihkan sampah, membersihkan botol, ember, kaleng yang ada di lingkungan yang memungkinkan menjadi genaman air. Walaupun sedikit, tetapi memungkinkan menjadi sarang nyamuk” kata Aditya.

    Kembali Aditya menyampaikan bahwa pembangunan pelayanan yang baik adalah pembangunan atau pelayanan yang menyelesaikan permasalahan. Bukan yang meninggalkan masalah. Tapi bagaimana menyelesaikan permasalahan-permasalahan sehingga semua bisa selesai. Ketika ada masalah, selesaikan, reda, lalu kita bisa mengerjakan PR-PR yang lain lagi. (Adv/Restu)

  • Terpilihnya Duta Genre Banjarbaru, Aditya Harapkan Mereka Jadi Role Model Bagi Remaja di Banjarbaru

    Terpilihnya Duta Genre Banjarbaru, Aditya Harapkan Mereka Jadi Role Model Bagi Remaja di Banjarbaru

    BANJARBARU, Klikkalsel.com – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru mengusung langkah baru bagi Kota Banjarbaru dalam hal pengendalian penduduk melalui pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana). Bertempat di Mess L Kota Banjarbaru digelar Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana Kota Banjarbaru Tahun 2024, pada Jumat, (22/02/2024).

    Pemilihan Duta Genre Kota Banjarbaru ini telah melalui berbagai seleksi yang awalnya diikuti oleh 43 orang, hingga terdapat 8 finalis yang berhasil lolos hingga grand final. Yang pada akhirnya akan terpilih satu pasang Duta Genre yang akan menjadi wajah dari generasi berencana.

    Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru Ir. Pupsa Kencana mengatakan bahwa pemilihan Duta Genre ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Kota Banjarbaru dan memiliki harapan besar akan peran duta genre dalam pelaksanaan program keluarga berencana.

    Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin yang membuka secara langsung acara tersebut juga menuturkan bahwa Duta Genre akan menjadi figur teladan yang dapat memberi motivasi serta wawasan kepada generasi muda tentang keluarga yang berencana. lalu Aditya pun berharap agar Duta Genre dapat berperan aktif dalam pemberian edukasi kepada para pemuda di Kota Banjarbaru.

    “Duta genre ini kita harapkan mampu memberikan sosialisasi serta memberikan edukasi dan menjadi role model bagi generasi muda. Generasi berencana ini jangan sampai hanya seremonial saja, harus ikut aktif disetiap kegiatan, seperti tema yang diambil maka harus terlibat dalam mengentaskan masalah stunting dan kemiskinan di Kota Banjarbaru,” ucapnya.

    Setelah para finalis memaparkan visi dan programnya, mereka juga menerima pertanyaan acak dari dewan juri tentang keluarga berencana sampai pencegahan stunting. Akhirnya terpilihlah M. Osmar Zaidan A. W. dan Adira Alisyaban Z. sebagai Duta Genre Kota Banjarbaru. (Restu/Adv)