Kategori: Pemkab Kotabaru

  • BPS se Kalsel Kunjungi Kotabaru dan Melihat Desa Cantik di Tirawan

    BPS se Kalsel Kunjungi Kotabaru dan Melihat Desa Cantik di Tirawan

    KOTABARU, klikkalsel.com – Pemerinrah Kabupaten Kotabaru menyambut baik kedatangan Kepala BPS se Kalimatan Selatan (Kalsel) dalam rangka kegiatan Internalisasi 2023 dan UHH Hasil Survei Produk 2020-LF, Rabu (13/12/2023).

    Kegiatan Internalisasi IPM 2023 dan UHH Hasil SP2020-LF dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Minggu Basuki mewakili Sekretaris Daerah Kotabaru yang berlangusng di Oproom Setda Kotabaru yang dihadiri Kepala BPS dan BPS Se-Provinsi Kalimantan Selatan kurang lebih 80 orang.

    Minggu Basuki menjelaskan, selain menghadiri kegiatan tersebut, rombongan BPS se Kalsel juga melakukan kunjugan ke Desa Cantik yang ada di wilayah Kecamatan Pulau Laut Sigam.

    Baca Juga Mendulang 33 Emas di Ajang Taekwondo Tanah Laut Cup 2023, Atlet Kotabaru Rajai Cabor Taekwondo

    Baca Juga MUI Kotabaru Gelar Dialog Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah Menuju Pemilu Damai

    “Rombongan BPS juga mengunjungi program Desa Cantik di Desa Tirawan, yaitu merupakan program desa tercantik, terbaik se Kalsel pada tahun 2023, dan diharapkan dari rombongan BPS yang berkunjung dapat melaksanakan Studitiru dalam rangka program kegiatan yang telah bagus dan terbaik,” jelasnya.

    Selain itu juga, rombongan BPS se Kalsel diajak menikmati wisata yang ada, dengan harapan dapat meningkatkan pengunjung dari wisatawan luar.

    “Rombongan BPS se Kalsel juga akan diajak berwisata ke Mamake dan pada sore harinya ke Bapake serta beberapa objek wisata yang ada di Kotabaru dengan harapan melalui kegiatan seperti ini dapat mendorong wisatawan datang ke Kotabaru,” ungkapnya.

    Perlu diketahui, Desa Cantik adalah program Desa Cinta Statistik yang diharapkan dapat menguatkan optalimalisasi penyediaan, penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga intervensi dan perencanaan pembangunan di desa/kelurahan semakin tepat sasaran.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Mendulang 33 Emas di Ajang Taekwondo Tanah Laut Cup 2023, Atlet Kotabaru Rajai Cabor Taekwondo

    Mendulang 33 Emas di Ajang Taekwondo Tanah Laut Cup 2023, Atlet Kotabaru Rajai Cabor Taekwondo

    KOTABARU, Klikkalsel.com – Ajang Taekwondo Tanah Laut Cup se-Kalimantan Selatan Tahun 2023 usai dilaksanakan, Tim Taekwondo asal Kotabaru berhasil keluar menjadari pemenang dengan medali terbanyak.

    Ajang yang dihelat pada 8-10 desember ini merupakan rangkaian memperingati Hari Jadi Tanah Laut (Tala) ke-58 tahun.

    Atlet Kotabaru meraih juara umum 1 se-Kalsel dengan perolehan 33 emas, 14 perak dan 4 perunggu dengan kategori mulai dari kelas Kadet, Junior dan Senior. Di ajang ini tim Taekwondo Kabupaten Kotabaru menurunkan 55 atlet.

    Diantaranya The Best Player Senior Putra Kyorugi, The Best Player Junior Putri Kyorugi, The Best Player Kadet Poomsae Putra, The Best Player Kadet Poomsae Putri, dan The Best Player Junior Poomsae Putra, The Best Player Junior Poomsae Putri serta The Best Pelatih se-Kalsel. Dan disusul Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Tanah Laut sebagai tuan rumah berada di posisi ketiga.

    Baca Juga Pemkab Kotabaru Sambut Kehadiran Danlantamal XIII dengan Ramah Tamah

    Baca Juga MUI Kotabaru Gelar Dialog Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah Menuju Pemilu Damai

    Pelatih Taekwondo Kotabaru Tahta Syam’Utama, merasa senang atas raihan medali Emas, Perak, dan Perunggu, juga dalam keikut sertaannya dapat berpartisipasi mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru melalui Taekwondo.

    “Dengan mengikuti kegiatan ini, saya berharap kualitas permainan para atlet taekwondo Kotabaru dapat meningkat, sehingga nantinya bisa lebih baik lagi. Serta juara yang kami raih ini sebagai pelecut agar terus semangat dan berprestasi mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru,” ucapnya Syam.

    “Semoga atlet Taekwondo Kalsel bisa mempertahankan juara umum yang sudah diraih selama 13 tahun berturut turut se-Kalsel/Kalimantan, semakin berkembang dan maju, makin solid dan rajin lagi latihannya, serta tetap menjaga kerukunan dan kerjasama tim,” tambahnya.

    Karena Taekwondo salah satu Cabor unggulan Syam’Utama juga berharap kepada salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Kotabaru dapat menjadi ayah angkat, dukungan bantuan dari Perusahaan, sponsor tetap.

    Siapa pun, dengan memiliki ayah angkat maka dapat mengirimkan atlet latihan ke luar Kalsel atau mendatangkan pelatih dari luar, dapat bantuan peralatan latihan yg memadai, punya gedung latihan sendiri, serta selalu didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

    “Tidak lupa juga, kami ucapkan terima kasih banyak kepada ketua KONI dan Bupati Kotabaru serta orang tua atlet yang selalu mendukung kegiatan kami Pengkab Taekwondo Kabupaten Kotabaru,” ucap Tahta Syam’utama.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Pemkab Kotabaru Sambut Kehadiran Danlantamal XIII dengan Ramah Tamah

    Pemkab Kotabaru Sambut Kehadiran Danlantamal XIII dengan Ramah Tamah

    KOTABARU, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggelar ramah tamah sekaligus silaturahmi dengan Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Deni Herman,ST,M.AP,M.Tr.Opsla,CHRMP,CFrA, beserta jajarannya di Kediaman Bupati Kotabaru, Senin (11/12/2023).

    Dalam hal ini Sekretaris Daerah Said Akhmad mengucapkan selamat datang kepada Danlantamal XIII di Bumi Saijaan. Ia menyampaikan, Kotabaru berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur juga sebagai daerah penyangga IKN agar bisa di akomodir percepatan pembangunan sehingga dapat mengambil kebijakan.

    Kehadiran Lanal Kotabaru, pemerintah daerah merasa akan terbantu dan mengharapkan sinergitas tetap terjalin.

    Baca Juga : Disdikbud Kotabaru Gelar Gebyar Sekolah Penggerak Angkatan II

    Baca Juga : Angkat Citra Daerah, Kotabaru Bakal Hadirkan One Night Saijaan di Taman Mini Indonsia Indah Jakarta

    Dikesempatan tersebut Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Deni Herman menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Kotabaru, Sayed Jafar atas sambutan yang diberikan.

    “Kita mengetahui Kalimantan Selatan khusunya Kotabaru mempunyai banyak potensi yang dapat kita kelola secara baik dan maksimal. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Deni Herman.

    Ia juga menyampaikan, diperlukan suatu kondisi yang harmonis antara seluruh komponen baik itu Pemerintah, TNI/Polri dan masyarkat.

    “Melalui kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antara pemerintah dan Forkopimda serta masyarakat khususnya Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.

    Terakhir Deny Herman menyampaikan, akan melangkah dengan niat baik menuju situasi yang aman dan kondusif dalam menyambut pesta demokrasi tahun 2024, serta ciptakan kerukunan antar suku, adat istiadat dan bertukar pikiran untuk membentuk ide atau gagasan baru guna menjadikan provinsi kalimantan selatan yang maju, damai dan sejahtera.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Disdikbud Kotabaru Gelar Gebyar Sekolah Penggerak Angkatan II

    Disdikbud Kotabaru Gelar Gebyar Sekolah Penggerak Angkatan II

    KOTABARU, klikkalsel.com – Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kotabaru, menggelar Gebyar Sekolah Penggerak Angkatan II tahun 2023 di Siring Laut, Jumat (08/12/2023).

    Dalam mewujudkan implementasi merdeka belajar melalui hasil karya peserta didik dan pendidik dalam bingkai visi misi sekolah penggerak ini, dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kamirudin.

    Peserta terdiri dari 8 TK, 12 SD dan 4 SMP itu, berasal dari beberapa kecamatan yaitu Pulau Laut Utara, Pulau Laut Sigam, Pulau Laut Tengah, Pulau Laut Barat, Kelumpang Selatan, Kelumpang Utara, Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, Pamukan Selatan dan Hampang.

    Guna memeriahkan kegiatan ini juga disajikan stand sekolah penggerak dengan tema berbeda beda sesuai kearifan lokal masing-masing diantaranya promosi makanan khas, kerajinan serta penampilan pentas seni.

    Baca Juga MUI Kotabaru Gelar Dialog Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah Menuju Pemilu Damai

    Baca Juga Buka Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, Ini Pesan Wabup Kotabaru Bang Arul

    Sekolah penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter untuk membentuk SDM yang unggul.

    Staf Ahli bidang ekonomi dan keuangan Kamirudin mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung terselenggaranya acara Gebyar Sekolah Penggerak angkatan 2 pada hari ini.

    Seperti diketahui, program sekolah penggerak adalah katalis mewujudkan visi pendidikan indonesia yang maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila.

    Dengan tujuan untuk mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistik dan baik dari aspek kompetensi kognetif maupun non kognetif.

    “Generasi muda tidak cukup hanya memperkuat pengetahuan tetapi juga memperkuat keterampilan dan sikap, tidak hanya mengejar ijazah tapi juga kompetensi,” beber Kamirudin.

    Dia berharap, sekolah penggerak ini bisa berkembang di Kabupaten Kotabaru, bahkan di seluruh sekolah se kabupaten kotabaru harus menjadi sekolah penggerak, tandasnya.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • MUI Kotabaru Gelar Dialog Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah Menuju Pemilu Damai

    MUI Kotabaru Gelar Dialog Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah Menuju Pemilu Damai

    KOTABARU, klikkalsel.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotabaru menggelar dialog penguatan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah menuju Pemilu dan Pilkada Damai 2024.

    Dialog yang berlangsung di Oproom Setda Kotabaru, dihadiri
    Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Minggu Basuki, mewakili Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, Minggu (10/12/2023).

    Sebagaimana diketahui dihadiri Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan sesama muslim, sedangkan Ukhuwah Wathaniyah yaitu persaudaraan sesama anak bangsa.

    Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan deklarasi Damai Pemilu dan Pilkada 2024 bersama seluruh perwakilan elemen masyarakat di halaman Kantor Bupati Kotabaru.

    Amanat Bupati Kotabaru, Sayed Jafar yang disampaikan Minggu Basuki, bahwa deklarasi damai menyambut Pemilu dan Pilkada 2024 ini diharapkan tidak berhenti secara seremonial semata, tetapi harus dimaknai secara seksama untuk kemudian ditindak lanjuti dalam perilaku bersama, sehingga nantinya dalam pelaksanaan pesta demokrasi, tidak terdapat hal-hal yang menciderai demokrasi itu sendiri.

    “Kegiatan ini merupakan salah satu momentum yang penting dalam rangkaian proses tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kotabaru,” ucapnya.

    Baca Juga Angkat Citra Daerah, Kotabaru Bakal Hadirkan One Night Saijaan di Taman Mini Indonsia Indah Jakarta

    Baca Juga Angkat Citra Daerah, Kotabaru Bakal Hadirkan One Night Saijaan di Taman Mini Indonsia Indah Jakarta

    Selain itu juga diharapkan peran tokoh agama sangat penting dalam mencegah terjadinya perpecahan dalam kontestasi politik, karena peran tokoh agama sangat strategis dalam membentuk opini masyarakat, atau pun pendapat umum yang sehat.

    Dengan harapan dapat memberikan panduan kepada masyarakat terkait Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah agar perbedaan pilihan dalam Pemilu, tidak melahirkan konfilk dan perpecahan.

    “Saya berharap, MUI selaku organisasi islam terbesar bisa memberikan rasa aman terhadap masyarakat dengan memberikan pencerahan atau pembelajaran politik yang sehat dan beretika,” ujarnya.

    Panitia pelaksana, Bahrianor, melaporkan kegiatan ini berdasarkan program MUI Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kotabaru yang termaktub dalam 7 program prioritas Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI.

    Oleh karena itu, MUI Kabupaten Kotabaru melaksanakan kegiatan Dialog ini bertujuan untuk bersama-sama memperkuat terjalinnya Ukhuwah Islamiyah, khususnya di tahun politik 2024 mendatang.

    Selanjutnya panitia menghadirkan narasumber kegiatan pada sesi I tentang Ukhuwah Islamiyah oleh Ketua MUI Kalsel, KH. Husin Nafarin, Lc, MA, dan materi Penguatan Ukhuwah Islamiyah dalam rangka pemilu damai tahun 2024, oleh Wakil Ketua MUI Kalsel, Prof. DR. KH. Hafidz Ansyari, MA.

    Sedangkan sesi II tentang Kesatuan Bangsa dan Politik dari Kesbangpol Kotabaru, serta Pengamanan Pemilu dari Polres Kotabaru, yang diikuti 130 peserta dari MUI Kalsel 8 orang, MUI Kotabaru 25 orang, Camat se-Kotabaru 22 orang, Tokoh Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu 12 orang, FKUB 1 orang, Ka. KUA se-Kotabaru 22 orang, Tokoh Pemuda dan Masyarakat 13 orang, PD Muhammadiyah Kotabaru 1 orang, PCNU Kotabaru 1 orang, Mahasiswa Perguruan Tinggi di Kotabaru 3 orang, dan Tokoh MUI se-Kecamatan Kotabaru 22 orang.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Angkat Citra Daerah, Kotabaru Bakal Hadirkan One Night Saijaan di Taman Mini Indonsia Indah Jakarta

    Angkat Citra Daerah, Kotabaru Bakal Hadirkan One Night Saijaan di Taman Mini Indonsia Indah Jakarta

    KOTABARU, klikkalsel.com – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru bakal menggelar One Night Saijaan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 9 sampai 10 Desember 2023.

    Plt Kepala Disparpora Kabupaten Kotabaru melalui Kabid Event dan Pertunjukkan Rudi Nugraha mengatakan, dalam One Night Saijaan itu akan mengangkat tajuk “Bakunjangan ke Kampung Laut” dalam rangka gelar seni budaya dan pariwisata yang menggambarkan Kabupaten Kotabaru.

    “Alhamdulillah kita mendapat antusias dan respon positif, karena kegiatan tersebut Insyallah akan mampu mengangkat citra daerah Kotabaru, citra pariwisata, citra seni budaya dan juga citra potensi-potensi lainnya di Kotabaru,” ungkap Rudi Nugraha.

    Melalui event tersebut kata dia, akan digelar secara continue dengan menampilkan pameran Ekraf, Welcome Dinner untuk mengenalkan potensi pariwisata seni budaya, serta menampilkan kesenian dengan membawa warga Bajau Rampa asli dengan titi talinya, musik alahay, tarian tombak dan Japin Anak 8.

    Baca Juga : Buka Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, Ini Pesan Wabup Kotabaru Bang Arul

    Baca Juga : Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Kalsel, Wabup Kotabaru Saksikan Langsung Arahan Jokowi

    Selain itu, One Night Saijaan merupakan terobosan dalam mempromosikan Kabupaten Kotabaru yang menawarkan berbagai aspek kepada para Investor yang hadir dalam event kegiatan tersebut.

    “Alhamdulillah, Kabupaten Kotabaru yang pertama melaksanakan paket pergelaran di Taman Mini Indonesia Indah setelah Covid-19. Artinya kita punya terobosan baru dalam berbagai hal, baik itu dari aspek promosi pariwisatanya, pelestarian seni budaya,” terang Rudi Nugraha.

    “Kami juga mengundang secara khusus kedutaan besar yang ada di Jakarta. Momentum Ini merupakan suatu kebanggan dan menambah semangat kita dalam memperkenalkan daerah Kotabaru, sekaligus membuka peluang Investasi-investasi apa saja yang kita punya,” sambungnya.

    Dia berharap, melalui kegiatan ini citra nama Kotabaru makin terangkat baik ditingkat nasional maupun internasional.

    “Kita harapkan tentu saja nama Kotabaru lebih menasional dan mendunia lagi. Kita tidak bicara satu, tapi bicara banyak tentang potensi Kotabaru, bagaimana kita bisa mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke Kotabaru serta mengenalkan peluang investasi kepada para pengusaha agar berinvestasi ke Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.

    Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Anjungan Kalimantan Selatan bersama Management Taman Mini Indonesia Indah dengan mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, para Kedutaan Besar, seluruh Kepala Anjungan Se-Indonesia, seluruh Badan Perwakilan Se-Indonesia, termasuk KKB (Kerukunan Keluarga Banjar ) dan Komunitas Keluarga Kotabaru yang ada di Jakarta.

    Perhelatan yang digelar Taman Mini Indonesia Indah, karena Taman Mini Indonesia adalah sentral dari pengembangan seni budaya di Indonesia dan juga sentral promosi destinasi pariwisata di Indonesia.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Buka Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, Ini Pesan Wabup Kotabaru Bang Arul

    Buka Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, Ini Pesan Wabup Kotabaru Bang Arul

    KOTABARU, klikkalsel.com – Wakil Bupati Kotabaru, Andi Rudi Latif, membuka sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kotabaru, Rabu (06/12/23).

    Sosialisasi dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi Sedunia 2023 dengan tema ‘Sinergi Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju’, turut menyimak pemaparan dari Kejari Kotabaru, Ketua PN Kotabaru dan Kapolres Kotabaru, tentang pengendalian, pencegahan dan aspek hukum sesuai kewenangannya masing-masing.

    Wakil Bupati Kotabaru, Andi Rudi Latif menekankan aspek integrasi melalui 5 prinsip utama yaitu, niat, kesederhanaan, keteguhan, keberanian dan konsisten atau disingkat NK4.

    Dijelaskannya, niat adalah awal dan tujuan dari perbuatan kita. Segala sesuatu harus diawali dengan niat. Dia mengajak untuk meluruskan niat, karena apa yang kita lakukan itulah yang akan kita tuai.

    Selanjutnya, ujar Bang Arul, sapaan akrab Wakil Bupati Kotabaru, kesederhanaan, dengan berprilaku hidup sesuai dengan kondisi sesungguhnya. Kemudian keteguhan dan keberanian, menjadikan prinsip sebagai landasan utama diri, sehingga tidak akan mudah tergoyahkan dan berani melawan pengaruh korupsi.

    Terakhir adalah konsisten. Dengan konsisten atau istiqamah, apapun amanah yang diemban dengan segala permasalahannya, pasti ada solusi yang terbaik.

    Karena upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan membuat peraturan perundang-undangan saja, namun yang lebih penting adalah membangun mental orang-orang yang dapat memberantas korupsi itu sendiri, tegas Bang Arul.

    Baca Juga : Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Kalsel, Wabup Kotabaru Saksikan Langsung Arahan Jokowi

    Baca Juga : Percepat Rencana Revitalisasi Pasar Kemakmuran, Wakil Bupati Kotabaru Sambangi Ditjen Cipta Karya Kemen PUPR

    Lanjutnya, salah satu upaya pencegahan korupsi dan gratifikasi yang telah dilakukan pemerintah sendiri adalah dengan memberlakukan aplikasi elektronik berbasis online pada semua layanan publik, mulai dari musrenbang, perencanaan anggaran, pelaksanaan, sampai pertanggungjawaban.

    Dia berharap, sosialisasi ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi merupakan komitmen untuk menjadikan satu institusi yang memiliki tata kelola pemerintah yang baik.

    “Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan peserta akan dapat memperoleh informasi yang komprehensif mengenai anti korupsi, sehingga mampu menjadi landasan untuk dapat meningkatkan integritas dan bersinergi untuk bersama melawan korupsi,” pungkas Andi Rudi Latif.

    Kepala Inspektorat Kotabaru selaku leading sektor kegiatan, Ahmad Fitriadi Fazriannoor, menambahkan, korupsi merupakan suatu tindakan merusak, menghancurkan dengan tujuan kepentingan pribadi atau orang lain.

    Penyuapan pemerasan gratifikasi hingga penyalahgunaan wewenang kerap terjadi dari pusat maupun daerah. Merekalah yang menggerogoti dan menghambat pembangunan.

    Lanjut Fitriadi, dari penilaian integritas oleh KPK tahun 2021-2022, indeks nasional indonesia pada posisi rentan korupsi dan masih menjadi tantangan bersama dalam beberapa dekade mendatang.

    KPK berkolaborasi melalui program pencegahan terintegrasi difokuskan pada pembangunan sistem dan tata kelola pemerintahan dengan tujuan mencegah potensi dan resiko tindak pidana korupsi dengan beberapa indikator khususnya di daerah.

    Area indikator tersebut diantaranya, Perencanaan Penganggaran APBD,
    Pelaksanaan Barang dan Jasa, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset dan Tatakelola Dana Desa.

    KPK menargetkan 80 persen untuk Kabupaten Kotabaru pada area indikator tersebut. Saat ini, Kotabaru baru mencapai indikator 53 persen dan Kalsel sendiri berada pada level 58 persen.

    “Dengan dicapainya indikator itu, Diharapkan kita sudah bisa memanajemen resiko mencegah Tipikor dari dalam. Jadi masih banyak PR kita bersama,” beber Fitriadi.

    Saat ini sambungnya, melalui upaya APIP, jumlah dugaan korupsi yang ditangani tahun 2022 sebanyak 13 kasus dan tahun 2023 ini menurun sebanyak 11 kasus. Audit ini dilakukan dengan pemeriksaan khusus dan tujuan tertentu atas dasar aduan masyarakat dan permintaan aparat penegak hukum.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Festival Teluk Tamiang 2023 Sukses Dilakanakan, Siap Jadi Objek Wisata Mendunia

    Festival Teluk Tamiang 2023 Sukses Dilakanakan, Siap Jadi Objek Wisata Mendunia

    KOTABARU, klikkalsel.com – Parade Ikan Bakar sepanjang pesisir pantai pasir putih, dimeriahkan penampilan artis KDI dan LIDA, di rangkai upacara adat Mappanretasi, menambah kemeriahan Festival Teluk Tamiang 2023, di Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar, Kotabaru, Minggu (03/12/23).

    Festival Teluk Tamiang tahun 2023 adalah salah satu event tahunan pariwisata yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru selama dua hari, sejak 2 hingga 3 Desember 2023, menggambarkan pesona kekayaan dan keunikan Bumi Saijaan di mata dunia.

    Objek wisata Teluk Tamiyang yang disebut Bali-nya Kotabaru sesuai dengan keindahan alamnya ini, telah tersebar diberbagai penjuru platform informasi di seluruh wilayah nusantara agar mendunia, sehingga wisatawan luar dapat berkunjung ke Kotabaru.

    Plt Disparpora Kotabaru, Risa Ahyani menyampaikan hal ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Kotabaru, Sayed Jafar yang telah menetapkan pariwisata sebagai landasan membangun daerah.

    Baca Juga : Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Kalsel, Wabup Kotabaru Saksikan Langsung Arahan Jokowi

    Baca Juga : Percepat Rencana Revitalisasi Pasar Kemakmuran, Wakil Bupati Kotabaru Sambangi Ditjen Cipta Karya Kemen PUPR

    “Bupati Kotabaru telah menetapkan pariwisata sebagai visi misi utama dalam pemerintahan daerah. Dengan adanya IKN di Kalimantan Timur, memberi berdampak besar pada jumlah kunjungan wisatawan ke Kotabaru,” ujarnya.

    Selain itu kata dia, Bupati Kotabaru juga berpesan kepada semua pihak, ‘Tolong viral kan acara ini , festival Teluk Tamiyang melalui sosmed’, sehingga masyarakat luas dapat tahu bahwa kita memiliki beragam festival dalam kalender wisata Kotabaru.

    Ditambahkannya, tujuan festival ini, agar masyarakat Teluk Tamiang dan sekitarnya dapat merayakan dan menghormati nilai-nilai budaya mereka sambil menginspirasi generasi muda dalam mendorong semangat kreatifitas dan melestarikan budaya lokal.

    Festival Teluk Tamiang ini juga akan menjadi wahana kolaborasi antara generasi muda dan generasi yang lebih tua dengan menghubungkan pengetahuan tradisional dan ide segar sehingga warisan budaya tetap relevan dan terus berkembang.

    Festival Teluk Tamiyang diawali dengan pesta laut atau pesta pantai atau lebih di kenal dengan Mappanretasi. Upacara adat ini dilakukan dengan melarungkan berbagai macam makanan atau sesajen di laut, sebagai bentuk rasa syukur nelayan lokal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil laut yang melimpah dan sudah berlangsung secara turun temurun.

    Sementara Camat Tanjung Selayar, Bahrudin memaparkan, parade Bakar Ikan sepanjang kurang lebih 200 meter dengan 10 ribu ikan ini, hasil kerjasama antara Disparpora dengan nelayan setempat.

    “Semoga festival ini bisa terus berlanjut ketahun depan dengan lebih meriah lagi, sehingga memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Juga sebagai lampu hijau, kedepan nelayan kita pun siap menjadi penyuplai ikan di IKN,” pungkas Camat.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Kalsel, Wabup Kotabaru Saksikan Langsung Arahan Jokowi

    Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Kalsel, Wabup Kotabaru Saksikan Langsung Arahan Jokowi

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Wakil Bupati Kotabaru, Andi Rudi Latif menghadiri pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023 Serta menyaksikan langsung Arahan Presiden Joko Widodo, secara hybrid, di Aula Pangeran Antasari Lantai 6, Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalsel Banjarmasin, (29/11/23).

    Kegiatan ertemuan tahunan Bank Indonesia ini diselenggarakan oleh seluruh satuan kerja Bank Indonesia serentak baik di pusat maupun di daerah, dengan mengambil tema, “Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Nasional”.

    Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Bimo Epyanto mengatakan, ada dua tujuan utama pertemuan ini yaitu memaparkan pandangan BI Kalsel mengenai perkembangan perekonomian terkini dan arah kebijakan strategis yang akan ditempuh Bank Indonesia ke depan.

    Kedua sebagai wahana apresiasi kepada seluruh stakeholders dan mitra strategis yang telah bersinergi dan bahu-membahu dalam mendukung pelaksanaan peran dan fungsi Bank Indonesia, khususnya di daerah.

    Bimo berharap, apa yang dipaparkan nanti dapat menjadi acuan bagi pemangku kebijakan dalam proses perumusan maupun pengambilan keputusan dan kebijakan pembangunan ekonomi dan keuangan di Kalimantan Selatan.

    Baca Juga Di Era Digital, OJK Nilai Perkembangan Bank Kalsel Makin Membaik

    Baca Juga Kinerja Terbaik di Wilayah Kalimantan, Presiden Jokowi Beri Penghargaan Anugerah TPID Kepada Gubernur Kalsel

    “Selain itu, kami juga berharap agar sinergi dan kerjasama yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini, dapat terus kita jaga demi mengakselerasi pertumbuhan perekonomian Kalimantan Selatan yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.

    Sedangkan dalam arahannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, disampaikan Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Hj. Suparmi, mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang berada di Kalimantan Timur, merupakan peluang yang sungguh luar biasa bagi Kalsel untuk menjadi gerbang dan mitra IKN.

    “Oleh karena itu, cita-cita kita menjadikan Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Ibu Kota Nusantara perlu disiapkan sejak sekarang. Baik dari sisi produktivitas dan ketahanan pangan, kualitas sumber daya manusia, teknologi digital, adaptasi ekonomi hijau, hingga kelancaran distribusi,” urainya.

    Suparmi menggambarkan produktivitas bidang ketahanan pangan melalui inovasi budidaya pertanian. “Salah satu inovasi yang bisa kita perluas dan terapkan di seluruh daerah Kalsel adalah padi apung. Karena, inovasi padi apung cocok diterapkan di lahan rawa, sesuai dengan karakteristik lahan di Bumi Banua,” sambungnya.

    Menyongsong tahun 2024, lanjut Suparmi, tantangan ke depan justru tidak akan lebih mudah. Di tingkat global, kita dihadapkan pada ekonomi global yang kian terfragmentasi sehingga meningkatkan risiko ketidakpastian. Selain itu, di tingkat nasional, kita juga dihadapkan pada pesta demokrasi yang berpotensi memberikan ketidakpastian bagi dunia usaha.

    “Melalui sinergi dan koordinasi yang telah terjalin dengan erat selama ini, mesti kita jaga bahkan perkuat lagi. Dengan sinergi, insyaAllah kita optimis bisa memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi Bumi Banua,” pungkasnya.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Sekda Kotabaru Buka Workshop SDGs/TPB

    Sekda Kotabaru Buka Workshop SDGs/TPB

    KOTABARU, klikkalsel.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru H. Said Akhmad, membuka kegiatan workshop pelaksanaan Sustainble Development Goals (SDGs) dan Aplikasi Siap TPB di Oproom Setda Kotabaru, Rabu (29/11/2023)

    Said Akhmad, menjelaskan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) / Sustainable Development Goals (SDGs) adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan.

    “Pembangunan yang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang menjamin keadilan dan tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya,” ungkap Sekda Kotabaru.

    Baca Juga Percepat Rencana Revitalisasi Pasar Kemakmuran, Wakil Bupati Kotabaru Sambangi Ditjen Cipta Karya Kemen PUPR

    Baca Juga Diskominfo Kotabaru Sosialisasikan Indeks Keamanan Informasi Berbasis Elektronik

    Sustainable Development Goals merupakan Komitmen global untuk mensejahterakan masyarakat yang mencakup 17 tujuan yaitu tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidilan berkualitas, hingga penanganan iklim serta perdamaian.

    Selain itu Said Akhmad juga menambahkan, workshop pelaksanaan Sustainable Development Goals dan Aplilasi Siap TPB Kabupaten Kotabaru adalah kolaborasi instansi, masyarakat dan stakeholder lainnya.

    “Kita perlu melakukan updating data program yang merupakan capaian indikator tujuan pembangunan berkelanjutan,” Tambahnya.

    Selain itu, Sekretaris Daerah Kotabaru juga menghimbau, agar seluruh yang hadir dalam ruangan ini dapat saling bahu membahu untuk bekerjasama dalam mewujudkan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru.

    Workshop SDGs dan TPB di Kabupaten Kotabaru ini juga diisi dengan narasumber dari BAPPEDA Provinsi Kalimantan Selatan yang diikuti Kepala Bappeda Kotabaru dan Tim Penyusun Rencana Aksi Daerah SDGs Kabupaten Kotabaru.(adv/restu)

    Editor : Amran