Kategori: Advertorial

  • Terima Keluhan, Komisi III Sidak Jembatan Pulau Bromo

    Terima Keluhan, Komisi III Sidak Jembatan Pulau Bromo

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kondisi turunan yang terlalu curam di Jembatan Pulau Bromo kembali menuai keluhan. Sebab, kerap memicu pengendara kehilangan kendali hingga berujung kecelakaan, terutama saat hujan mengguyur dan permukaan jalan menjadi licin.

    Salah satu warga, Halim mengatakan, persoalan turunan jembatan tersebut, sudah lama dikeluhkan masyarakat, karena dianggap membahayakan pengguna jalan.

    “Turunannya terlalu curam, banyak pengendara yang sering hilang kendali saat lewat di sini, apalagi ketika hujan. Jalan jadi licin dan motor sulit dikendalikan,” ujarnya.

    Menurut, hampir setiap waktu ada saja, pengendara yang kesulitan saat melintasi turunan jembatan tersebut. Warga pun berharap pemerintah, segera mengambil langkah konkret sebelum memakan korban lebih banyak.

    Keluhan masyarakat itu akhirnya, mendapat perhatian serius dari Komisi III DPRD Banjarmasin. Kamis (7/5/2026), rombongan wakil rakyat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, guna melihat langsung kondisi turunan jembatan yang dikeluhkan warga.

    Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar mengatakan, sidak dilakukan setelah pihaknya menerima banyak laporan terkait kecelakaan di kawasan tersebut.

    “Kami menerima banyak laporan warga mengenai kecelakaan di turunan Jembatan Pulau Bromo. Setelah dilihat langsung, memang kondisi turunannya cukup curam dan membahayakan pengendara,” ujarnya di sela kunjungan.

    Sidak tersebut juga diikuti sejumlah anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, di antaranya Hari Kartono, Rian Zulfikar, H Makmur, Nurrahman, Jamiah, Taufik dan Rayhan Hananto.

    Ridho menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan pihaknya, ialah berkoordinasi dengan Dinas PUPR serta instansi terkait untuk segera menambah rambu-rambu peringatan di sekitar area turunan jembatan.

    “Rambu-rambu akan ditambah beberapa meter sebelum turunan supaya pengendara lebih berhati-hati saat melintas,” kata politisi Golkar tersebut.

    Tak hanya itu, Komisi III DPRD juga berencana memanggil Dinas PUPR bersama konsultan perencana awal proyek, dalam rapat dengar pendapat (RDP). DPRD ingin meminta peninjauan ulang, terhadap desain jembatan, agar lebih aman bagi masyarakat.

    Selain pemasangan rambu peringatan, DPRD juga mengusulkan pemasangan ban pengaman di titik rawan kecelakaan, guna meminimalkan risiko benturan keras, jika terjadi insiden di area turunan jembatan.

    “Selain rambu, kita juga usulkan pemasangan ban pengaman di titik rawan kecelakaan untuk mengurangi dampak benturan jika terjadi kecelakaan,” pungkas Ridho. (farid)

    Editor : Amran

  • Momen Hardiknas, 18 Kantor Cabang Serentak Gelar Bank Kalsel Mengajar

    Momen Hardiknas, 18 Kantor Cabang Serentak Gelar Bank Kalsel Mengajar

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar, memanfaatkan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di 2026, Bank Kalsel secara serentak oleh 18 Kantor Cabang Bank Kalsel, menggelar program “Bank Kalsel Mengajar”.

    Program yang sudah terlaksana ini, berlangsung pada 4 hingga 13 Mei 2026 dengan menyasar sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK sederajat di wilayah kerja masing-masing cabang.

    Melalui kegiatan tersebut, pimpinan cabang Bank Kalsel akan hadir langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan sejak dini, pentingnya budaya menabung, serta pengenalan layanan perbankan secara edukatif dan interaktif.

    Dilain Waktu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, program ini menjadi salah satu langkah nyata Bank Kalsel dalam membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus meningkatkan pemahaman keuangan di lingkungan pelajar.

    “Melalui program ini, Bank Kalsel ingin hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan serta memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini. Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan pelajar secara berkelanjutan,” ujar Fachrudin.

    Adapun bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain, edukasi literasi keuangan, pengenalan produk dan layanan perbankan, seperti tabungan pelajar dan digital banking, sesi tanya jawab interaktif, games edukatif, hingga pembagian souvenir edukatif kepada peserta.

    Diharapkan, melalui program “Bank Kalsel Mengajar” kedepannya, dapat mendukung program inklusi keuangan nasional, meningkatkan awareness generasi muda terhadap pentingnya layanan keuangan formal, serta memperkuat citra perusahaan sebagai bank daerah yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda. (adv/klik)

    Editor : Akhmad

  • Operasional BRC Rumah Pilah Sampah Basirih Belum Optimal

    Operasional BRC Rumah Pilah Sampah Basirih Belum Optimal

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin HM Ridho menilai belum operasional Banjarmasin Recycling Center (BRC) di Rumah Pilah Sampah Basirih optimalnya. Penilaian itu diberikan usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Kamis (7/5/2026).

    Pun begitu, ia menyebut, fasilitas pengolahan sampah yang tersedia sebenarnya sudah cukup memadai. Namun, pemanfaatannya dinilai masih jauh dari maksimal, baik dari sisi operasional mesin maupun tenaga kerja.

    Saat peninjauan berlangsung, terlihat hanya dua mesin pemilah sampah yang beroperasi, sementara satu mesin lainnya masih dalam tahap perbaikan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kapasitas pengolahan sampah harian.

    “Kita melihat ada dua mesin yang standby hari ini, cuma satu masih dalam perbaikan. Kapasitas yang disampaikan sekitar 10 ton per hari. Kita berharap ini bisa lebih dari itu,” ujar Ridho kepada awak media usai meninjau BRC Basirih.

    Menurutnya, apabila seluruh mesin dan sistem kerja dapat difungsikan secara optimal, kapasitas pengolahan sampah di BRC berpotensi meningkat hingga 20 sampai 30 ton per hari. Peningkatan kapasitas tersebut dianggap penting untuk membantu mengurangi persoalan penumpukan dan polusi sampah di Kota Banjarmasin.

    Ridho menegaskan, persoalan utama di BRC bukan hanya soal fasilitas, melainkan efektivitas pengelolaan yang masih perlu dibenahi secara serius.

    “Kalau melihat di sini, sebenarnya sudah cukup bagus. Hanya saja memang belum benar-benar maksimal dalam bekerja untuk memilah sampah. Posisi pekerja juga belum maksimal, alat juga belum maksimal,” katanya.

    Komisi III DPRD, lanjut Ridho, dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin guna mencari solusi konkret terhadap persoalan pengelolaan sampah di BRC. Salah satu opsi yang akan dibahas ialah penambahan alat dan teknologi pemilahan.

    “Nantinya kami Komisi III akan berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup bagaimana mencari solusi, termasuk kemungkinan membeli alat baru agar kapasitas pemilahan di sini bisa bertambah,” tegasnya.

    Ia juga meminta jajaran direksi dan pengelola BRC dapat memaksimalkan fasilitas yang sudah tersedia, termasuk menyusun langkah teknis agar pengolahan sampah berjalan lebih efektif.

    “Kita berharap pengelola bisa menyampaikan kiat-kiatnya, bagaimana agar ini bisa berjalan lebih maksimal dan persoalan sampah di kota bisa terbantu melalui BRC ini,” pungkasnya.

    Sementara itu, Direktur Utama PT PALD Banjarmasin Endani, mengapresiasi kunjungan Komisi III DPRD yang turun langsung melihat kondisi operasional di lapangan.

    Menurutnya, perhatian dari DPRD sangat dibutuhkan agar pengelolaan BRC dapat berjalan optimal dan berkembang menjadi pusat pengolahan sampah utama di Kota Banjarmasin.

    “Harapannya tempat ini bisa menjadi destinasi utama pengolahan sampah. Bahkan kalau memungkinkan, fasilitas seperti ini juga bisa tersedia di setiap kecamatan,” ujarnya.

    Endani mengungkapkan, pihaknya selama ini telah beberapa kali berdiskusi dengan DLH terkait kebutuhan peningkatan kapasitas operasional BRC. Sebab, pengelolaan fasilitas tersebut berada di bawah kewenangan DLH.

    Ia menilai, kebutuhan mendesak saat ini adalah penambahan sumber daya manusia (SDM), teknologi, dan mesin pemilah sampah agar volume pengolahan bisa meningkat signifikan.

    “Kapasitas gudang ini idealnya ditambah minimal dua mesin lagi, sehingga total menjadi empat mesin yang bekerja secara simultan, seiring dengan penambahan tenaga kerja. Saat ini ada sekitar 20 pekerja dengan dua mesin, dan itu masih bisa ditingkatkan lagi,” tandasnya. (farid)

    Editor : Akhmad

  • Pemkab Tanbu Dukung Penguatan SDM dan Investasi pada Pelantikan Pengurus IKA UII Kalsel

    Pemkab Tanbu Dukung Penguatan SDM dan Investasi pada Pelantikan Pengurus IKA UII Kalsel

    BATULICIN, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM), literasi digital, serta pengembangan investasi daerah melalui kehadiran dalam pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia Kalimantan Selatan (IKA UII Kalsel) periode 2026–2031, di Banjarmasin, Selasa (5/5/2026).

    Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Administrasi Umum, M. Yamani mengatakan kehadiran Pemkab Tanbu menjadi bagian dari dukungan terhadap sinergi antaralumni perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

    “Pemkab Tanah Bumbu mendukung penuh kepengurusan IKA UII Kalsel 2026–2031 yang berfokus pada penguatan SDM dan investasi, khususnya bagi generasi muda. Dukungan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk meningkatkan kualitas serta akses pendidikan dan pelatihan, demi terwujudnya SDM yang kompeten, berkarakter, dan berlandaskan iman serta takwa,” ujar Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.

    Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin, mengatakan bahwa Universitas Islam Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Indonesia telah melahirkan banyak alumni berprestasi yang tersebar di seluruh nusantara, termasuk di Kalimantan Selatan.

    Keberadaan IKA UII dinilai sebagai modal sosial strategis yang mampu menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

    “IKA UII diharapkan menjadi wadah untuk merawat persaudaraan alumni sekaligus berperan aktif dalam kemajuan Kalimantan Selatan,” ujar Sekda membacakan sambutan Gubernur H. Muhidin.

    Baca Juga : Pemkab Tanbu Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027 dan Safari Ramadan di Dua Kecamatan Sekaligus

    Baca Juga : Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Public Speaking untuk Tingkatkan Kualitas SDM Kader dan Petugas DP3P2KB

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menekankan bahwa alumni Universitas Islam Indonesia harus mampu menjaga keseimbangan antara nilai intelektual, spiritual, serta kontribusi nyata di masyarakat.

    “Alumni diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi, termasuk penguatan UMKM,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua IKA UII Kalsel terlantik, Widya Aisyah Sahla Karsayuda, menegaskan bahwa kepengurusan periode ini akan fokus pada edukasi digitalisasi dan investasi, khususnya bagi generasi muda.

    Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat kerja untuk merumuskan program strategis, termasuk kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

    Sebagai rangkaian kegiatan, pelantikan juga diisi dengan seminar nasional bertema digitalisasi dan investasi cerdas yang menghadirkan narasumber dari sektor keuangan.

    Program ini menargetkan generasi muda atau Gen Z agar lebih memahami investasi yang aman, sekaligus menghindari praktik penipuan atau investasi ilegal yang marak terjadi.(adv/rini)

  • BI Kotabaru Gelar Bakti Sosial KB dan Imunisasi, Peringati HUT ke-75

    BI Kotabaru Gelar Bakti Sosial KB dan Imunisasi, Peringati HUT ke-75

    KOTABARU, klikkalsel.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sekaligus International Day of the Midwife (IDM) 2026, IBI Cabang Kabupaten Kotabaru menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Rabu (6/5/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan di TPMB Hj. Bidan Dahlia ini mengacu pada surat Pengurus Pusat IBI Periode 2023–2028 Nomor 3303/PPIBI/II/2026 tentang edaran teknis pelaksanaan bakti sosial, serta surat Pengurus Daerah IBI terkait pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak dan imunisasi.

    Bakti sosial tersebut meliputi pelayanan pemasangan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan dan IUD (spiral), serta pelayanan imunisasi dasar bagi anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak serta program keluarga berencana.

    Ketua IBI Cabang Kotabaru, Yuli Eka Yanti, A.Md.Keb mengatakan, kegiatan ini difokuskan pada pelayanan KB gratis bagi masyarakat.

    Baca Juga : Pemkab Kotabaru Hadiri Pengukuhan Pengurus DWP Kotabaru Periode 2024–2029

    Baca Juga : Pemkab Kotabaru Kukuhkan 69 Pengurus Karang Taruna Periode 2025–2030

    “Tujuan utama kami adalah melaksanakan KB serentak secara gratis. Harapannya masyarakat bisa memilih metode kontrasepsi jangka panjang seperti MKJP, sekaligus anak-anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala DPPPAPPKB Kotabaru, Sri Sulistiyani, M.PH menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bagian dari HUT IBI, tetapi juga rangkaian peringatan Hari Jadi Kotabaru ke-76.
    “Melalui MKJP, akseptor KB bisa menunda kehamilan selama 3 hingga 8 tahun, sehingga dapat lebih optimal dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga menuju kesejahteraan,” jelasnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak menambahkan, program MKJP sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu dan mengatur jarak kehamilan. Ia juga menekankan pentingnya imunisasi bagi anak.
    “Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak melewatkan imunisasi dasar. Ini penting untuk mencegah penyakit dan memastikan generasi Indonesia ke depan tumbuh sehat,” katanya.

    Melalui kegiatan ini, IBI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta memperkuat peran bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar di Indonesia.(adv/restu)

  • 104 Siswa SMA Negeri 2 Paringin Dikukuhkan Dan Dilepas

    104 Siswa SMA Negeri 2 Paringin Dikukuhkan Dan Dilepas

    BALANGAN, klikkalsel.com – 104 pelajar SMA Negeri 2 Paringin (SMANDUPA) angkatan ke-13, tahun ajaran 2025/2026 melaksanakan prosesi pengukuhan dan pelepasan, di halaman SMANDUPA, Kecamatan Paringin Paringin, Rabu (6/5/2026).

    Sebelum mengikuti prosesi pengukuhan dan perpisahan kegiatan ini juga dirangkai dengan prosesi bapinta ampun dan membasuh kaki orang tua prosesi sakral sebagai simbol bakti, penghormatan, dan permohonan doa restu. Tradisi ini melambangkan pengakuan atas pengorbanan orang tua, penghapusan kesalahan, serta harapan untuk kesuksesan anak di jenjang pendidikan berikutnya.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan Abiji, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Paringin, Rasidinurahmad, para wali murid dan tamu undangan lainnya.

    Mewakili Bupati Balangan, Abdul hadi, Kepala Disdikbud Kabupaten Balangan, Abiji, menyampaikan apresiasi kegiatan tahunan pelepasan perpisahan kelas 12 kali ini yang sarat akan makna seperti prosesi membasuh kaki orang tua hingga prosesi pengukuhan tanda alumni.

    “Acara ini bukan sekedar seremoni perpisahan tetapi tonggak penting dalam perjalanan setelah lulus, menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan siap melangkah kejenjang berikutnya,” ujarnya.

    Dia juga menambahkan bagi siswa yang baru lulus pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen meningkatkan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan seperti program 1000 sarjana yang ingin berkuliah atau yang ingin melanjutkan keperguruan tinggi.

    Baca Juga : PC IBI Balangan Lantik Ketua Ranting Perkuat Peran Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Daerah

    Baca Juga : Beasiswa CSR Adaro Ringankan Beban Sekolah 126 Pelajar Balangan

    Yang mana hampir 4000 mahasiswa yang telah merasakannya, karena program ini sangat membantu memenuhi anak-anak Balangan dan seluruh pendidikan dibiayai Pemerintah Kabupaten Balangan hingga selesai kuliah.

    “Prgogram 1000 sarjana sangat membantu mahasiswa kita di Kabupaten Balangan, jadi kalau ingin mendapatkan program itu syaratny cukup gampang yaitu punya KTP Balangan dan nantinya masuk ke perguruan tinggi silahkan yang sudah berkerjasama di 48 perguruan tinggi di seluruh Indonesia” tambahnya.

    Ia juga berpesan untuk jangan berhenti belajar jadilah menjadi generasi yang cerdas secara akademik, intergritas dan kepedulian terhadap sesama.

    Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Paringin, Rasidinurahmad, mengatakan program 1000 sarajana sangat memotivasi siswanya ingin melanjutkan kejenjang keperguruan tinggi.

    “Berkenaan dengan program 1000 sarjana, alumni Smandupa yang baru lulus sebanyak 94% ingin melanjutkan ke perguruan tinggi yang mana sangat memmotivasi siswanya atas program Pemerintah Kabupaten tersebut,” katanya.

    Terakhir dia berharap ditahun ini siswa alumni Smandupa tetap melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi dalam rangka meningkatkan SDM yang unggul di Kabupaten Balangan.

    rfk/klik

  • Wakasad TNI AD Hadiri Groundbreaking Kodam Lambung Mangkurat, Gubernur H. Muhidin Dukung Penguatan Pertahanan Kalsel

    Wakasad TNI AD Hadiri Groundbreaking Kodam Lambung Mangkurat, Gubernur H. Muhidin Dukung Penguatan Pertahanan Kalsel

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) resmi memulai pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) Lambung Mangkurat. Tahapan awal ditandai dengan pemancangan tiang pertama di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Rabu (6/5/2026).

    Prosesi groundbreaking berlangsung khidmat, ditandai penekanan tombol sirene oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang diwakili Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. Gubernur Kalsel H. Muhidin turut mendampingi bersama Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekda Kalsel M. Syarifuddin, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, serta para bupati dan wali kota se-Kalsel.

    Dalam sambutannya, Wakasad Letjen TNI, Muhammad Saleh Mustafa, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam merealisasikan pembangunan Kodam tersebut.

    Menurutnya, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis untuk memperkuat sistem pertahanan wilayah, khususnya di Kalsel.

    “Kehadiran Kodam akan memperpendek rentang kendali, meningkatkan efektivitas koordinasi, serta mempercepat respons terhadap berbagai situasi di daerah,” jelasnya.

    Ia juga menegaskan, kekuatan pertahanan Indonesia tidak hanya bergantung pada alat utama sistem persenjataan, tetapi juga pada kekuatan rakyat. Dia menyebut semangat juang masyarakat, termasuk di Kalsel Selatan, menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan negara.

    “Kami TNI-Polri melanjutkan semangat perjuangan rakyat. Dengan hadirnya Kodam ini, sinergi dengan pemerintah daerah akan semakin kuat,” tandasnya.

    Baca Juga : Kado Ulang Tahun untuk Gubernur H. Muhidin, Kalsel Terbaik di Kalimantan Tekan Stunting dan Kemiskinan

    Baca Juga : 17 Ton Bawang Merah Hangus Terbakar di Pasar Harum Manis, Pemprov Kalsel Jamin Stok Masih Aman

    Sementara itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin, mengatakan pembangunan Kodam Lambung Mangkurat sebagai tonggak penting bagi daerah. Ia menilai, kehadiran Kodam akan memperkuat posisi Kalsel dalam sistem pertahanan nasional sekaligus meningkatkan efektivitas kendali teritorial.

    “Selama ini, kendali wilayah militer masih terpusat di luar provinsi. Dengan hadirnya Kodam, koordinasi lintas sektor akan lebih cepat dan efisien,” katanya.

    Pemprov Kalsel, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini, baik dari sisi kebijakan, penyediaan fasilitas, maupun sinergi lintas sektor. Ia juga optimistis pembangunan ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, termasuk dari sisi sosial dan ekonomi.

    Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menerangkan total anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp280 miliar. Pendanaan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan dan pemerintah daerah.

    “Sekitar Rp140 miliar berasal dari Kemenhan, sementara sisanya merupakan kontribusi bersama dari Pemprov dan kabupaten/kota,” ujarnya.

    Kompleks Kodam Lambung Mangkurat akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, dengan gedung utama setinggi lima lantai yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung sesuai master plan.

    Pembangunan ditargetkan rampung pada 2027, dengan operasional Kodam direncanakan mulai berjalan pada 2027 hingga 2028. (rizqan)

    Editor: Abadi

  • Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkab Kotabaru Tekankan Peran Aktif Masyarakat

    Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkab Kotabaru Tekankan Peran Aktif Masyarakat

    KOTABARU, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 di kawasan Siring Laut, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana, khususnya yang dipicu oleh perubahan iklim.

    Apel tersebut dipimpin Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati H. Muhammad Rusli. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara mulai dari penyusunan barisan, kedatangan pimpinan apel, penghormatan pasukan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemeriksaan pasukan, hingga pembunyian sirine kebencanaan sebagai penanda peringatan nasional.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengungkapkan bahwa tahun 2026 diperkirakan akan dipengaruhi fenomena El Nino yang berpotensi memicu musim kemarau lebih awal dan berkepanjangan. Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko terjadinya kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

    Ia menekankan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

    “Kesadaran dan kesiapan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana,” tegasnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Kotabaru yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan menjadikannya rawan terhadap berbagai jenis bencana. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada serta proaktif dalam menjaga lingkungan.

    Baca Juga : Akali Sistem Pembelian Dengan Modus Ganti Pelat dan Duplikasi Barcode, Pertamina Terkesan Kewalahan Awasi Praktik Pelangsiran

    Baca Juga : Polisi Ungkap Aksi Viral Konvoi Sajam di Banjarmasin, Delapan Remaja Diamankan

    Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, serta menyiapkan langkah-langkah darurat seperti jalur evakuasi dan perlengkapan tanggap bencana secara mandiri.

    Selain itu, peran relawan dan petugas pemadam kebakaran turut diperkuat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran permukiman, tetapi juga dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Kotabaru turut memperkenalkan aplikasi Si Harapan Ceria (Sistem Informasi Hitung Cepat Kerusakan dan Kerugian Pascabencana). Aplikasi ini berfungsi untuk mempercepat proses identifikasi dampak bencana, mulai dari pendataan kerusakan hingga penyusunan langkah pemulihan.

    Data yang dihasilkan dari aplikasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan pemulihan di berbagai sektor.

    Dengan adanya inovasi tersebut, BPBD Kabupaten Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana secara lebih terstruktur dan responsif.

    Melalui apel ini, pemerintah berharap tercipta sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana serta memperkuat semangat gotong royong demi keselamatan bersama.(adv/restu)

  • Kado Ulang Tahun untuk Gubernur H. Muhidin, Kalsel Terbaik di Kalimantan Tekan Stunting dan Kemiskinan

    Kado Ulang Tahun untuk Gubernur H. Muhidin, Kalsel Terbaik di Kalimantan Tekan Stunting dan Kemiskinan

    BALIKPAPAN, klikkalsel.com – Gubernur Kalsel H. Muhidin menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Regional Kalimantan yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/5/2026) malam. Capaian itu menjadi kado ulang tahun ke-68 bagi orang nomor satu di Kalsel yang jatuh pada tanggal 6 Mei, sekaligus penegasan bahwa arah kebijakan daerah yang dipimpinnya mulai membuahkan hasil nyata.

    Dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Regional Kalimantan di Hotel Platinum Balikpapan, H. Muhidin membawa Kalsel menjadi yang terbaik di regional untuk kategori penanganan stunting dan kemiskinan, yang merupakan dua persoalan mendasar yang selama ini menjadi fokus utama pemerintahannya.

    Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemprov Kalsel menekan angka stunting dan kemiskinan secara signifikan. Bahkan secara nasional, Kalsel menempati posisi kedua terbaik di tingkat provinsi.

    Pencapaian ini melanjutkan tren positif. Sebelumnya, pada 27 April 2026, Gubernur H. Muhidin juga masuk lima besar nasional dalam penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, dan menjadi satu-satunya kepala daerah dari luar Pulau Jawa yang berhasil menembus daftar tersebut.

    Piala penghargaan diserahkan Direktur Utama Tempo Media, Arif Zulkifli, di hadapan para kepala daerah se-Kalimantan. Kalsel dinilai unggul dibanding daerah lain, terutama dalam upaya konkret menurunkan stunting dan mengentaskan kemiskinan.

    “Hari ini kita menghadiri penyerahan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri kepada pemerintah daerah berprestasi di Regional Kalimantan,” ujarnya.

    Baca Juga : Akali Sistem Pembelian Dengan Modus Ganti Pelat dan Duplikasi Barcode, Pertamina Terkesan Kewalahan Awasi Praktik Pelangsiran

    Baca Juga : Polisi Ungkap Aksi Viral Konvoi Sajam di Banjarmasin, Delapan Remaja Diamankan

    Ia menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah, bukan kerja individu. Program yang dijalankan, kata dia, diarahkan untuk menyasar kelompok rentan agar dampaknya terasa langsung di masyarakat.

    Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Kalsel juga menerima bantuan anggaran sebesar Rp3 miliar dari Kemendagri untuk memperkuat program penanggulangan kemiskinan dan stunting. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian secara simbolis menyerahkan bantuan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk Kalsel guna memperkuat program penanggulangan kemiskinan dan stunting.

    Bagi H. Muhidin, penghargaan ini akhir dari kinerja sebagai orang nomor satu di Kalsel. Ia justru melihatnya sebagai pengingat bahwa pekerjaan rumah masih panjang, terutama memastikan penurunan stunting dan kemiskinan terjadi merata hingga ke tingkat desa.

    Ajang ini diikuti 24 pemerintah daerah di Kalimantan, dengan berbagai kategori penilaian, mulai dari pengendalian inflasi hingga inovasi pembiayaan. Namun, bagi Kalsel, fokus pada kualitas hidup masyarakat menjadi prioritas yang tak bisa ditawar.

    “Ke depan, kita tidak hanya mempertahankan capaian, tetapi memastikan hasilnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (rizqan)

    Editor: Abadi

  • 2026AgamisBerita Jemaah Calon Haji Banjarbaru Dilepas Menuju Embarkasi Haji Banjarmasin

    2026AgamisBerita Jemaah Calon Haji Banjarbaru Dilepas Menuju Embarkasi Haji Banjarmasin

    BANJARBARU, Klikkalsel.com Suasana haru menyelimuti pelepasan Jemaah Calon Haji Kota Banjarbaru, Rabu (6/5/2026) siang. Lambaian tangan keluarga mengiringi keberangkatan para jemaah yang akan menunaikan ibadah haji menuju Embarkasi Haji Banjarmasin.

    Sebelum diberangkatkan, para jemaah terlebih dahulu mengikuti prosesi pelepasan di Aula Gawi Sabarataan yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru serta perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarbaru. Selanjutnya, sebanyak 183 jemaah tersebut diberangkatkan menggunakan 9 bus milik Pemko Banjarbaru dari halaman Balai Kota Banjarbaru.

    Dari total tersebut, terdiri atas 108 jemaah laki-laki dan 75 jemaah perempuan. Jemaah tertua tercatat berusia 83 tahun, yakni Masitah Syahut dari Kecamatan Cempaka dan Norjannah Citransyah Saleh dari Kecamatan Landasan Ulin. Sementara jemaah termuda adalah Muhammad Zainurrahman, berusia 19 tahun, dari Kecamatan Banjarbaru Selatan.

    Jemaah calon haji Banjarbaru tergabung dalam Kloter 10 bersama 176 jemaah dari Kabupaten Banjar, dengan total keseluruhan kloter mencapai 360 orang, serta didampingi oleh 4 petugas kloter.

    Wali Kota Banjarbaru dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, Sirajoni, menyampaikan bahwa Ibadah haji merupakan panggilan yang sangat mulia, oleh karena itu manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Niat yang tulus dan hati yang khusu dalam beribadah, utamakan setiap rangkaian ibadah dengan kesungguhan, jaga kondisi fisik, ikuti setiap arahan petugas serta pererat kebersamaan dan saling tolong menolong antar sesama Jemaah.

    “Keberangkatan ini merupakan undangan dari Allah SWT, yang telah dinantikan dengan penuh keikhlasan dan disertai doa, kesabaran serta usaha yang tulus dari Jemaah sekalian,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga nama baik Indonesia, khususnya Kota Banjarbaru, selama berada di Tanah Suci, mengingat mereka akan berinteraksi dengan jutaan umat Islam dari berbagai negara.

    “Saat pelaksanaan ibadah haji, para Jemaah akan Bersama dengan jutaan umat islam dari berbagai negara, mohon jaga nama baik negara kita, banua dan khususnya Kota Banjarbaru.’pintanya

    Selain itu, jemaah juga diminta untuk turut mendoakan Kota Banjarbaru agar senantiasa aman, tenteram, dan masyarakatnya sejahtera.

    Di akhir sambutannya, Wali Kota Banjarbaru mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih haji yang mabrur.

    Setibanya di embarkasi, para jemaah dijadwalkan bermalam untuk mempersiapkan kelengkapan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada 7 Mei 2026. Adapun estimasi kepulangan jemaah dijadwalkan pada 17 Juni 2026.(restu/adv)