BANJARMASIN, klikkalsel.com – Setelah sehari penuh Monitoring dan Evaluasi (Monev) di enam kabupaten Banua Anam, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat keteledoran di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Hal ini berujung pada rencana pemanggilan bupati setempat.
Monev yang digelar GTPP Covid-19 Kalsel di 6 kabupaten, yaitu Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong dan Balangan berlangsung lancar hingga malam hari, Senin (25/5/2020).
Namun, ada catatan evaluasi di HSU yang menjadi sorotan GTPP Covid-19 tingkat provinsi.
Baca Juga :Ā Menyongsong āNew Normalā di Tengah Pandemi, Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Wakil Ketua Harian GTPP Covid-19 Kalsel Hanif Faisal Nurofiq menerangkan, temuan dan keluhan yang didapat, yakni banyak warga yang tak mematuhi protokol kesehatan dan Covid-19. Hal ini pun menjadi evaluasi khusus terhadap HSU yang berujung rencana pemanggilan bupati setempat yakni H Abdul Wahid.
“Akan merekomendasikan untuk segera memanggil Bupati HSU,” ujarnya kepada awak media di Banjarmasin, Selasa (26/5/2020).






