BANJARMASIN, klikkalsel.com – Atlet Pencak Silat Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kalimantan Selatan (Kalsel), Fatikah Wahyu Perdani pertama kali menekuni cabang olahraga beladiri pencak silat saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Sejak Kelas IV SD, ia bergabung dalam perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kabupaten Tanah Laut. Dukungan penuh oleh kedua orang tuanya membuat Fatikah Wahyu Perdani terus giat berlatih.
Pertama kali mengikuti pertandingan dalam kategori seni tunggal sampai pada tingkat Provinsi sewaktu kelas V SD, selanjutnya kelas VI SD sudah mulai memperdalam kategori tanding.
Baca Juga : ‘New Normal’, Rumah Ibadah Akan Dibuka dan Resepsi Pernikahan Diperbolehkan Sesuai SOP
“Setiap hari mengerjakan program latihan yang di buat oleh Ibu saya. Setiap latihan, Ibu selalu mengantar dan mendampingi. Meskipun jarak dari rumah ke tempat latihan 17 Km dan hari hujan kami tetap berangkat latihan,” kata Fatikah Wahyu Perdani, Kamis (28/05/2020).
Ia terus fokus untuk terus giat berlatih sebanyak tiga kali dalam seminggu, ditambah beberapa jadwal ekstra latihan malam hari.
Jerih payah yang dilakukan Fatikah Wahyu Perdani ternyata mendapatkan hasil yang sangat besar, dengan berhasil menyabet gelar juara ke 3 nasional pada event di Jakarta.
“Meskipun capek, itu hal yang menyenangkan buat saya. Alhamdulillah kelas 1 SMP juara 3 nasional di Jakarta, kelas 2 SMP berhasil juara 1 nasional di Medan,” ucapnya.
Setelah mendapatkan juara 1 dalam event nasional, Fatikah Wahyu Perdani mengikuti tes PPLP provinsi Kalsel dan diterima. Bergabung dalam latihan di PPLP ternyata merupakan impiannya.
“Alhamdulillah diterima, dari dulu memang ini yang saya inginkan. Mulai saat itu tinggal dan berlatih di asrama PPLP Kalsel. Ini tidak hanya impian saya, tetapi impian dari orang tua juga,” ujarnya.






