DPRD Sumbar Lirik Pengelolaan Perusahaan Daerah Kalsel

Dialog DPRD Sumbar dan DPRD Kalsel membahas peningkatan PAD dari bank daerah. (foto : syarif elo/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Pengelolaan perusahaan daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) nampaknya dilirik

DPRD Sumatera Barat.

Sehingga wakil rakyat dari Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kalsel untuk menggali informasi bagaimana pengelolaan perusahaan daerah, Senin (4/12/2017) siang.

Dialog DPRD Sumbar dan DPRD Kalsel membahas peningkatan PAD dari bank daerah. (foto : syarif elo/klikkalsel)

Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Afrizal mengemukakan banyak masukan yang didapat dari kunjungan ini. Diantaranya pola keterbukaan dan pembagian deviden.

Afrizal mengungkapkan pembagian deviden antara pemerintah daerah Sumbar dan Bank Nagari sebesar 70-30 persen.”70 persen dibagi ke kabupaten/kota dan 30 persen untuk perusahaan daerah. Sementara di Kalsel pembagian antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel sebesar 60-40.

Tingginya pembagian deviden di Sumbar disebabkan tuntutan dari pemegang saham. Padahal jika jumlah deviden tinggi yang dibagikan, maka biaya operasional juga akan besar.

Sebab itu ia akan membicarakan hasil kunjungan ini dengan DPRD Sumbar, pemerintah daerah dan Bank Nagari.”Kita ingin mencontoh pola Kalsel,” ungkapnya.

Kehadiran wakil rakyat Sumbar iti bukan hanya dihadiri jajaran Komisi III DPRD Kalsel. Kegiatan juga dihadiri petinggi Bank Kalsel, Jamkrida dan Askrida.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhaimin mengucapkan terima kasih atas kehadiran DPRD Sumbar.”Kita juga banyak menyerap informasi dari mereka. Tak salah jika pertemua ini saling menguntungkan,” tutup politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.(elo syarif)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.