BATULICIN, klikkalsel.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Simpang Empat, Rabu (16/03/2022).
Sosialisasi wawasan kebangsaan di SMAN 1 Simpang Empat sebagai bentuk kepedulian bersama atas minimnya ideologi dan wawasan kebangsaan yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman juga dinamika situasi, sehingga perlu dilakukan upaya penyelamantan agar tetap tumbuh wawasan kebangsaan di kalangan remaja atau pelajar.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa di Badan Kesbangpol Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Maulida Hayati mengungkapkan, kegiatan ini merupakan sosialisasi wawasan mengenai ideologi dan wawasan kebangsaan.
Terutama, lanjut dia, dalam mengembangkan 4 Pilar yakni NKRI, UUD 1945, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, demi mencegah akibat kerawanan ideologi dan wawasan kebangsaan dan terjadinya penurunan rasa kebangsaan di antara remaja, maka diperlukan tindakan tegas untuk menumbuhkan wawasan anak-anak bangsa.
“Rencananya kami juga akan melaksanakannya dalam bulan ini, ada 3 sekolah yaitu SMAN 1 Simpang Empat, SMA Kecamatan Sungai Loban, SMA Kecamatan Mentewe. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi, adanya masalah remaja seperti kenakalan, penyalahgunaan narkoba, perselisihan maupun pertikaian dikalangan pelajar,” katanya.
Manfaat setelah mengikuti sosialisasi ini, ujarnya, adalah pelajar yang menjadi sasaran dapat menumbuhkan kembali rasa kebangsaan yang mulai memudar serta mampu meningkatkan wawasan mereka tentang Pancasila.
Baca Juga : Kesbangpol Tanbu Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMAN 1 Simpang Empat
“Nantinya, kami akan melakukan evaluasi dan monitoring, apakah sosialisasi ini berdampak dan bisa diterapkan secara baik di kalangan remaja. Kami akan melakukan tinjauan kembali dalam satu bulan ke depan tentang apa yang kami sampaikan ini,” tegasnya.
Badan Kesbangpol Tanah Bumbu berharap, masyarakat Tanah Bumbu menuju Kota Serambi Madinah dapat mengamalkan 5 Sila pada Pancasila dan UUD 1945 dengan keberagaman masyarakat di Tanah Bumbu untuk tetap menjaga rasa saling bersaudara, kebersamaan, gotong royong dan cinta tanah air.
Sementara itu, Kaur Bin Ops Satuan Intelkam Polres Tanah Bumbu, Iptu Eko Puji Santoso menyampaikan, wawasan kebangsaan sangat perlu dan sangat mendasar ditanamkan di lingkungan sekolah.
Sesuai Pasal 27 ayat 3 yang mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.
“Penting dilakukan di awal, karena kita dipengaruhi oleh perkembangan dan dinamika situasi, maka sangat perlu kita tumbuhkan wawasan kebangsaan kepada pelajar,” ungkapnya.
Narasumber lainnya, Kapten Inf Wahyono yang menjabat sebagai Pasiter Kodim 1022 Tanah Bumbu mengatakan, pentingnya wawasan kebangsaan sebagai pemersatu bangsa dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia.
“Kondisi bangsa saat ini, yaitu belum semua masyarakat paham wawasan kebangsaan, idealisme yang sempit cenderung mementingkan kelompok/golongan dan bersifat kedaerahan, isu SARA sering menjadi pemicu kerusuhan sosial, suka tiru budaya asing tanpa disaring. Oleh karena itu, keberadaan wawasan kebangsaan sebagai landasan konsepsional pemersatu bangsa sangat penting,” katanya.
Menurutnya, Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang setiap warga suatu bangsa tentang bangsa dan negaranya beserta kondisi lingkungan strategis yang melingkupinya dalam perjalanan mewujudkan tujuan dan cita-cita nasionalnya.
“Tujuan wawasan kebangsaan sendiri ialah mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah. Kepentingan tersebut tetap dihargai agar tidak bertentangan dari kepentingan nasional,” sampainya.
Terdapat 3 unsur Wawasan Kebangsaan yaitu rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan.
Kegiatan dihadiri oleh jajaran Badan Kesbangpol Kabupaten Tanah Bumbu, pihak Polres Tanah Bumbu, pihak Kodim 1022 Tanah Bumbu dan Kepala Sekolah SMAN 1 Simpang Empat beserta kalangan pelajar.(adv/rini)
Editor : Amran