BALANGAN, klikkalsel.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Balangan menyelenggarakan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Rabu,17/06/2026,Acara ini berlangsung di Aula DKPPP Kabupaten Balangan.
Dengan mengangkat tema utama yaitu Peningkatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Tindak Lanjut Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025,kegiatan ini bertujuan untuk membahas isu strategis terkait sektor pertanian di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh bupati balangan yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang perekonomian dan pembangunan kabupaten balangan Muhammad noor,kepala dinas dkp3,unsur dinas terkait dan perwakilan kelompok tani serta peternak yang berkenan hadir.
Sekertaris Dkp3 Kabupaten Balangan Syahrida Dalam pemaparan nya menjelaskan agenda hari ini adalah Forum Konsultasi Publik terkait Peningkatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dan juga pada sesi kedua nantinya akan ada penyampaian hasil tindak lanjut survei kepuasan masyarakat pada tahun 2025, yang mana setelah adanya penyampaian singkat dari kawan-kawan bidang, kita semuanya bisa menyampaikan pendapat dan berdiskusi untuk mencapai suatu kesepakatan.
“Mengapa kita mengangkat isu LP2B,Karena kita ketahui bersama, lahan-lahan sawah pada saat ini masih ada, dan mungkin masih banyak yang beralih fungsi menjadi lahan pemukiman, industri, dan lain sebagainya,Oleh kebijakan pemerintah, supaya lahan produktif kita ini tetap cukup untuk mencukupi kebutuhan pertanian pangan di Kabupaten Balangan, maka ada kebijakan kita harus punya lahan pertanian pangan berkelanjutan,”katanya.
Baca Juga : BPBD Balangan Laksanakan Grand Launching dan Peresmian Rumah Panggung Evakuasi Aman Bencana
Baca Juga : DKP3 Kabupaten Balangan Adakan Gerai Pangan Murah di Desa Jungkal
Adapun Asisten Bidang perekonomian dan pembangunan kabupaten balangan Muhammad noor menuturkan Tujuan dari pertemuan ini sangat strategis.
Pertama, kita akan menyusun rencana perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B secara partisipatif.
Kedua, forum ini menjadi wadah untuk menindaklanjuti secara terbuka hasil survei kepuasan masyarakat pada tahun 2025 yang lalu.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirumuskan tidak hanya tampak baik di atas kertas, tetapi benar-benar bersifat solutif dan tepat sasaran”.katanya.
Dirinya juga menambahkan untuk mengajak seluruh elemen yang hadir untuk tidak segan memberikan masukan terkait kendala atau halangan yang dihadapi di lapangan.
“Seluruh masukan, kritik, dan saran yang hadir dalam forum konsultasi publik hari ini akan menjadi bahan revisi utama dalam program kerja tahun 2026 mendatang”,ujarnya.
Mari kita bangun sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha,Hanya dengan bekerja bahu-membahu, kita mampu mewujudkan kedaulatan pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Dirinya juga mengharapkan semoga hasil dari kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua.
Adapun LP2B pada prinsipnya adalah bagian dari bidang lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi hanya untuk pertanian pangan demi menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan,Lahan yang sudah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dilindungi dan dilarang dialihfungsikan. Menurut Pasal (44 ayat 1 UU PLP2B).
rfk/klik





