BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seorang bocah berusia 11 tahun bernama Said Hamid Zailani dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan Jalan Sungai Jingah RT 6, Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (6/9/2026) sore.
Korban merupakan warga Jalan Jahri Saleh, Kompleks Jafri Zam-Zam RT 27, Kecamatan Banjarmasin Utara, ia diduga tenggelam saat mandi bersama sejumlah temannya di sungai tersebut sekitar pukul 17.00 Wita.
Berdasarkan informasi yang terhimpun korban diduga tidak bisa berenang. Namun, korban tetap menceburkan diri ke sungai bersama teman-temannya.
Saat korban mulai tenggelam, teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, karena kewalahan, korban akhirnya terbawa arus Sungai Martapura yang saat itu cukup deras.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu. Namun, hingga beberapa waktu pencarian dilakukan, korban belum ditemukan.
Ketua RT 06 Sungai Jingah, Suryadi, membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya.
“Memang kejadiannya di wilayah RT 06. Saya mendapat kabar sekitar pukul 17.00 Wita,” ujar Suryadi.
Menurutnya, korban bukan merupakan warga di lingkungan RT 06. Informasi mengenai korban yang diduga tidak bisa berenang juga diperoleh dari sejumlah saksi, termasuk teman korban dan ayahnya.
“Informasinya korban memang diduga tidak bisa berenang. Itu disampaikan oleh teman korban dan ayahnya,” katanya.
Baca Juga : Kapolda Kalsel Tegaskan 7 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Kasus Korporasi Segera Naik Penyidikan
Baca Juga : Kemah Ceria Berujung Duka, Dua Siswa MTs Al Furqan Ditemukan Tenggelam di Kolam Area Kampus UMB
Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 18.30 Wita dari Dedy, perwakilan Rescue 911.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin mengerahkan satu tim rescue beranggotakan enam personel menuju lokasi kejadian.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Satpolairud Polresta Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, Rescue 911, serta masyarakat setempat.

Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan Sungai Martapura menggunakan perahu karet. Tim juga menyiapkan peralatan water rescue dan penyelaman untuk mendukung proses pencarian di titik-titik yang dinilai memungkinkan.
SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana mengatakan, seluruh sumber daya yang tersedia dikerahkan untuk mencari korban.
“Setelah menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi. Kami juga berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk menentukan metode pencarian yang efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” ujar I Putu Sudayana.
Hingga berita ini diterbitkan, Said Hamid Zailani masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran dan berkoordinasi di lapangan untuk menemukan korban. (airlangga)
Editor: Abadi






