Dana Bantuan Bencana Ludes, Ketua Balakar 654 Sebut Pemko Banjarmasin Lemah Perencanaan

Nenek, salah satu warga yang terdampak kebakaran di Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara, hanya bisa pasrah termenung di tenda pengungsian berharap bantuan. (foto : wahyu/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Baru September 2019, dana bantuan sosial (bansos) yang disiapkan Pemko Banjarmasin telah ludes alias habis tak tersisa. Sontak hal itu, menjadi perhatian serius salah satu anggota DPRD Banjarmasin M Faisal Hariyadi.

Bahkan, ia menilai persoalan habisnya anggaran bansos tersebut dikarenakan Pemko Banjarmasin lemah dalam perencanaan.

Baca Juga : Dana Bansos Habis, Hermansyah Langsung Rapat Cari Jalan Keluar

Ketua Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakar) 654 Banjarmasin ini pun menyayangkan dana bansos telah habis.

“Bahwa dana bantuan Pemko untuk korban kebakaran telah habis. Nah ini artinya kan lemah perencanaan Pemko ini, pada saat tahun ini masuk musim kebakaran, musibah kebakaran lebih banyak,” ucap Faisal kepada klikkasel.com, Senin (16/9/2019).

Baca Juga : Anggaran Bansos Habis, Korban Kebakaran Terancam Tak Dapat Bantuan

Seperti diberitakan sebelumnya, anggaran bantuan sosial yang sudah disiapkan sesuai pagu sebesar Rp180 juta di APBD murni 2019 dan Rp120 juta di APBD 2019 perubahan. Namun telah habis, memasuki September ini.

Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin mendata sejak 1 Januari hingga 10 September 2019 telah terjadi sebanyak 40 bencana kebakaran. 40 kebakaran itu mengakibatkan sebanyak 333 bangunan hangus terbakar, dan 1.419 jiwa dari 427 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal.

Saat ini Dinsos Banjarmasin sedang berupaya mendapatkan dana tambahan untuk bantuan bencana seperti musibah kebakaran. Dengan melakukan pengajuan dana tambahan yang di Badan keuangan daerah (Bakeuda) yakni dana cadangan bantuan bencana. (rizqon)

Editor : Farid