TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong H Noor Rifani dan Ketua PKK beserta jajaran melakukan tanam perdana Melon Golden di lahan percontohan TP PKK yang berada di Kompleks Pendopo Bersinar, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Jumat (19/6/2026).
Ini sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan daerah, pengembangan pertanian hortikultura, serta pemanfaatan lahan produktif di lingkungan rumah masyarakat.
Bupati Tabalong H Fani mengatakan, sebanyak 300 bibit Melon Golden ditanam di lahan percontohan seluas dua borongan tersebut, dan diperkirakan dapat dipanen dalam waktu sekitar 50 hari.
“Melon Golden ini cukup mudah ditanam dan tidak memerlukan lahan yang luas, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanamnya sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga Selain itu, buahnya memiliki rasa yang manis, segar, dan disukai banyak orang,” ujarnya
Baca Juga :Â Bupati Tabalong Lepas Kafilah MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel ke Barito Kuala
Baca Juga :Â Wabup Tabalong Apresiasi Lomba Balogo Masuk Sekolah
H Fani menyampaikan, untuk masyarakat dipersilakan meninjau langsung kawasan Hikun dan bertanya kepada Dinas Pertanian terkait budidaya tanaman, penggunaan pupuk, hingga hasil panen melon serta berbagai komoditas pertanian lainnya yang dikembangkan untuk masyarakat.
“Untuk masyarakat, manfaatkan pekarangan rumah, pot maupun lahan kosong di belakang rumah untuk menanam cabai, tomat, daun bawang, seledri, buah-buahan dan sayuran walaupun kecil-kecilan, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengurangi pengeluaran rumah tangga,” tuturnya.
Ia memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman sederhana, sayuran dan buah-buahan yang bermanfaat bagi kebutuhan keluarga, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan mandiri di tingkat rumah tangga.
Melalui kegiatan tanam perdana ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (renn/adv)
Editor : Akhmad





