Buah Kecubung dan Bahaya Mengkonsumsinya, Bisa Sebabkan Halusinasi Hingga Kematian

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Beberapa hari ini publik Banjarmasin dihebohkan dengan isu maraknya penggunaan kecubung. Dari kabar yang beredar di media sosial sejumlah orang bahkan mengalami gejala seperti orang linglung usai mengkonsumsi kecubung.

Dihimpun dari berbagai sumber, Buah kecubung adalah buah yang berasal dari tanaman yang disebut Kecubung (Datura Sp). Buah yang biasanya ditemukan di wilayah tropis ini juga dikenal dengan nama Jimsonweed atau Thornapple.

Tanaman ini termasuk dalam keluarga Solanaceae. Tanaman semak ini memiliki bunga menyerupai trompet berwarna putih atau ungu, serta buah yang berbentuk bulat dan berduri.

Karena mengandung beragam senyawa aktif, kecubung juga sering dijadikan sebagai obat alternatif. Tanaman ini dipercaya dapat menyembuhkan memar, luka, sakit gigi, demam, rematik, asam urat, dan asma.

Baca Juga Ramai Kabar Nge-fly Akibat Kecubung, Polsek Banjarmasin Timur Razia Pasar Batuah

Baca Juga Dihentikan Paksa, Sopir Mabuk Seruduk Pengendara dan Polisi

Namun, kecubung juga memiliki zat beracun yang dapat menimbulkan beberapa gejala berbahaya jika dikonsumsi, terlebih jika disalahgunakan sebagai zat adiktif atau psikotropika.

Biji buah kecubung merupakan bagian yang paling sering disalahgunakan sebagai zat adiktif atau psikotropika.

**Dampak Negatif Penggunaan Kecubung**

Kecubung sebenarnya mengandung berbagai nutrisi penting, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, serta tanin dan flavonoid yang bersifat antioksidan.

Namun, kecubung juga mengandung alkaloid tropana, seperti atropin, skopolamin, dan hiosiamin, yang berbahaya jika dikonsumsi.

Adapun bahaya dan gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat mengonsumsi kecubung, antara lain;
• Halusinasi
• Kejang
• Sesaf nafas
• Keracunan system saraf yang menyebabkan linglung
• Serangan jantung dan stroke
• Gangguan penglihatan
• Kesulitan berbicara
• Pada kasus tertentu dapat menyebabkan kerusahan organ dalam permanen bahkan kematian.

Kasus yang paling menggemparkan penyalahgunaan kecubung terjadi pada tahun 2013. Seorang pemuda asal Garut ditemukan tewas usai mengalami mabuk selama 3 hari. Dari informasi keluarga, korban diduga mabuk dan tewas usai meminum air rebusan kecubung.

Hal itu diperkuat dari hasil otopsi kepolisian yang menyebutkan korban tewas akibat overdosis meminum cairan tanaman kecubung yang direbus. (berbagai sumber)

Editor: Abadi