Belum Terima Keluhan, Diskopumker Minta PUPR Pasang Paving Block di Lokasi Relokasi PKL

Para pedagang yang berada di sekitaran bundaran tugu PKK yang direlokasi

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Relokasi terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitaran Bundaran PKK Banjarmasin berjalan dengan lancar.

Sebanyak 34 PKL yang berada di kawasan Bundaran PKK harus di relokasi dengan alasan mengembalikan fungsi trotoar yang ada di kawasan tersebut.

Meski sebelumnya mendapatkan sedikit penolakan dari para pedagang yang mengaku telah puluhan tahun berjualan di kawasan tersebut, relokasi tetap berjalan dengan lancar.

Sedikitnya 22 pedagang dari total 34 pedagang yang sudah menempati lokasi relokasi di samping ruang terbuka hijau (RTH) Kamboja.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Banjarmasin, Isa Ansari mengatakan bahwa relokasi berjalan dengan sangat baik.

Bahkan menurutnya sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan keluhan dari para pedagang yang terkena dampak relokasi.

“Sampai saat ini kami belum ada menerima komplain dan sebagainya dari para pedagang,” ujarnya, Kamis (11/1/2023).

“Mudah-mudahan mereka bisa menempati tempat yang disediakan itu secara terus menerus,” lanjutnya.

Baca Juga : Sekda Banjarmasin Klaim Tak Hanya Banjarmasin yang Memiliki Hutang

Baca Juga : Masjid Al-Jihad Hadirkan Bank Sampah, Pemko Banjarmasin: Gagasan Mahal

Kedepannya pihak Diskopumker Banjarmasin pun akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Dishub Banjarmasin agar bisa melancarkan arus lalu lintas.

“Kami ingin disana ada paving block, agar ketika terjadi hujan disana tidak mejadi becek. Karena mereka kan tidak boleh masuk ke jalan aspal itu,” bebernya.

“Untuk itu ke depan kami akan mencoba berkoordinasi dengan PUPR agar disana bisa diberikan semacam semen atau paving block,” sambungnya.

Kendati demikian, Isa mengakui dari seluruh pedagang yang terkena relokasi tersebut, baru sebagian pedagang yang menempati lokasi relokasi.

“Baru sekitar 22 dari 34 itu. Jadi mungkin yang lain itu mencari tempat sendiri,” terangnya.

“Tapi apabila yang lain tidak mendapatkan tempat di lain, kita masih memberikan space di tempat relokasi itu untuk mereka,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran