MARABAHAN, klikkalsel.com – Perjuangan petugas dan relawan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, mendapat dukungan logistik dari Istana Kepresidenan.
Sebanyak 400 porsi makanan siap saji disiapkan untuk membantu menjaga stamina para relawan yang masih berjibaku di lapangan.
Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Pos 3 Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, jajaran TNI-Polri, relawan, tim Kuali Merah Putih, serta food vlogger nasional Bobon Santoso yang datang langsung ke lokasi.
Selain makanan siap saji, bantuan juga mencakup paket sembako dari Presiden Republik Indonesia, air mineral, obat-obatan, masker, hingga tabung oksigen untuk mendukung kebutuhan petugas dan relawan selama penanganan karhutla.
Kehadiran bantuan ini menjadi bentuk dukungan bagi mereka yang berada di garis depan penanganan kebakaran, terutama dalam menghadapi risiko kesehatan akibat kabut asap dan aktivitas pemadaman di lapangan.
Asisten Administrasi Umum Kabupaten Barito Kuala, Mety Monita, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan berbagai pihak, mulai dari jajaran TNI, pihak Istana Kepresidenan, hingga para relawan.
Baca Juga : Tinjau Revitalisasi TK Negeri Jejangkit, Bupati Batola Harap Bantuan Pendidikan dari Pusat Terus Berlanjut
Baca Juga : Operasi Patuh Intan 2026 Dimulai, Pemkab Batola Perkuat Sinergi Keselamatan Lalu Lintas
Menurutnya, dukungan logistik tersebut sangat berarti untuk menunjang kebutuhan petugas dan relawan yang terus berupaya mengendalikan kebakaran di sejumlah titik.
Sementara itu, Bobon Santoso bersama tim Kuali Merah Putih turut terjun langsung menyiapkan makanan bagi para relawan. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan konsumsi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap para petugas yang mengerahkan tenaga dalam penanganan karhutla.
Pasokan makanan dan kebutuhan lainnya diharapkan dapat membantu menjaga kondisi fisik serta semangat para relawan, mengingat upaya pemadaman membutuhkan tenaga dan kesiapsiagaan yang tidak sedikit.
Meski intensitas karhutla di Barito Kuala dalam beberapa hari terakhir mulai menunjukkan penurunan, kewaspadaan belum dapat dikendurkan. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan relawan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.
Dukungan dari berbagai pihak pun menjadi bagian penting dalam upaya penanganan karhutla. Selain pengerahan personel dan peralatan pemadaman, pemenuhan kebutuhan logistik serta perlindungan kesehatan petugas menjadi faktor yang turut menentukan kelancaran operasi di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap kondisi segera pulih sepenuhnya sehingga ancaman kebakaran dan dampak kabut asap terhadap masyarakat dapat diatasi. (airlangga/ADV)
Editor: Abadi







