BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah warga di Gang Munawarah RT 16, Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Sabtu (10/10/2026).
Sebelum ditemukan tergeletak, pria tersebut sempat meminta pertolongan kepada pemilik rumah karena mengalami luka di bagian depan tubuhnya.
Ketua RT 16, Ahmad Zaini, mengatakan berdasarkan keterangan pemilik rumah, pria itu datang dengan membuka pintu, kemudian meminta bantuan. Setelah sempat duduk, korban akhirnya terjatuh dan tidak bergerak.
“Katanya yang punya rumah orang itu masuk, membuka pintu lalu bilang, tolong saya luka. Dia minta tolong lalu duduk dan tergeletak dia. Begitu ceritanya,” ujar Ahmad Zaini.
Mengetahui kejadian tersebut, pemilik rumah melaporkannya kepada ketua RT setempat. Pihak kepolisian kemudian dihubungi untuk melakukan penanganan.
Di sekitar lokasi, bercak darah terlihat di badan jalan dengan jarak sekitar 10 hingga 20 meter dari tempat korban ditemukan. Sebagian bercak darah tersebut tampak mulai mengering.
Namun, warga belum mengetahui secara pasti lokasi awal korban mengalami luka. Menurut Ahmad, sebelum kejadian terungkap, kondisi lingkungan sekitar relatif tenang dan tidak terdengar adanya keributan.

Baca Juga : Diduga Minta Sumbangan Atas Nama UPBS, Pria di Tabalong Tempuh Jalur Damai
Baca Juga : Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Diamankan Polisi
“Kami tidak tahu di mana titik lokasi kejadiannya. Cuma ada titik darah di sana,” katanya.
Warga sekitar juga tidak mengenali pria tersebut. Saat ditanya pemilik rumah mengenai asalnya, korban sempat menjawab bahwa dirinya berasal dari kawasan Kelayan.
“Sempat dia bilang orang Kelayan. Pas ditanya orang rumah, ‘kamu orang mana’, dijawabnya orang Kelayan lalu rebah dia,” ungkap Ahmad.
Belakangan, identitas korban diketahui bernama Adi Imam Fizay (30), warga Jalan Mantuil Permai, Kompleks Aldi Citra Persada Blok B, Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan.
Identitas tersebut dipastikan melalui pemeriksaan sidik jari oleh Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Banjarmasin.
Relawan yang membantu proses evakuasi, Nur, membenarkan identitas korban telah diketahui. Ia mengatakan adik korban juga sedang menuju ruang jenazah.
“Iya, bujur. Identitasnya itu dari sidik jari hasil pemeriksaan petugas Inafis. Sementara adiknya katanya sedang menuju ke ruang jenazah,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi







