Warga Gelar Tolak Bala Usai Melihat Gumpalan Api Jatuh Dari Langit

Warga sepakat menggelar tolak bala, setelah salah satu warga melihat gumpalan api jatuh dari langit.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Warga Grand Batuah Mahatama, Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, menggelar tolak bala, Kamis (8/10/2026) malam.

Doa dan dzikir dilantunkan warga sambil mengelilingi kompleks.

Kegiatan ini dilakukan setelah sehari sebelumnya warga dibuat geger dengan kemunculan gumpalan api yang disebut terlihat jatuh dari langit.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA, Rabu (7/10/2026).

Kemunculan benda yang belum diketahui secara pasti tersebut memicu berbagai dugaan di tengah warga. Sebagian warga mengaitkannya dengan istilah “hantu api”.

Baca Juga : Dua Kali Bakar Rumah di Komplek DPR Banjarmasin, Pemuda 24 Tahun Diamankan Polisi

Baca Juga : Kampus Uniska Handil Bakti Dikepung Karhutla, Aktivitas Perkuliahan Diliburkan

Namun, dugaan tersebut merupakan kepercayaan atau persepsi warga dan belum diketahui secara pasti benda apa yang terlihat jatuh tersebut.

“Ada yang melihat api jatuh kemudian pecah dan hilang seketika di tanah kosong dekat rumah,” ucap Haris, salah satu warga.

Kabar itu kemudian menyebar di tengah warga. Sebagian warga menduga benda yang terlihat menyala tersebut sebagai sesuatu yang berkaitan dengan kejadian kebakaran yang belakangan disebut kerap terjadi di pemukiman Kota Banjamasin.

Kegiatan tersebut dilakukan warga sebagai bentuk ikhtiar sekaligus memohon perlindungan agar lingkungan mereka terhindar dari musibah, khususnya kebakaran.

Suasana kompleks pun terlihat berbeda. Warga bersama-sama mengikuti rangkaian doa dan dzikir sambil berjalan mengelilingi kawasan tempat tinggal mereka.

Meski dikaitkan dengan berbagai dugaan, hingga kini belum diketahui secara pasti apa benda yang terlihat seperti gumpalan api dan jatuh dari langit tersebut. (rizqan)

Editor: Abadi