BANJARMASIN, klikkalsel.com – Puluhan pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Selatan (Kalsel) diajak mengenal lebih dekat dunia parlemen dan politik melalui kegiatan Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour di Gedung DPRD Kalsel, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang digagas Yayasan Generasi Pelajar Kreatif (Creative Student Home) ini, menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami sistem demokrasi serta tugas dan fungsi DPRD.
Anggota DPRD Kalsel, H M Syaripuddin atau Bang Dhin, hadir sebagai narasumber dengan materi “DPRD: Lembaga Legislatif di Era Demokrasi Modern”.
Bang Dhin menjelaskan, tugas DPRD, mulai dari fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan, hingga mekanisme pembahasan kebijakan, pembagian fraksi dan komisi.
Ia mendorong, Gen Z dan milenial tidak hanya menjadi objek politik, tetapi ikut mengambil peran sebagai generasi yang kritis dan konstruktif.
“Tentu saya mengapresiasi kegiatan ini. Ya tentu ini menjadi bagian pendidikan politik bagi teman-teman peserta Sekolah Politik,” ujar Bang Dhin.
Baca Juga : Kepala SKPD Tak Hadir, Komisi II DPRD Kalsel Batalkan Rapat
Baca Juga : Dua Kali Bakar Rumah di Komplek DPR Banjarmasin, Pemuda 24 Tahun Diamankan Polisi
Ia berharap, semakin banyak anak muda Banua berani terjun ke dunia politik dan ikut menentukan arah pembangunan Kalsel.
“Harapannya juga ya, mudah-mudahan ke depan akan banyak anak-anak muda yang bisa terjun dan masuk ke dunia politik, baik dari seluruh Gen Z dan milenial lah, sehingga ini bisa mewarnai politik Kalsel ke depan,” katanya.
Dalam pemaparannya, Bang Dhin juga mengajak, peserta mencermati sejumlah persoalan Kalsel, seperti ketergantungan terhadap sektor ekstraktif, isu lingkungan, mitigasi banjir, kesenjangan pembangunan hulu-hilir, serta kesiapan Kalsel sebagai daerah penyangga IKN.
Ia menekankan, pentingnya transparansi, keterbukaan informasi dan partisipasi publik dalam mengawal pembangunan daerah.
Melalui Parliament Tour, generasi muda diharapkan semakin dekat dengan lembaga legislatif sekaligus memiliki pemahaman politik yang lebih baik.
“Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara DPRD, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, organisasi kepemudaan dan media dalam menjaga kualitas demokrasi di Banua, ” pungkasnya. (azka)
Editor : Akhmad







