BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kampung Tertib Lalu Lintas di kawasan Jalan Meratus, Kecamatan Banjarmasin Tengah, menjadi salah satu contoh upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Hal tersebut terlihat saat Polresta Banjarmasin bersama jajaran Ditlantas Polda Kalimantan Selatan melakukan kunjungan dan pengecekan Kampung Tertib Lalu Lintas, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar bersama jajaran.
Dalam kunjungan itu, dilakukan diskusi dan tanya jawab bersama masyarakat, sekaligus melihat berbagai fasilitas serta kondisi lingkungan yang mendukung penerapan tertib berlalu lintas.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin mengatakan, keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas bukan sekadar menjadi kawasan yang memiliki fasilitas pendukung lalu lintas
“Tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Dinsos Perhatikan Masa Depan Anak dari Guru yang Meninggal Akibat Dampak Karhutla di Banjarmasin
Baca Juga : Tiga Bulan Terakhir BPKPAD Banjarmasin Genjot Serapan Belanja dan Pendapatan Daerah
Menurut Riza, pembentukan kampung tersebut merupakan bagian dari upaya Kepolisian untuk menanamkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas mulai dari lingkungan tempat tinggal.
“Sekaligus mendorong masyarakat agar semakin sadar dan disiplin dalam berlalu lintas, sehingga keselamatan menjadi kebutuhan bersama,” jelasnya.
Ia berharap Kampung Tertib Lalu Lintas di Jalan Meratus dapat menjadi contoh bagi kawasan lainnya di Kota Banjarmasin dalam membangun kesadaran keselamatan di jalan.
Riza menegaskan, keberadaan kampung tersebut tidak boleh hanya menjadi simbol maupun lokasi penilaian. Lebih dari itu, budaya tertib berlalu lintas harus terus diterapkan dan dijaga bersama oleh masyarakat.
“Karena yang paling penting adalah bagaimana kesadaran itu tumbuh dan menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberlanjutan program tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Mulai dari Kepolisian, pemerintah hingga masyarakat,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi







