Kalsel  

Hujan Berpeluang Guyur Kalsel 13 September

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kabar hujan mulai menjadi angin segar bagi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tengah menghadapi musim kemarau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan peluang hujan terjadi di sejumlah wilayah Kalsel pada 13 September 2026 mendatang.

Namun, masyarakat diminta tidak terlalu berharap banyak. Sebab, peluang hujan tersebut masih berada di kisaran 50 hingga 70 persen, dengan titik-titik hujan yang tersebar di sejumlah wilayah Kalsel.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Kalsel Klaus Johannes Apoh Damanik mengatakan, kondisi tersebut tidak serta-merta menandakan musim kemarau telah berakhir.

Menurutnya, berdasarkan pemantauan sejak sekitar Juli 2026, sejumlah indikator pengendali iklim menunjukkan Kalsel memang telah memasuki periode musim kemarau.

“Dari beberapa faktor pengendali, terutama anomali suhu muka laut dan parameter iklim lainnya, seluruh indikator sudah mengarah positif. Artinya, Kalsel memang sudah memasuki musim kemarau,” ujarnya, Selasa (8/9/2026)

Ia menjelaskan, data pengamatan selama Juni 2026 juga menunjukkan adanya penurunan curah hujan yang sangat signifikan.

Baca Juga : Barabai Diguyur Hujan Deras, Warga Berharap Karhutla Mereda

Baca Juga : Diterjang Hujan dan Angin Kencang Tirai Pasar Kapar Ambruk

Bahkan, pada akhir Juni, hampir seluruh wilayah Kalsel telah mengalami curah hujan yang sangat rendah.

Kondisi tersebut membuat karakteristik musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dibandingkan kondisi normal.

“Sifat musim kemarau tahun ini berada di bawah normal. Artinya, musim kemarau diperkirakan lebih kering dibandingkan rata-rata musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Klaus.

Meski demikian, peluang hujan pada pertengahan September menjadi harapan bagi masyarakat, terutama di wilayah yang mulai terdampak kekeringan dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

BMKG juga mengingatkan, masyarakat agar tetap waspada karena hujan yang turun nantinya belum tentu merata di seluruh wilayah Kalsel.

Klaus bahkan menyebut musim kemarau masih berpotensi berlangsung cukup panjang. ‘Ini tidak menutup kemungkinan kemarau akan sampai awal 2027 mendatang,” katanya.

Kendati demikian, BMKG berharap kondisi atmosfer segera berubah sehingga hujan dapat kembali mengguyur wilayah Kalsel secara lebih luas.

“Harapannya tentu hujan bisa segera mengguyur Kalsel,” pungkasnya.(azka)

Editor : Akhmad