Gubernur Kalsel Dua Periode Rudy Ariffin Berpulang, Ini Rencana Rangkaian Salat Jenazah hingga Pemakaman

Gubernur Kalsel dua periode, H. Rudy Ariffin telah berpulang ke rahmatullah.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kabar duka menyelimuti Kalimantan Selatan. Mantan Gubernur Kalsel dua periode, H. Rudy Ariffin, berpulang ke rahmatullah pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA di RS Amanah Banjarmasin.

Rudy Ariffin merupakan Gubernur Kalimantan Selatan yang memimpin Banua selama dua periode, yakni 2005–2010 dan 2010–2015. Pada periode pertama, ia didampingi Rosehan Noor Bahri sebagai wakil gubernur, kemudian pada periode kedua berpasangan dengan Rudy Resnawan.

Sebelum dipercaya memimpin Pemerintah Provinsi Kalsel, Rudy Ariffin juga pernah menjabat sebagai Bupati Banjar. Kariernya di pemerintahan telah dimulai sejak menjadi birokrat di lingkungan Pemprov Kalsel.

Salah satu kerabat almarhum, Khairil, membenarkan kabar duka tersebut. Ia meminta masyarakat turut mendoakan almarhum.

“Mohon doanya untuk Abah H. Rudy Ariffin. Semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala,” tuturnya.

Baca Juga : Zainal Helmie Kenang H Syarifuddin Ardasa: Sosok Bersahaja yang Mengabdi untuk Pers dan Olahraga

Baca Juga : Wagub Kalsel Buka Bersama Amanah Group: Tekankan Nilai-nilai Silaturahmi dan Kolaborasi

Jenazah almarhum rencananya diberangkatkan dari RS Amanah Banjarmasin menuju Masjid Al-Jihad Banjarmasin untuk menjalani proses pemulasaraan dan salat jenazah.

Salat jenazah pertama dijadwalkan setelah salat Dzuhur di Masjid Al-Jihad. Setelah itu, jenazah dibawa menuju rumah duka di Banjarbaru.

Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan menuju Martapura untuk menjalani salat jenazah kedua di Masjid Agung Al-Karomah setelah salat Ashar.

Usai salat jenazah, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin.

Khairil juga memohon doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Kami juga berharap seluruh amal baik almarhum diterima Allah Subhanahu wa ta’ala dan segala kekhilafannya diampuni,” pungkasnya. (rizqan)

Editor: Abadi