Polisi Amankan Lima Remaja diduga Terlibat Aksi Tawuran yang Sempat Viral

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Aksi dugaan tawuran yang dilakukan sejumlah remaja dan sempat viral di media sosial langsung mendapat respons dari Polresta Banjarmasin.

Merespons keresahan masyarakat, jajaran Polresta Banjarmasin bergerak cepat dengan mengerahkan tim untuk menindaklanjuti informasi terkait aksi tersebut.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan lima remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran.

“Kami langsung turunkan tim dan berhasil mengamankan 5 orang remaja yang diduga terlibat aksi tawuran,” ucap Riza, Minggu (16/8/2026).

Lima remaja tersebut diamankan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Banjarmasin dengan bantuan tim URC Resmob Polda Kalsel.

Adapun kelima remaja yang diamankan masing-masing berinisial MY, MR, MRS, FR dan MS.

“Kelima remaja yang diamankan berinisial MY, MR, MRS, FR, dan MS,” terang Riza.

Baca Juga : Cegah Tawuran Remaja, Satpol PP Diminta Gencar Patroli Rutin

Baca Juga : Tawuran Remaja di Tembus Mantuil Berakhir Damai, Polisi Amankan Dua Kelompok

Selanjutnya, kelima remaja tersebut dibawa ke Satreskrim Polresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing dalam aksi dugaan tawuran tersebut.

Riza menegaskan, langkah cepat yang dilakukan kepolisian merupakan bentuk nyata komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Banjarmasin, terlebih setelah video dugaan tawuran tersebut menjadi perhatian masyarakat di media sosial.

Menurutnya, aksi tawuran tidak boleh dibiarkan karena dapat membahayakan masyarakat maupun para remaja yang terlibat.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran di Banjarmasin,” tegasnya.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Ia secara khusus meminta para orang tua lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya.

“Tolong jaga anak-anaknya. Jangan sampai menjadi korban ataupun pelaku aksi kejahatan,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi