BANJAR, klikkalsel.com – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) 2026 resmi dimulai di Desa Jawa Laut, Kabupaten Banjar, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Desa Jawa Laut yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jawa Laut menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya.
“Literasi merupakan strategi pembangunan nonfisik yang sangat penting. Selama ini pemerintah masih gencar membangun infrastruktur, namun peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya minat baca masyarakat dan anak-anak sebagai generasi penerus, juga harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN Tematik Literasi ULM dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Jawa Laut.
“Kami menyambut baik program ini. Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa mampu membangun semangat membaca di tengah masyarakat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi desa,” katanya.
Baca Juga : Mahasiswa KKN ULM Kenalkan Biofloc dan Nugget Ikan, Bupati Tanah Bumbu Beri Apresiasi
Baca Juga : Mahasiswa Sosiologi ULM Paparkan Hasil KKN di Halong, Angkat Potensi Desa Adat
Sementara itu, Ketua Kelompok 32 KKN Tematik Literasi ULM 2026, Adinda Lubna Farrasya Abdhee Putri, memperkenalkan seluruh anggota kelompok sekaligus memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Menurut Adinda, seluruh kegiatan dirancang untuk mendukung peningkatan budaya literasi di Desa Jawa Laut dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.
“Kami membawa sejumlah program yang berfokus pada peningkatan budaya baca, pendampingan literasi bagi anak-anak, edukasi kepada masyarakat, serta kegiatan-kegiatan lain yang dapat memperkuat budaya literasi di desa,” ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh program dapat berjalan dengan dukungan penuh dari pemerintah desa maupun masyarakat.
“Kami berharap dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Dengan dukungan yang baik, kami optimistis program-program yang telah disusun bisa memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Setelah pemaparan program kerja, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Forum tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan saran dan masukan agar pelaksanaan program KKN selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat terbuka terhadap berbagai masukan. Harapannya, program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Jawa Laut,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi





