HST  

Pemkab HST Mulai Tingkatkan Jalan Birayang–Wawai, Penantian Warga yang Cukup Panjang

BARABAI, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) mulai meningkatkan ruas jalan Birayang–Wawai di Kecamatan Batang Alai Selatan sebagai upaya memperbaiki akses transportasi dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

Pekerjaan tersebut telah dimulai sejak kontrak ditandatangani pada 22 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender. Proyek senilai sekitar Rp12 miliar yang bersumber dari APBD HST itu kini memasuki tahapan perbaikan badan jalan sebelum pengaspalan dilakukan.

Pantauan di lokasi, alat berat dikerahkan untuk mengerok lapisan aspal lama yang mengalami kerusakan. Pada sejumlah titik, pekerja juga melakukan pengecoran beton guna memperkuat struktur jalan agar mampu menahan beban kendaraan bertonase besar.

Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik. Setelah perbaikan struktur selesai, ruas jalan akan dilapisi aspal baru sehingga permukaannya lebih rata, aman, dan nyaman dilalui.

Selama proses pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas tetap dibuka dengan sistem buka-tutup. Petugas di lapangan mengatur kendaraan yang melintas agar aktivitas masyarakat tidak terganggu, meski pengendara harus bergantian di beberapa titik.

Ruas Birayang–Wawai merupakan salah satu jalur penting di Kecamatan Batang Alai Selatan. Selain menjadi akses harian warga, jalan tersebut juga menjadi lintasan utama angkutan hasil pertanian, distribusi barang, serta kendaraan berat yang menghubungkan sejumlah desa.

Baca Juga : Bank Kalsel dan Pemkab HST Perkuat Penerapan KKI

Baca Juga : Bank Kalsel Serahkan Hadiah Undian Untuk ASN Pemkab HST

Warga Wawai, Saipul, mengaku perbaikan jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, kerusakan jalan dan debu yang beterbangan saat musim kemarau selama ini menjadi keluhan utama warga yang tinggal di sepanjang ruas tersebut.

“Kalau musim kemarau, debunya luar biasa ketika truk-truk lewat. Kondisi jalannya juga sudah rusak cukup parah, jadi memang sudah lama dinantikan untuk diperbaiki,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Ia menilai kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama ketika musim hujan akibat banyaknya lubang dan permukaan yang tidak rata.

Saipul mengapresiasi langkah Pemkab HST yang akhirnya merealisasikan peningkatan ruas jalan tersebut. Ia berharap proses pengerjaan berjalan sesuai rencana dengan mengutamakan kualitas sehingga hasilnya dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Kami bersyukur jalan ini akhirnya diperbaiki. Semoga pengerjaannya dilakukan dengan baik dan transparan. Terus perbaiki Banua HST sedikit demi sedikit agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HST, H. Syahidin, menjelaskan peningkatan jalan tahun ini tidak hanya difokuskan pada ruas Birayang–Wawai, tetapi akan dilanjutkan secara bertahap hingga Batu Tangga dan Tandilang.

Menurutnya, pekerjaan meliputi pengaspalan di sejumlah titik, pembangunan rigid pavement atau jalan beton pada lokasi yang memerlukan konstruksi lebih kuat, serta penanganan titik longsor yang selama ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Pemkab HST menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah. Perbaikan jaringan jalan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(raram)

Editor: Amran