Religi  

Setwan DPRD Kalsel Gelar Pembinaan Mental Spritual ASN

Sekwan DPRD Kalsel M Jaini saat saat beri motivasi kepada pegawai di sekretariat Dewan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Setwan Kalsel) kembali menggelar ceramah agama dan pembinaan mental spiritual bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerjanya, Senin (13/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter ASN yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris DPRD Kalsel Muhammad Jaini, mengapresiasi pelaksanaan pembinaan rutin tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan menjadi sarana untuk menyegarkan kembali semangat serta motivasi spiritual para pegawai di tengah padatnya aktivitas kedinasan.

Ia berharap, pembinaan mental dan spiritual ini dapat mendorong seluruh jajaran Sekretariat DPRD Kalsel untuk terus mengembangkan diri, baik dalam meningkatkan kompetensi kerja maupun memperdalam pengetahuan agama.

“Kami berharap pembinaan mental ini dapat mendorong seluruh staf di Sekretariat DPRD Kalsel untuk terus belajar, baik meningkatkan kompetensi kerja maupun memperdalam pemahaman agama,” ujar Muhammad Jaini.

Baca Juga : Dinas Pariwisata Kalsel, Siap Kelola Tugu Nol KM

Baca Juga : Jenazah Remaja yang Diterkam Buaya di Tanah Bumbu Ditemukan Mengapung 7,5 Kilometer dari Lokasi Hilang

Dalam kesempatan itu, ceramah disampaikan oleh Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Muhammad Husyin. Ia mengingatkan, Islam tidak pernah memisahkan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.

Menurutnya, setiap muslim memiliki kewajiban untuk terus menuntut ilmu sepanjang hayat karena ilmu menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mengangkat derajat seseorang di sisi Allah SWT.

Ia menjelaskan, pemahaman terhadap ilmu tauhid sangat penting agar umat tidak keliru dalam berakidah. Di sisi lain, ilmu syariat diperlukan agar ibadah maupun aktivitas muamalah yang dijalankan sesuai dengan tuntunan agama.

“Kewajiban seorang umat muslim ialah menuntut ilmu tauhid maupun ilmu dunia, agar tidak salah dalam berakidah, serta ilmu syariat agar ibadah dan muamalah kita sah di mata Allah SWT,” pungkas Muhammad Husyin.(azka)

Editor : Akhmad