TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani membuka sekaligus menjadi narasumber pada Sosialisasi Ketenagakerjaan Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong, di Balai Rakyat H. Dandung Suchrowardi, Senin (13/7/2026).
Sosialisasi Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Tabalong diikuti sekitar 50 peserta, terdiri dari perwakilan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Tabalong, manajemen, serikat pekerja, serta unsur terkait.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman mengenai peran LKS Tripartit, memperkuat komunikasi dan kemitraan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan taat terhadap ketentuan ketenagakerjaan melalui dialog sosial.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong, Hady Ismanto, menyampaikan, hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja dan produktivitas perusahaan.
Menurutnya, hal tersebut dapat diwujudkan melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja melalui dialog sosial yang efektif.
“LKS Tripartit merupakan forum komunikasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja untuk membahas kebijakan serta permasalahan ketenagakerjaan, sehingga berperan penting dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis,” ujarnya.
Baca Juga :Ā Bupati Tabalong Kukuhkan Pokja Bunda PAUD Periode 2025ā2030
Baca Juga :Ā Bupati Tabalong Dorong Peningkatan Kompetensi Guru Lewat Pelatihan Dapodik dan PPG
Ia berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh peserta dapat memahami fungsi, tugas, dan mekanisme kerja LKS Tripartit, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabalong H Fani mengucapkan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja Tabalong yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
“Kegiatan ini memiliki arti penting karena pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya investasi, tetapi juga dari kemampuan kita menciptakan hubungan kerja yang sehat, produktif, serta saling menguntungkan antara perusahaan dan tenaga kerja,” ujar H Fani.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pencetakan 15.000 tenaga terampil guna memperluas kesempatan kerja, memenuhi kebutuhan dunia usaha, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.
“Saya mengajak seluruh perusahaan untuk terus membangun budaya dialog, meningkatkan kompetensi dan memberikan kesempatan kepada tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan perusahaan, memenuhi hak-hak pekerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan saling menghargai,” tuturnya.
Melalui sosialisasi ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat dan kondusif. (adv/renn)
Editor : Akhmad





