TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong H Noor Rifani resmi membuka Bimbingan Teknis Lembaga Penyedia Layanan Rujukan dan Jejaring Puspaga di Aula Barunak, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Tabalong ini, bertujuan untuk peningkatan bimbingan dan edukasi bagi anak usia sekolah, pemberian motivasi agar tidak putus sekolah, serta penguatan upaya pencegahan stunting dan pernikahan usia dini.
Adapun yang mengikuti bimbingan ini sebanyak 100 peserta, terdiri dari TP PKK Tabalong, pengelola Puspaga Kabupaten, UPTD PPA, konselor kecamatan dan desa, KUA, Kader Bina Keluarga Remaja, serta Kader Posyandu TP PKK Desa.
Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong H Syam’ani mengatakan, kegiatan ini sebagai komitmen penuh untuk memperkuat kapasitas lembaga penyedia layanan, agar seluruh petugas dan konselor di lapangan lebih siap, responsif, dan cakap dalam mendampingi keluarga-keluarga.
“Jadi, kita ingin menyamakan persepsi dan menambah pemahaman tentang fungsi Puspaga, memperkuat sinergi koordinasi antarlembaga, serta membangun sistem rujukan yang lebih cepat, tepat, dan terpadu,” katanya.
Di sisi lain, Tabalong saat ini sudah membentuk dan mengoperasikan 12 Puspaga di tingkat desa, 12 Puspaga tingkat kecamatan, dan satu Puspaga induk tingkat kabupaten.
Dari sisi pemanfaatan layanan, animo masyarakat yang datang ke Puspaga terus menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pada 2023, tercatat baru 18 orang yang mengakses layanan.
Baca Juga : Bupati Tabalong Sambut Kepulangan Ratusan Jemaah Haji Kloter 19, Harapkan Menjadi Haji Mabrur
Baca Juga : Seluruh Aparatur Pemkab Tabalong Ikuti Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Antikorupsi
Angka ini naik pada 2024 menjadi 44 orang. Pada 2025 yang lalu, melonjak lagi mencapai 63 orang dan di tahun berjalan hingga bulan Juni 2026, tercatat sudah ada 24 warga yang datang mengakses layanan.
“Masyarakat sudah memanfaatkan layanan ini untuk berbagai keperluan, mulai dari konseling umum, konsultasi, hingga pemenuhan syarat rekomendasi dispensasi pernikahan,” ungkap Syam’ani.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tabalong H Fani meminta, para peserta Bimtek ini memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat mengikuti Bimtek ini. Ikuti dengan serius dan dengarkan apa yang disampaikan nanti oleh para narasumber yang sudah ahli di bidang ini” ujarnya.
H Fani juga menegaskan, kepada para peserta agar berperan aktif dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta arahan kepada anak-anak usia remaja agar tidak putus sekolah dan terhindar dari pernikahan pada usia muda, sehingga dapat melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Kami juga meminta apabila ada anak yang putus sekolah karena terkendala masalah ekonomi dan masalah keluarga, segera hubungi kami. Pemerintah daerah memiliki program beasiswa yang dapat membantu, sehingga diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Tabalong yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” tuturnya. (renn/adv)
Editor : Akhmad





