Tak Tahan Melihat Ibunya Dianiaya, Remaja di Ayuang Diduga Sayat Leher Ayah Tiri

Korban (U) terbaring lemah tidak berdaya setelah menjadi korban penggorokan oleh anak tirinya.

BARABAI, klikkalsel.com – Suasana tenang di Desa Ayuang, Kecamatan Barabai, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria menjadi korban penyayatan leher yang diduga dilakukan anak tirinya sendiri.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 19.00 Wita di rumah keluarga tersebut. Korban diketahui berinisial U, sedangkan terduga pelaku berinisial Z yang masih berstatus di bawah umur.

Korban merupakan ayah tiri pelaku setelah menikahi ibu kandung Z yang berinisial A. Hubungan keluarga yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru berakhir dengan tragedi yang menggemparkan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat U dan istrinya terlibat pertengkaran hebat. Keributan itu diduga dipicu tindakan kekerasan yang dilakukan korban terhadap sang istri.

Saat pertengkaran berlangsung, Z berada di dalam rumah dan melihat serta mendengar langsung cekcok tersebut. Diduga emosi pelaku memuncak setelah menyaksikan ibunya menjadi korban kekerasan.

Beberapa saat kemudian, U masuk ke kamar dan menghampiri korban yang pada saat itu sedang bermain telepon genggam. Di saat itulah Z dari arah belakang sambil membawa cutter atau pisau kecil.

Pelaku langsung menyayat leher korban hingga mengalami luka menganga. Setelah melakukan aksinya, Z meninggalkan rumah dan berpapasan dengan ibunya yang baru menuju kamar.

Baca Juga : Warga Antasan Tewas Usai Ditusuk di Leher Oleh Orang Tak Dikenal

Baca Juga : Dibantu Sang Kakak, Ini Pengakuan Istri Bunuh Suami dengan Cara Penggal Kepala dan Tangan

Saat memasuki kamar, A dibuat syok karena melihat darah berceceran di lantai. Dalam kondisi terluka parah, korban masih sempat mengatakan kepada istrinya bahwa pelaku penyayatan adalah anak tirinya. Informasi tersebut diperoleh dari keterangan seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Adik korban berinisial M membenarkan bahwa korban merupakan kakak kandungnya. Saat ini korban telah dilarikan ke RSHD Barabai untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif akibat luka serius di bagian leher.

Menurut M, kondisi korban hingga kini masih belum dapat diajak berkomunikasi. Tim dokter juga berencana melakukan operasi pada malam ini juga karena luka yang diderita cukup berat dan membutuhkan tindakan segera.

Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan ke Polres Hulu Sungai Tengah. Remaja yang diduga masih di bawah umur tersebut datang didampingi ibu kandungnya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasubsi PIDM Humas Polres HST Aiptu M. Husaini membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Kejadian tersebut memang benar, sekarang sudah dalam proses penanganan Unit Reskrim Polres HST,” ujarnya.

Meski penyelidikan telah berjalan, pihak keluarga korban hingga kini belum membuat laporan resmi ke Polres HST. Menurut M, keluarga masih memiliki beberapa hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Untuk kepentingan penyidikan, polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan agar proses olah tempat kejadian perkara berjalan maksimal sekaligus mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Kasus ini masih terus didalami penyidik untuk mengungkap motif secara menyeluruh. Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa sebelum menentukan proses hukum berikutnya.(raram)

Editor: Amran