Kinerja PLN Jaga Keandalan Sistem, Pemeliharaan Hotspot Peralatan Gardu Induk Sungai Raya Berhasil Diselesaikan

Salah satu tim pemeliharaan sedang melakukan pengujian Leakage Current Measurement (LCM) pada Lightning Arrester (LA) di lingkungan gardu induk menggunakan sensor HFCT (High Frequency Current Transformer).

PONTIANAK, klikkalsel.com – Dalam upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pontianak terus memperkuat pemeliharaan preventif pada aset transmisi dan gardu induk. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyelesaian pemeliharaan hotspot pada sambungan Material Transmisi Utama (MTU) di Gardu Induk Sungai Raya guna memastikan peralatan beroperasi secara optimal dan mendukung kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan melalui pemeliharaan yang terencana dan berkelanjutan. Selain memastikan kondisi peralatan tetap prima, pemeliharaan preventif juga menjadi langkah strategis untuk meminimalkan potensi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan penyaluran tenaga listrik.

Pemeliharaan hotspot pada sambungan MTU di Gardu Induk Sungai Raya dilakukan setelah hasil inspeksi thermovision menunjukkan adanya indikasi kenaikan suhu yang tidak normal pada peralatan. Sebagai tindak lanjut, petugas melakukan pembongkaran sambungan, pembersihan permukaan kontak dari korosi, pengaplikasian grease khusus penghantar listrik, serta pengencangan ulang menggunakan kunci torsi sesuai standar operasional.

Selain pekerjaan di Gardu Induk Sungai Raya, PLN UPT Pontianak juga melaksanakan pengujian Leakage Current Measurement (LCM) pada Lightning Arrester (LA) di Gardu Induk Cendana. Pengujian menggunakan alat Doble LCM500 tersebut dilakukan pada seluruh fasa dan bay tanpa memerlukan pemadaman listrik sehingga proses pemeliharaan dapat berjalan tanpa mengganggu pelayanan kepada pelanggan.

Manager PLN UPT Pontianak, Darul Irfan, mengatakan bahwa pemeliharaan preventif menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan seluruh aset transmisi dan gardu induk berada dalam kondisi optimal.

Baca Juga : Capaian PLN Perkuat Desa Inklusi, Dorong Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Kabupaten Banjar

Baca Juga : Desa Biih Terima Program TJSL PLN, Perkuat Kemandirian dan Pemberdayaan Kaum Rentan

“Pemeliharaan preventif merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh aset transmisi dan gardu induk tetap berada dalam kondisi optimal. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, kami dapat meminimalkan potensi gangguan serta menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Darul.

Berbagai upaya pemeliharaan tersebut didukung oleh kesiapan personel dan peralatan operasional yang selalu siaga dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Melalui penguatan budaya kerja yang mengedepankan keselamatan, kualitas, dan profesionalisme, PLN terus memastikan setiap pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan sesuai standar yang berlaku.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak terlepas dari konsistensi pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Keandalan sistem kelistrikan tidak terlepas dari konsistensi pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Melalui berbagai upaya preventif, PLN terus memastikan seluruh aset transmisi beroperasi secara optimal sehingga mampu mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Riko.

Pemeliharaan preventif yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu wujud kinerja PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan. Melalui inspeksi rutin, pengujian peralatan, dan pemanfaatan teknologi pemeliharaan modern, PLN terus memperkuat kualitas layanan serta memastikan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(adv/firdaus)