TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong H Noor Rifani dan Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf beserta jajaran Forkopimda resmi membuka Job Fair Tabalong 2026, di Halaman Pendopo Bersinar, Pembataan, Murung Pudak.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026 tersebut, menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Sebanyak 24 perusahaan turut berpartisipasi dalam Job Fair Tabalong 2026 dengan menyediakan 378 lowongan pekerjaan yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat Tabalong.
Bupati Tabalong H Fani menyampaikan, Pemkab Tabalong terus berupaya menciptakan berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda masyarakat Tabalong, serta membuka peluang yang lebih luas untuk mengakses dunia kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Penyelenggaraan Job Fair seperti ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga peluang kerja bagi masyarakat dapat semakin terbuka” ujarnya.
Baca Juga :Â Job Fair Banjarmasin 2025 Hadirkan 500 Lowongan Kerja
Baca Juga :Â Buka Job Fair 2025, Wagub Hasnuryadi Ajak Sektor Swasta Aktif Beri Peluang Kepada Masyarakat
Ia menegaskan, Job Fair Tabalong 2026 bukan sekadar kegiatan bursa kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan salah satu program prioritas yaitu, Tabalong SMaRT Naker.
H Fani mengapresiasi, Dinas Tenaga Kerja Tabalong, perusahaan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Job Fair Tabalong 2026, sekaligus meminta perusahaan yang membuka lowongan kerja agar melaksanakan proses perekrutan secara terbuka dan transparan.
“Untuk setiap penerimaan tenaga kerja, saya minta perusahaan mengumumkannya secara terbuka dan transparan kepada masyarakat Tabalong, serta memastikan prosesnya bebas dari praktik percaloan,” pesannya.
Melalui program ini, Pemkab Tabalong berkomitmen untuk memperluas akses pelatihan kerja, sertifikasi kompetensi, serta membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. (renn/adv)
Editor : Akhmad





