BANJARMASIN, klikkalsel.com – Nasib para pedahang bawang di Pasar Bawang saat ini masih gantung. Perumda Pasar masih dalam proses seleksi tender pengerjaan bangunan baru di lokasi kebakaran.
Kebakaran yang terjadi pada 4 Mei 2026 lalu di Pasar Lima/Pasar Bawang mengakibatkan puluhan pedagang dan bahkan ratusan buruh pasar ikut terdampak.
Solusi kongkret yang diberikan oleh Perumda Pasar pun saat ini masih terus berproses guna memenuhi keluhan para pedagang yang terdampak tersebut.
Direktur Perumda Pasar, Abdan Syakura mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan para perwakilan pedagang yang terdampak.
Pasca kebakaran terjadi pihaknya telah beberapa kali melakukan pertemuan dan rapat dengan para pedagang hingga ada kesepakatan dengan para pedagang bahwa yang membangun di area kebakaran tersebut adalah Perumda Pasar.
Baca Juga :Â Tuntut Kejelasan Pasca Kebakaran, Pedagang Bawang Datangi Balai Kota Banjarmasin
Baca Juga :Â 17 Ton Bawang Merah Hangus Terbakar di Pasar Harum Manis, Pemprov Kalsel Jamin Stok Masih Aman
“Tahapannya saat ini sedang berproses, kita menunggu penawaran dari beberapa vendor, yang hari ini akan masuk penawaran-penawaran tersebut,” ucapnya, Senin (25/5/2026).
Ia pun menjelaskan bahwa Perumda Pasar telah memberikan target selesainya pembangunan gedung pengganti untuk Pasar Bawang yang terbakar hingga bulan Agustus mendatang.
“Dalam kurun waktu hingga bulan Agustus 2026 mendatang kita akan selesaikan semua pembangunan yang ada di Pasar Harum Manis,” terangnya.
Bangunan yang rencananya akan dibuat oleh Perumda Pasar tersebut bersifat semi permanen. Hal tersebut dikatakan Abdan sesuai dengan intruksi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.
“Untuk kedepannya kita harus membikin bangunan yang lebih tertata dan lebih tertib lagi. Sehingga kita bisa memitigasi beberapa resiko, terutama di Banjarmasin ini kan resiko kebanjiran dan kebakara, jadi aliran-aliran listrik ini bisa kita rapikan lagi,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran





