BANJARBARU, klikkalsel.com – Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekdaprov Kalsel melantik 54 kepala sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri di lingkungan Pemprov Kalsel, Senin (16/3/2026).
Mewakili Gubernur Kalsel, Sekdaprov Syarifuddin mengungkapkan Sebanyak 54 kepala sekolah yang dilantik merupakan hasil dari proses rotasi, mutasi, serta pengangkatan baru yang telah memenuhi persyaratan dan sebelumnya mengikuti pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS).
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur H. Muhidin menyampaikan selamat kepada para kepala sekolah yang baru dilantik serta mengingatkan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kami mengucapkan selamat atas pelantikan bapak dan ibu sekalian. Semoga para kepala sekolah yang dilantik mampu menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ucap gubernur.
Menurut H. Muhidin, kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak dalam memajukan pendidikan. Selain memimpin proses pembelajaran, kepala sekolah juga menjadi figur yang menentukan arah serta budaya kerja di lingkungan sekolah.
Karena itu, proses pengangkatan kepala sekolah harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis kompetensi.
H. Muhidin juga menegaskan bahwa seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melalui tahapan pelatihan BCKS sehingga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Baca Juga : https://klikkalsel.com/disdik-banjarmasin-sesuaikan-jam-sekolah-selama-ramadan-1447-h-kbm-dipersingkat/
Dia pun mengingatkan para kepala sekolah agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan proses yang tidak sesuai dengan aturan. Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Muhidin–Hasnur dalam menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas di seluruh sektor pemerintahan, termasuk pendidikan.
“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, membangun budaya kerja profesional dan berintegritas, serta menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran,” tegasnya.
Selain itu, kepala sekolah juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter, sekaligus membangun kolaborasi dengan guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta dunia usaha dan dunia industri.
Usai pelantikan, Sekdaprov Kalsel M Syarifuddin menekankan para kepala sekolah yang dilantik dapat meningkatkan kinerja satuan pendidikan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada sektor pendidikan.
“Hari ini kita melaksanakan pelantikan kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB. Harapannya kinerja sekolah meningkat dan berdampak pada peningkatan IPM di sektor pendidikan,” ujarnya.
Dia menambahkan, rata-rata lama sekolah di Kalimantan Selatan saat ini masih berada di kisaran 8,6 hingga 9 tahun. Karena itu, para kepala sekolah diharapkan mampu mendorong peningkatan partisipasi pendidikan serta mengajak masyarakat untuk kembali bersekolah.
Pelantikan tersebut turut dihadiri para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Kalsel, tenaga ahli gubernur, serta jajaran pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. (rizqan)
Editor: Abadi





