BANJARMASIN, klikkalsel.com – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kota Banjarmasin.
Kegiatan kolaborasi antara Kodim 1007/Banjarmasin bersama Pemko Banjarmasin ini dibuka melalui upacara halaman Balai Kota Banjarmasin dan di kawasan Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Program TMMD mengusung semangat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang masih membutuhkan perhatian, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI bersama masyarakat.
Komandan Kodim 1007/Banjarmasin, Letkol CZI Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD akan berlangsung selama satu bulan penuh, setelah sebelumnya diawali dengan tahap Pra-TMMD pada 9 hingga 21 April 2026.
“Pelaksanaannya mulai tanggal 22 April sampai dengan 21 Mei, jadi satu bulan atau kurang lebih 30 hari,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, tidak hanya TNI tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat.
“Harapannya ini bisa menjadi awal yang baik, di mana kerja sama antar stakeholder sangat diperlukan, tidak hanya TNI saja, tetapi terutama peran aktif masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga : Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi
Baca Juga : Dicari Hanya Dua Yang Lolos ke Nasional, 90 Putra-Putri Terbaik Kalsel Bersaing Terpilih Menjadi Paskibraka
Sebanyak 60 personel atau dua Satuan Setingkat Peleton (SST) diterjunkan untuk mengerjakan berbagai sasaran, baik fisik maupun nonfisik di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menilai TMMD merupakan agenda strategis yang mampu menjangkau wilayah yang belum tersentuh pembangunan secara optimal.
“Hadirnya TMMD ke-128 ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah dan TNI untuk memajukan Kota Banjarmasin. Kami akan meninjau langsung ke Sungai Gampa, hingga kawasan Basiri Selatan. Ada juga pembangunan jembatan gantung,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
“TMMD ke-128 menyasar sejumlah pembangunan infrastruktur, seperti peningkatan dan peninggian badan jalan, serta pemasangan gorong-gorong,” tuturnya.
Selain itu, program ini juga mencakup kegiatan sosial dan lingkungan, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan tempat ibadah, penanaman pohon, hingga penguatan ketahanan pangan.
“Melalui program ini, diharapkan pemerataan pembangunan di Kota Banjarmasin dapat semakin terakselerasi, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat di tingkat akar rumput,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran





