Terapkan Pencegahan Konflik Pilkada

Simulasi penanganan Pilkada oleh personel Dalmas Ditshabara Polda Kalsel yang melibatkan 200 personel. (foto : wamen/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikalsel– Pesta demokrasi pemilihan Bupati-Wakil Bupati 2018 yang diselenggarakan di empat kabupaten di Kalsel, dinilai bukan wilayah yang rawan konflik.

Simulasi penanganan Pilkada oleh personel Dalmas Ditshabara Polda Kalsel yang melibatkan 200 personel. (foto : wamen/klikkalsel)

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komisaris Jenderal Moechgiyarto saat memberikan arahan kepada jajaran Polda Kalsel di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Senin (5/3/2018).

Menurutnya, hal tersebut didasarkan pada data peta kerawanan konflik yang dimiliki oleh Polri. “Tapi walau begitu, kewaspadaan di Kalsel tetap harus ditingkatkan, “ujar perwira berpangkat bintang tiga ini.

Diharapkannya, dengan kewaspadaan yang tinggi dapat mendeteksi dan meredam genjala konflik sebelum muncul gesekan yang terjadi di daerah.

“Polisi harus bekerja sesuai SOP yang mengedepankan pencegahan terhadap gangguan Khamtibmas dalam Pilkada 2018,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diperagakan simulasi penanganan Pilkada oleh personel Dalmas Ditshabara Polda Kalsel yang melibatkan 200 personel.(david)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.