“Super Flu” Bukan Virus Baru, Dinkes Kalsel Minta Masyarakat Tenang

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinkes Kalsel) mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi informasi yang beredar terkait istilah “super flu”. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta mengacu pada informasi resmi dari otoritas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, menegaskan bahwa istilah super flu bukanlah nama resmi virus baru. Sebutan tersebut muncul di media untuk menggambarkan Influenza A (H3N2 subclade K) yang sejatinya masih termasuk kategori influenza musiman.

“Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa virus ini lebih berbahaya atau lebih mematikan dibandingkan flu biasa,” ujar Diauddin dalam keterangan resminya, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, temuan virus Influenza A (H3N2) tersebut merupakan bagian dari hasil surveilans rutin penyakit pernapasan yang secara berkala dilakukan pemerintah.

“Surveilans ini bertujuan untuk memantau peredaran virus dan memastikan kesiapsiagaan sistem kesehatan dalam menghadapi potensi penyakit menular,” katanya.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, Diauddin menyebutkan bahwa sebagian besar kasus menunjukkan gejala ringan hingga sedang dan dapat ditangani dengan pelayanan medis standar.

Baca Juga : Dinkes Kalsel Ungkap Positif HIV Tembus 632 Kasus: Perilaku LGBT Berisiko Terinfeksi

Baca Juga : Dinkes Kalsel Rutinkan Inspeksi ke SPPG Pasca Keracunan MBG di Kabupaten Banjar

Sementara itu, kondisi sistem kesehatan di Kalimantan Selatan dinilai masih dalam keadaan siaga dan terkendali.

Meski demikian, Dinkes Kalsel mengingatkan agar kewaspadaan tetap ditingkatkan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan masker saat mengalami flu atau batuk, rutin mencuci tangan, serta menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup.

“Jika gejala flu dirasakan semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” ucapnya.

Selain itu, vaksinasi influenza tetap dianjurkan untuk menekan risiko keparahan penyakit, terutama bagi kelompok rentan.

Dinkes Kalsel kembali menegaskan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan selalu mengikuti rilis resmi dari pemerintah maupun otoritas kesehatan. (rizqon)

 

Editor: Abadi