Kalsel  

Sahbirin : Cabut Perda yang Menghambat Investasi

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi dengan kepala daerah se Kalsel.(foto : baha/klikkalsel)

MARTAPURA, klikkalsel – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor terus berupaya mempercepat pertumbuhan investasi daerah, terutama dengan mempercepat pembangunan infrastruktur dan penyempurnaan kebijakaan bagi masuknya investasi lokal, nasional, maupun internasional.

“Kita harus mendorong percepatan pertumbuhan investasi di daerah, kalo perlu cabut saja perda yang menghambat investasi,” tegasnya saat Rakor bersama Kepala Daerah se Kalsel, di Desa Kiram, Senin (5/2/2018).

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi dengan kepala daerah se Kalsel.(foto : baha/klikkalsel)

Apalagi kata dia, hal itu sesuai dengan arahan presiden pada rapat kerja bersama gubernur se Indonesia, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 23 Januari 2018 lalu.

Selain itu disampaikan Sahbirin, Presiden RI Joko Widodo juga meminta seluruh kepala daerah menjaga citra Indonesia sebagai daerah tujuan investasi dengan memberikan kemudahan bagi investor.

Menurut Gubernur, pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengharapkan para gubernur melalui satuan kerja perangkat daerah untuk memantapkan pelayanan perizinan satu pintu dalam rangka memudahkan calon investor.

Sehingga, pemerintah akan terus mendorong bagi kemudahan dan percepatan pembangunan di sektor dunia usaha.

Disinggung mengenai pemilihan rapat di Desa Kiram, Sahbirin menjelaskan, hal tersebut sebagai bentuk upaya promosi desa kiram sehingga menjadi salah satu tujuan wisata baru di kalsel.

“Sekali-sekali rapat di luar ruagan, disini kan udaranya sejuk ditambah pemandangan pegunungan,” ucapnya.

Desa Kiram sendiri terletak di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Di Desa Kiram, juga ada Wisata Bamboo Rafting yang beberapa waktu lalu sudah diresmikan oleh Sahbirin Noor.(baha)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.