MARTAPURA, klikkalsel.com – Puluhan kapal jemaah haul 19 KH. Muhammad Zaini Bin Abdul Ghoni mulai bersandar di Dermaga Murung Kenanga RT. 05, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar sejak pagi tadi, Sabtu (13/01/2024).
Puluhan kapal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, bahkan hingga perbatasan Malaysia sudah sampai di Martapura dengan selamat.
Haji Murni (55) Warga Rantau Bahuan, Kecamatan Binama, Kelteng, mengaku kali pertama datang ke acara haul Guru Sekumpul menggunakan akses air.
“Ini pertama kali, sebelumnya kita naik mobil. Namun macet di jalan, bahkan sampai empat hari kita. Jadi memutuskan menggunakan kapal saja,” ucapnya kepada klikkalsel.com.
Ia mengaku, datang ke Kalsel bersama dengan rombongan 4 unit kapal lain dari Kalteng.
“Ada empat kapal yang datang nanti,” ucapnya.
Selama delapan jam mengarungi jalur air, melintasi Sungai Barito hingga masuk Sungai Martapura, ia mengaku sangat senang dengan relawan yang banyak membantu. Terutama memberikan konsumsi kepada dia dan rombongannya.
Baca Juga : H-1 Haul ke-19 Guru Sekumpul, Jemaah Padati Sekumpul dan Begini Pesan Imam Musholla Ar Raudah
Selain itu, Haji Murni mengaku, untuk malam ini ia akan menginap di kapal, namun beberapa dari rombongannya juga ada yang menginap di rumah sanak-saudara yang bertempat tinggal di Martapura.
“Saya malam ini menginap di kapal, namun ada teman yang juga menginap di rumah keluarganya yang ada di sini,” bebernya.
Selain itu, Haji Murni juga mengaku pihaknya akan balik ke kampung halaman pada hari Senin nanti, kisaran pukul 07.00 Wita.
Sementara itu, Koordinator Posko Dermaga Murung Kenanga, RT. 05, Abdul Qadir Badres mengatakan, sejak pagi jemaah sudah sangat banyak datang.

“Jemaah sudah datang sejak Jumat kemarin. Belum malam ini, jadi belum bisa ditotalkan. Tapi haul tadi sebelumnya ada 360 unit kapal yang bersandar di dermaga Martapura,” bebernya.
Selain menyambut kedatangan, pihaknya juga telah menyiapkan konsumsi untuk jemaah yang datang menggunakan jalur air.
“Kemarin ada datang 1 ekor sapi dari Posko Induk, juga uang sebesar Rp6,6 juta. Namun untuk beras masih kurang, jadi bila ada yang mau menyumbang silakan saya terima,” terangnya.
Baca Juga : Ingin Ke Sekumpul, Jemaah Bisa Pantau Situasi dan Arus Lalulintas Melalu Gawai Masing-masing
Ami Qadir sendiri mengaku telah menyiapkan beras sebanyak 23 belek. Belum dari rumah yang ada di sini.
“Pokonya jemaah yang datang saya kasih makan. Jangan sampai terlantar, pokoknya pulang saya kasih makan juga saat mau makan,” ungkapnya.
Menu makanan yang disediakan oleh pihaknya juga bervariatif, dari ayam, daging sapi hingga telur. (Mada Al Madani)
Editor: Abadi





