PPKM Level 1, Nataru di Banjarmasin Tak Ada Pembatasan

Rapat Koordinasi Forkopimda Banjarmasin persiapan menghadapi Nataru

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Persiapan menghadapi Natal tahun 2022 dan tahun baru 2023 (Nataru), Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi.

Dalam rapat tersebut hadir Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Ketua DPRD Banjarmasin, Hari Wijaya, Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Pipit Subiyanto dan Kasdim 1007/Banjarmasin, Letkol Arm Agung Nugroho dan sejumlah perwakilan SKPD di lingkup pemko Banjarmasin lainnya.

Rapat tersebut membahas terkait persiapan lonjakan mobilitas masyarakat saat libur Nataru. Dimana sejumlah titik pos telah mulai dipetakan untuk mengurai kerumunan masa.

Mengingat, status Covid-19 saat ini yang mulai melonjak, Pemko Banjarmasin terus mengingatkan masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan.

Disampikan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, bahwa dalam rapat tersebut membahas terkait antisipasi dampak dari Nataru.

“Selama pelaksanaan Nataru kita harus memastikan suasana kota berjalan dengan nyaman aman dan kondusif,” ucapnya, Selasa (13/12/2022).

Baca Juga : Status PPKM Balangan Kembali Level 1

Baca Juga : Kasus Covid-19 Diprediksi Meningkat Saat Libur Nataru

“Kita juga berharap kita bisa melewati akhir tahun dengan baik, tidak ada insiden-insiden yang merugikan kita semua dan kita optimis menghadapi tahun 2023 dengan pemulihan ekonomi serta suasana sosial kemasyarakatan yang lebih baik lagi,” bebernya.

Hasil dari rapat tersebut juga, Ibnu mencatat bahwa akan mengeluarkan surat edaran bersama Forkopimda terkait panduan dan pedoman dalam pelaksanaan baik kepada petugas maupun personil yang ada di lapangan serta para pelaku usaha.

“Dikeluarkannya surat itu agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, sesuai dengan Inmendagri 51 tahun 2022 bahwa kita berada dilevel 1 yang artinya 100 persen dibolehkan,” ungkapnya.

“Tetapi tetap dengan protokol kesehatan. Juga kita mengantisipasi sesuai dengan aturan-aturan yang ada seperti Perda untuk ketertiban di Banjarmasin,” sambungnya.

Selain mengeluarkan surat edaran bersama tersebut, pihaknya juga akan tetap melakukan patroli gabungan dengan personil yang diturunkan sebanyak 1096 baik dari TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Dishub dan sejumlah petugas medis juga relawan.

“Jadi kita akan menyiapkan Pos Keamanan dan Pos Pelayanan di sebanyak enam titik di Banjarmasin,” paparnya.

“Kalau menemukan kerumunan maka perlu kita antisipasi,” tambahnya.

Sementara itu menurut Ibnu, sesuai dengan Inmendagri 51 tahun 2022 terkait PPKM level 1 tersebut, maka tidak ada pembatasan keluar masuk di Banjarmasin.

“Sesuai dengan ketentuan PPKM level 1 tidak ada pos untuk masuk kota. Tapi tetap kita ingin suasana kota yang aman,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran