Polda Kalsel Proses Hukum 23 Laporan Karhutla, 12 di antaranya Berkaitan dengan Korporasi

Kapolda Kalsel Dr. Irjen Pol Rusyanto Yudha Hermawan menyampaikan arahan kepada seluruh lurah dan kepala desa terkait sinergitas penanganan karhutla.

BANJARBARU, klikkalsel.com – Polda Kalsel telah menerbitkan 23 laporan polisi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 12 laporan di antaranya berkaitan dengan korporasi, sedangkan 11 lainnya melibatkan perorangan.

Kapolda Kalsel Dr. Irjen Pol Rusyanto Yudha Hermawan mengungkapkan, sebagian besar kasus tersebut telah memasuki tahap penyidikan. Beberapa laporan di antaranya termasuk yang disampaikan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalsel.

Hal tersebut disampaikan Kapolda saat diskusi dengan bersama lurah, kepala desa, serta jajaran Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) wilayah Kalsel di auditorium Polda Kalsel Banjarbaru, Kamis (15/10/2026). Kapolda menegaskan penegakan hukum menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan di tengah penanganan karhutla yang telah berlangsung lebih dari dua bulan.

“Hingga saat ini sudah diterbitkan 23 Laporan Polisi (LP) terkait karhutla, yang melibatkan 11 perorangan dan 12 korporasi. Sebagian besar kasus telah naik ke tahap penyidikan, termasuk laporan dari WALHI Kalsel,” ungkapnya.

Baca Juga : Terdata 71 Kejadian Kebakaran Lahan, Banjarmasin Tak Masuk Penerima Banpres Karhutla

Baca Juga : Gegara Tak Kebagian Uang Menang Judi Slot, Tiga Pria di Banjarmasin Keroyok Teman hingga Tewas

Kapolda mengatakan, pihaknya juga mengerahkan sekitar 800 personel melalui Operasi Aman Nusa hingga akhir Oktober 2026. Kapolda menilai keterlibatan pemerintah desa dan kelurahan penting untuk memperkuat pencegahan kebakaran, terutama dengan mengajak masyarakat lebih aktif menjaga wilayahnya.

“Kami ingin mengoptimalkan peran para lurah dan kepala desa untuk mengajak masyarakat bersama-sama melakukan upaya pencegahan, mitigasi, hingga penanganan karhutla,” ujarnya.

Selain pengerahan personel dan penegakan hukum, Polda Kalsel bersama Pemprov Kalsel menyiapkan peralatan mixer serta bahan baku cairan surfaktan untuk mendukung pemadaman.

Bahan dan peralatan tersebut direncanakan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Kalsel.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin, Ketua DPRD Kalsel, jajaran TNI-Polri, para bupati dan wali kota, serta perwakilan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan APDESI. (rizqan)

Editor: Abadi