Penyeberangan Alalak-Jelapat Kembali Beroperasi

Kapal fery menghubungkan Kota Banjarmasin-Desa Jelapat, Kabupaten Batola menjadi jasa angkutan yang selama ini memudahkan masyarakat. (foto : fachrul/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Penyeberangan kapal fery yang menghubungkan Kota Banjarmasin-Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang sempat ditutup, kini sudah bisa beroperasi setelah ada mediasi antara Dinas Perhubungan dengan pihak pengelola.

Kapal fery menghubungkan Kota Banjarmasin-Desa Jelapat, Kabupaten Batola menjadi jasa angkutan yang selama ini memudahkan masyarakat. (foto : fachrul/klikkalsel)

Akses penyeberangan yang terletak di Alalak, Kecamatan Banjarmasin Utara itu, sempat tutup oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin karena pihak pengelola menaikkan tarif jasa penyeberangan.

Ditutupnya dermaga lintas kabupaten-kota tersebut mengakibatkan jalur akses menuju Desa Jelapat, Kabupaten Batola terhenti, hal ini memunculkan kendala terhadap masyarakat pengguna jasa penyeberangan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, H Ichwan Nour Chalik membenarkan, jika penutupan sementara dilakukan karena pihak pengelola menaikan tarif penyeberangan.

“Ada kenaikan tarif sehingga kita tutup. Padahal pemerintah Provinsi Kalsel sudah menetapkan tarif penyeberangan lintas kabupaten kota tersebut,” tutur Ichwan, Selasa (6/2/2017).

Selain itu kata dia, tarif penyeberangan yang sudah ditetapkan tersebut dibagi lagi, untuk jasa pelabuhan ke pemerintah kota dan pengelola penyeberangan. Namun selama ini untuk jasa masuk pelabuhan yang sudah ditetapkan oleh provinsi tidak pernah disetorkan ke Pemko.

“Sebenarnya hal itu sudah kami sampaikan kepada pihak pengelola, namun pihak pengelola mengatakan bahwa dari pihak pemko tidak pernah menyampaikan kalau ada setoran untuk jasa masuk pelabuhan,” ucap Ichwan.

Sehingga persoalan inilah yang menguatkan argumen Dishub Kota Banjarmasin menutup sementara dermaga penyebrangan tersebut. Setelah terjalin komunikasi, dermaga penyeberangan kembali dioperasikan. Bahkan, Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah juga  mendatangi dermaga penghubung antar Kota Banjarmasin-Kabupaten Batola.

Sementara itu, Kadishub Kalsel, Rusdiansyah mengatakan tujuan pembangunan dermaga tersebut untuk memberikan pelayanan masyarakat.

Apalagi kata dia, dermaga ini berada di Kota Banjarmasin dan pemerintah kota memiliki kebijakan, namun selama ini kebijakan tersebut belum terlaksana terkait jasa masuk pelabuhan.

“Ketika kebijakan tersebut belum jalan maka hendaknya di diskusikan dengan pihak terkait,” tandas Rusdi.(fachrul)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.