Pemko Banjarmasin Desak Bongkar JPO Mitra Plaza

Kondisi JPO Mitra Plaza yang sudah memprihatinkan diminta Pemko banjarmasin untuk segera dibongkar. foto : azka/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Pangeran Antasari persis depan perbelanjaan Mitra Plaza sudah diperintahkan Oleh Pemerintah Kota Banjarmasin (Pemko) untuk dibongkar.

Kondisi JPO Mitra Plaza yang sudah memprihatinkan diminta Pemko banjarmasin untuk segera dibongkar. foto : azka/klikkalsel)

Jembatan yang menjadi tempat penyeberangan tersebut kondisinya mulai memprihatinkan. Pasalnya JPO tersebut kini menjadi pajangan besi tua.

Bahkan plat besi bekas reklame yang masih menempel pada bagian JPO tersebut bergelantungan. Kondisi itu tentunya dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas di bawah jembatan tersebut.

JPO yang sudah berumur itu, sejatinya sudah diperintahkan oleh pihak Pemko untuk membongkarnya. Namun, hingga saat ini JPO tersebut masih saja belum dibongkar.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, menyampaikan, sudah memerintahkan kepada PUPR Banjarmasin untuk membongkar bangunan tersebut. Bahkan, sudah ada 3 bulan lalu.  Namun, hingga saat ini JPO tersebut tidak juga dibongkar.

“Apabila pihak pemilik JPO tersebut tidak ingin membongkar, maka kami yang akan membongkar dan siapa yang ingin mengambil besinya silahkan di ambil,” tutur Ibnu Sina, Jumat (23/2/2018).

Selain itu Ibnu menambahkan, jalur tersebut merupakan jalur padat pengendara baik pagi dan sore. Sehingga Pemko Banjarmasin mendesak agar pemilik JPO tersebut melakukan pembongkaran.

Sementara itu, tukang ojek yang sering mangkal di kawasan tersebut warga sekitar juga merasa prihatin dengan kondisi JPO tersebut. Bahkan kata dia, tangga untuk menaiki JPO tersebut juga sudah dipotong.

“Kondisinya memang tak terawat dan membahayakan bagi yang melintas, apalagi plat bekas reklame yang menempel pada badan jembatan tersebut sangat rawan terjatuh,” ucap Amat. (fachrul/azka)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.