TANJUNG, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melalui Dinas Tenaga Kerja terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menggelar pelatihan berbasis kompetensi.
Sebanyak 83 peserta mengikuti pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja yang didukung PT Adaro Indonesia serta sejumlah perusahaan mitra lainnya.
Kegiatan tersebut, dibuka Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, di Diamond Ballroom Aston Tanjung City Hotel, Kecamatan Murung Pudak, Senin (2/11/2026).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong, Hady Ismanto, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah untuk mencetak 15.000 tenaga kerja terampil.
Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal penting, agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri, khususnya sektor pertambangan, perkebunan, konstruksi dan jasa.
“Target 15.000 tenaga kerja terampil merupakan target pembangunan daerah yang harus dicapai bersama-sama, dengan melibatkan perangkat daerah, perusahaan, lembaga pelatihan dan masyarakat,” ujarnya.
Adapun empat jenis pelatihan yang diselenggarakan meliputi Ahli K3 Umum, pengoperasian excavator, dump truck dan metodologi instruktur KKNI Level 3.
Dari total 323 pendaftar, sebanyak 83 orang dinyatakan lolos seleksi, terdiri dari 35 peserta Ahli K3 Umum dan masing-masing 16 peserta untuk tiga program lainnya.
Pelaksanaan pelatihan alat berat mendapat dukungan instruktur dari PT Saptaindra Sejati, PT Putra Perkasa Abadi, PT Bukit Makmur Mandiri Utama dan PT Jhonlin Baratama. Kegiatan juga melibatkan LPKS Tana Ilmu serta LSP Intala Bekasi.
Hady berharap, pelatihan tersebut dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus memperluas peluang masyarakat untuk memasuki dunia kerja.
Ia berpesan, agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal mendapatkan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Baca Juga : Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Tabalong Dorong Pertanian dan Peternakan
Baca Juga : 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Desak Polri Buka Nama Perusahaan
Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong, Habib M Taufani, mengatakan pelatihan tersebut, merupakan upaya pemerintah daerah menyiapkan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, sekaligus mendukung program prioritas Tabalong.
Menurutnya, penyediaan lapangan pekerjaan saja tidak cukup, tetapi harus diiringi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Ia mengatakan, melalui pelatihan dasar pengoperasian alat berat excavator dan dump truck, peserta diharapkan memiliki keterampilan teknis yang dibutuhkan, khususnya di sektor pertambangan dan bidang usaha lainnya.
Ia mengingatkan, kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Pasalnya, dari 323 pendaftar hanya 83 orang yang terpilih mengikuti pelatihan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memiliki keterampilan untuk memasuki dunia kerja dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami juga berpesan agar peserta bersedia bekerja dan ditempatkan di luar Tabalong apabila terdapat peluang kerja di daerah lain,” katanya.
Selain itu, Habib Taufani berpesan, agar peserta dapat meningkatkan etos kerja, mematuhi aturan perusahaan, serta menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Ia menambahkan, pelatihan tersebut merupakan bekal awal untuk memasuki dunia kerja maupun membuka peluang usaha secara mandiri di masa mendatang. (renn)
Editor : Akhmad







