Pemkab Tabalong Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026.

Karhutla dan Kekeringan 2026.

TANJUNG, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Upacara Apel Kesiapsiagaan Bencara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan di Kabupaten Tabalong Tahun 2026 di Halaman Pendopo Bersinar, Kecamatan Murung Pudak Rabu (19/8/2026).

Upacara dipimpin oleh Bupati Tabalong H. M Noor Rifani selaku inspektur upacara dan diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tabalong, para pejabat tinggi SKPD lingkup Pemkab Tabalong, unsur TNI-Polri, BPBD Tabalong, relawan se- Tabalong, serta tamu undangan lainnya.

Dalam upacara tersebut, Bupati Tabalong H. M Noor Rifani bersama Forkopimda melakukan pengecekan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana milik TNI, Polri, BPBD, dan relawan. Pengecekan meliputi kendaraan operasional, mesin pompa air, selang pemadam, serta peralatan pendukung lainnya, guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi karhutla dan kekeringan.

Dalam amanatnya, Bupati Tabalong H. Fani mengatakan, kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan dapat berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, pertanian, dan aktivitas masyarakat. Karena itu, pencegahan dan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini.

Baca Juga : Pemkab Tabalong Gelar Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81

Baca Juga : Pemkab Tabalong Pererat Silaturahmi dengan Veteran dan Janda Veteran pada HUT RI ke-81

“Saya meminta seluruh jajaran terkait untuk terus melakukan pemantauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Hindari pembakaran lahan secara sembarangan dan segera laporkan apabila ditemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam menghadapi kekeringan perlu memperhatikan ketersediaan air, menggunakannya secara bijak, serta memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air agar langkah penanganan dapat segera dilakukan.

Menurutnya, penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, dunia usaha, pemerintah desa, hingga masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di Tabalong,” ucapnya.

Ia mengajak, seluruh pihak untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, dan membangun kepedulian masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. “Semoga Tabalong senantiasa mendapat perlindungan dan dijauhkan dari berbagai bencana,” pungkasnya.(adv/renn)

Editor : Akhmad