Partai Golkar Provinsi Se-Indonesia Sepakat Tidak Ada Munaslub

TOLAK MUNASLUB -Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel H Supian HK menunjukan hasil rapat pleno sikap Golkar terhadap kasus yang menimpa Setnov (Ketum DPP Golkar). (elo syarif/klikkalsel)
TUNJUKAN SURAT – Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel H Supian HK menunjukan hasil rapat pleno sikap Golkar terhadap kasus yang menimpa Setnov (Ketum DPP Golkar). (elo syarif/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Desas-desus terjadi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, pasca Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) ditahan dan dijadikan tersangka oleh KPK nampaknya tak bakal terwujud.

Sebab seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar se-Indonesia menolak agenda besar dengan tujuan utama mengganti Setnov sebagai Ketua Umum partai berlambang pohon beringin ini.

Kepastian tidak ada Munaslub diungkapkan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, H Supian HK. “DPD 34 provinsi menolak Musnaslub,” ujarnya di kantor DPD Partai Golkar Kalsel, Senin (27/11/2017).

Berdasarkan hasil rapat, tekan Ketua Komisi III DPRD Kalsel ini, agenda besar sekelas Musnaslub bisa digelar jika ada keputusan hukum tetap menjerat Setnov.

“Hingga saat ini belum ada keputusan hukum tetap, dan masih belum ada pelimpahan perkara ke pengadilan. Makanya ada kesepakan tidak menggelar Munaslub,” jelas Supian HK.

Walaupun ada keputusan hukum berkekuatan tetap (inkracht) atas kasus yang menimpa Setnov. Sesuai aturan organisasi partai, tetap menggelar rapat internal terlebih dahulu. “Jadi kalau harus Munaslub, wajib terlebih dahulu melalui tahapan,” katanya.

Keputusan pleno DPP Partai Golkar menyikapi kasus yang menimpa Setnov.

Ia menghimbau, seluruh kader Golkar bisa tenang. Apalagi pemilu legislatif terus mendekat. Tentu Golkar tak ingin kasus ini berimbas pada melorotnya kepercayaan masyarakat terhadap Golkar. “Makin solid, rapatkan barisan dan menangkan Pemilu 2019,” tandasnya. (elo syarif)

Editor : Farid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.