MARABAHAN, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menerima kunjungan Direktur Hilirisasi Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Freddy, yang juga ditunjuk sebagai Penanggung Jawab (Pj) Swasembada Pangan Kalimantan Selatan, pada Kamis (26/3/2026) lalu.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi bantuan sarana produksi pengolahan hasil komoditas nanas di Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama di Desa Jelapat II, Kabupaten Barito Kuala.
Selain meninjau hilirisasi produk hortikultura, rombongan juga melakukan pemantauan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Barito Kuala. Pada Maret ini, target LTT ditetapkan mencapai 20.200 hektare.
KWT Karya Bunda Bersama diketahui aktif mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar nanas, seperti manisan buah nanas, jelly nanas, sirup nanas, selai nanas, serta minuman sari buah nanas. Selain itu, kelompok tersebut juga memproduksi olahan dari komoditas lain, di antaranya keripik singkong dan keripik pisang.
Baca Juga : Bupati Barito Kuala Sampaikan LKPJ 2025, Realisasi Fisik Capai 97,97 Persen
Baca Juga : Pemkab Barito Kuala Dukung Peningkatan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Melalui Tahsinul Qur’an
Dalam kegiatan produksinya, KWT tersebut mampu mengolah rata-rata sekitar 30 kilogram nanas dalam periode pengolahan 1–2 minggu setiap bulannya. Produk yang dihasilkan dipasarkan ke berbagai tempat, seperti pasar tradisional, sentra oleh-oleh, minimarket, hingga kegiatan pameran di tingkat kecamatan, hari jadi kabupaten, maupun kegiatan kedinasan lainnya.
Kegiatan monitoring ini turut didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala, H. Wahyu Waguna, beserta jajaran.
Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan hilirisasi produk hortikultura sekaligus mempercepat pencapaian target swasembada pangan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Barito Kuala. (airlangga)
Editor: Abadi





