MARTAPURA, klikkalsel.com – Kejar-kejaran antara warga dan sebuah mobil hitam mewarnai Jalan Martapura Lama, Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Minggu (6/9/2026) sore.
Mobil bernomor polisi DA 1063 NH itu diduga terlibat aksi tabrak lari di kawasan Jalan S Parman, Banjarmasin, sebelum dikejar puluhan pengendara hingga Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat.
Informasi yang dihimpun, mobil tersebut melaju dari Jalan S Parman menuju Jalan Sultan Adam. Kendaraan kemudian bergerak ke kawasan Benua Anyar, masuk Sungai Lulut, hingga melanjutkan perjalanan ke Jalan Martapura Lama.
Aksi kejar-kejaran berlangsung di tengah kondisi lalu lintas yang cukup ramai. Klakson sepeda motor bersahutan saat sejumlah pengendara berusaha mengejar mobil tersebut.
Selama pelarian, mobil itu disebut kembali terlibat kecelakaan di kawasan Sungai Lulut. Sedikitnya dua kejadian tabrakan disebut terjadi saat kendaraan tersebut berusaha meloloskan diri.
Pelarian akhirnya terhenti di Desa Penggalaman. Kondisi mobil mengalami kerusakan cukup parah. Namun, mobil tidak langsung menyerahkan diri.
Mobil tersebut dikemudikan pria berbadan gempal. Ia keluar dari mobil dan melarikan diri menuju area persawahan warga.
Ba’in, warga Penggalaman, mengatakan warga kemudian ikut mengejar dan mencari pengemudi tersebut.
“Pelaku melarikan diri ke daerah sawah itu. Di belakang ada gudang dan rumput ilalang, nah dia dapatnya di sana,” ujar Ba’in.
Baca Juga : Kemah Ceria Berujung Duka, Dua Siswa MTs Al Furqan Ditemukan Tenggelam di Kolam Area Kampus UMB
Baca Juga : Gubernur Kalsel Dua Periode Rudy Ariffin Berpulang, Ini Rencana Rangkaian Salat Jenazah hingga Pemakaman
Menurut Ba’in, saat mobil berhenti, terdapat seorang perempuan yang diduga istri pengemudi bersama seorang bayi di dalam kendaraan.
“Di dalam mobil ada anak istrinya. Kondisi mobilnya hancur, ban depan sebelah kiri bahkan sisa velg saja,” katanya.
Persoalan semakin menjadi perhatian setelah polisi disebut menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan narkotika jenis sabu di dalam mobil.
Informasi di lokasi menyebut, petugas menemukan beberapa kantong yang diduga berisi sabu serta sebuah timbangan digital berukuran kecil.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai jenis, jumlah maupun status barang yang diamankan tersebut.
Temuan itu juga masih harus menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keterkaitannya dengan pengemudi kendaraan.
Dalam video yang beredar, situasi di lokasi sempat memanas setelah pengemudi berhasil diamankan. Puluhan warga yang sejak awal mengikuti pengejaran disebut mengepung pria tersebut. Emosi warga meningkat lantaran aksi pengemudi yang diduga menyebabkan sejumlah kecelakaan selama pelarian.
Polisi yang berada di lokasi kemudian berusaha mengamankan pria tersebut dari kerumunan warga. Di tengah situasi yang memanas, seorang pria berpakaian sipil yang diketahui merupakan anggota kepolisian mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke udara dengan jeda beberapa menit.
Tindakan tersebut diketahui dilakukan untuk membubarkan kerumunan dan mencegah terjadinya aksi penghakiman terhadap pria yang telah diamankan.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, pengemudi kemudian dibawa dan diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, identitas pengemudi belum diketahui secara resmi. Dari pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan mengenai kronologi lengkap dugaan tabrak lari, kondisi korban, barang yang ditemukan di dalam monol, maupun status hukum pengemudi. (airlangga)
Editor: Abadi






