Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Ahmad Arif Sofiyan, melakukan tembakan pertamta dengan didampingi sejumlah perwira sebagai penanda diresmikannya Lapangan Tembak Prometer.(foto : doni/klikkalsel)
AMUNTAI,klikkalsel.com – Jajaran Polres Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) akhirnya memiliki lapangan latihan menembak bagi anggotanya. Lapangan tersebut diberi nama Lapangan Tembak ‘Promoter’ di halaman belakang komplek Mapolsek Amuntai Kota.
Lapangan tembak ini diresmikan oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Ahmad Arif Sofiyan, SIK yang ditandai dengan tembakan bersama Pejabat Utama Polres, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Hulu Sungai Utara, Senin (17/2/2020).
Pada kesempatan itu, Kapolres mengatakan, lapangan tembak ini digunakan untuk pelatihan bagi internal untuk latihan anggota Polres guna meningkatkan profesionalnya.
Kemudian untuk ekternal dengan menggandeng KONI dan Perbakin Hulu Sungai Utara persilahkan mempergunakan, sehingga kedepannya bisa mencetak atlet-alet menembak yang ptofesional.
“Alhamdulillah, ini berkat dari rekan–rekan kita dan yang telah banyak memberikan sumbangsihnya untuk terbangunnya lapangan tembak ini,” ungkap Kapolres.
Menurutnya, kemampuan menembak merupakan suatu keterampilan yang harus dilatih agar anggota Polri cakap dan terampil dalam menggunakan senjata api.
“Sehingga tidak ada lagi aparat keamanan mengalami kesalahan dalam mempergunakan senjata api seperti salah tembak atau lainnya,” katanya.
Selain lapangan tembak, gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) juga disediakan sebagai wujud implementasi program Promoter Kapolri yaitu, meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Gedung baru ini memberikan kemudahan dan kenyamanan yang berifat melayani masyarakat dalam berbagai kebutuhan. Misalnya, pelayanan SIM, SKCK, dan pelayanan tilang, pengaduan masyarakat baik laporan pengaduan dan laporan kehilangan barang.
Gedung ini dibuat senyaman mungkin dengan ada beberapa tempat yang membuat nyaman masyarakat dalam menunggu proses pelayanan.
“Dengan adanya gedung SPKT baru bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dan gratifikasi,” pungkasnya.(doni)