KRI Canopus Dikerahkan Cari Korban KM Virgo, BASARNAS Siapkan Drone hingga Robot Bawah Air

Konferensi pers perkembangan hari kedua pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Upaya pencarian korban KM Virgo Transport 8 bakal diperkuat dengan teknologi bawah air. Badan SAR Nasional (BASARNAS) menyiapkan KRI Canopus untuk membantu tim gabungan menyisir lokasi tenggelamnya kapal.

KRI Canopus saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian. Kapal tersebut diharapkan tiba pada pagi hari dan langsung mendukung operasi pencarian apabila kondisi di lapangan memungkinkan.

Kepala BASARNAS, Marsekal Madya TNI Muhammad Safii, mengatakan pengerahan KRI Canopus menjadi bagian dari strategi pencarian korban yang belum ditemukan.

“Mudah-mudahan besok pagi sudah sampai dilokasi dan tahapan operasi yang kita laksanakan yakni metode under water dengan teknologi yang dimiliki oleh kapal Canopus tersebut bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu tim mendeteksi kondisi di bawah permukaan laut, termasuk keberadaan korban maupun posisi kapal yang saat ini dalam kondisi terbalik.

“Pencariannya yaitu menggunakan drone under water dan multibeam echosounder serta teknologi robot bawah air Remotely Operated Vehicle (ROV),” tambahnya.

Penggunaan teknologi bawah air menjadi penting mengingat hingga hari kedua operasi, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 korban yang dicari.

Namun, sebelum pencarian bawah air dilakukan, BASARNAS masih harus memperhitungkan kondisi cuaca dan tingkat keamanan bagi personel.

Baca Juga : Hari Kedua Pencarian KM Virgo, 114 Korban Ditemukan, 129 Masih Dicari

Baca Juga : Kapolda Kalsel Cek Penanganan Korban KM Virgo Transport 8, 129 Orang Masih Dicari

“Saya sampaikan bahwa kerena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, tim yang sudah kita siapkan baik itu dari KOPASKA TNI AL dan tim khusus penyelam dari TNI AL kemudian dari BASARNAS masih belum bisa kita turunkan,” terangnya.

Personel KOPASKA TNI AL, tim khusus penyelam TNI AL dan BASARNAS sebelumnya telah disiapkan untuk melakukan penyelaman. Akan tetapi, kondisi cuaca membuat penerjunan mereka harus ditunda.

Selain faktor cuaca, kondisi KM Virgo Transport 8 yang kini berada dalam posisi terbalik juga menjadi tantangan tersendiri.

Tim harus memastikan metode pencarian tidak justru membahayakan penyelam yang akan masuk ke sekitar maupun bagian dalam kapal.

Karena itu, penggunaan drone bawah air, multibeam echosounder dan ROV diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi bawah laut terlebih dahulu sebelum tim mengambil langkah berikutnya.

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar pencarian dapat dilakukan secara aman sekaligus maksimal.

Kedatangan KRI Canopus diharapkan menjadi salah satu titik penting dalam pencarian 129 korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang. (fachrul)

 

Editor: Abadi